Tim Dokter Periksa Kejiwaan Ibu Terduga Pelaku Penganiayaan Anak Kandung

Senin, 21 Maret 2022 - 13:45 WIB
A A A
Unit PPA Satreskrim Polres Brebes membawa terduga pelaku penganiayaan anak kandungnya hingga tewas, Kanti Utami (35) warga Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Brebes ke RSUD dr Soeselo, Slawi, Tegal. Terduga pelaku akan menjalani serangkaian pemeriksaan kejiwaan. Tim akan melakukan pemeriksaan psikiatri, profil kepribadian, hingga kecerdasan pelaku.

Sejauh ini pelaku masih menjawab dengan baik pertanyaan tim dokter terkait kejadian enam bulan lalu. Awalnya terduga pelaku terpaksa menganggur, karena pandemi sebagai perias kecantikan di salon. Sehingga kebutuhan hidup hanya dari penghasilan suami yang bekerja di Jakarta.

Meski demikian terduga pelaku juga kerap mengalami ketakutan saat melihat banyak orang. Untuk sementara tim dokter belum memintai keterangan terkait kejadian tragis pada Minggu pagi. Pemeriksaan kejiwaan memerlukan waktu hingga tiga hari ke depan untuk mendapatkan hasilnya. Terduga pelaku akan menjalani rawat inap di RSUD dr Soeselo Slawi selama pemeriksaan.

Kontributor : Yunibar
(sir)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
M. Nasir
Jurnalis
Video Terkini
Pedagang Lansia Menangis...
News
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
4 hari yang lalu
Gempa M 6.7 Guncang...
News
Gempa M 6.7 Guncang Palu: Update Kondisi Terkini & Peringatan BMKG
4 hari yang lalu
AKSI MAHASISWA MELUAS:...
News
AKSI MAHASISWA MELUAS: Saling Dorong Warnai Demo di Berbagai Daerah!
4 hari yang lalu
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan...
News
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan Gedung Parlemen, Dialog di Istana dengan Wapres Gibran
4 hari yang lalu
KPK Bergerak! Usai OTT...
News
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
1 minggu yang lalu
Balas Dendam Israel!...
News
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved