Seorang Guru di Mojokerto Mengaku Dirampok, Ini Motifnya

Kamis, 24 Februari 2022 - 21:48 WIB
A A A
Seorang oknum guru SD di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengaku menjadi korban perampokan dan kehilangan uang Rp 150 juta. Namun, petugas yang melakukan penyelidikan menemukan berbagai kejangggalan korban pun mengaku nekat membuat laporan palsu.

Pelaku takut karena telah menghabiskan uang pesangon milik orang tuanya untuk membeli motor dan belanja berbagai keperluan. Usai aksinya terbongkar, korban meminta maaf telah membuat laporan palsu dan berbohong kepada orang tuanya.

Kontributor: Sholahudin
(nas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Nasrulloh Y.
Jurnalis
Video Terkini
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
News
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan Ketiga terkait Penerapan UU ITE
5 hari yang lalu
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN,...
News
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN, Menteri PU Dinilai Sombong oleh Publik
5 hari yang lalu
Tepis Hoaks Menolak,...
News
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
1 minggu yang lalu
Polisi Tangkap Pelaku...
News
Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Ngaku Hanya Iseng!
1 minggu yang lalu
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
News
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
1 minggu yang lalu
BERKAS & BARANG BUKTI...
News
BERKAS & BARANG BUKTI KASUS FEBRIE SEGERA DISERAHKAN! Kejagung Siap Ambil Alih
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved