15 Tahun Petugas Tambat Kapal Roro Tak Bisa Mudik

Kamis, 12 Mei 2022 - 17:00 WIB
A A A

Asep Sunarya (54), 20 tahun lebih berprofesi menjadi petugas tambat kapal feri. Dia bertugas di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Di usia senjanya, dirinya terpaksa harus sekuat tenaga menarik tambang kapal. Tambang tersebut beratnya bisa mencapai dua kali berat tubuhnya.



Tak jarang pria asal Ciamis ini merasakan sakit di pinggang, usai bekerja seharian. Bapak dua anak ini harus pulang pergi ke Rangkasbitung, tempat tinggalnya saat ini. Berpenghasilan Rp4,5 juta per bulan, dia bekerja dari pihak ketiga di Perusahaan ASDP Merak, Banten.



Selama 15 tahun lebih dirinya tidak bisa mudik berlebaran, karena pekerjaannya tak bisa diwakilkan. Untuk satu kapal diperlukan 4 orang pekerja. Jika salah seorang tidak masuk kerja, dapat dipastikan petugas akan kesulitan menarik tali kapal.



Dalam kondisi cuaca buruk, petugas harus siap siaga menarik tali kapal agar kapal bisa bersandar. Pekerjaan ini cukup berisiko, ada beberapa rekannya meninggal dunia akibat terlilit tali kapal dan tenggelam di lautan.



Kontributor : Iskandar Nasution

(nas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Nasrulloh Y.
Jurnalis
Video Terkini
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
News
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan Ketiga terkait Penerapan UU ITE
6 hari yang lalu
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN,...
News
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN, Menteri PU Dinilai Sombong oleh Publik
6 hari yang lalu
Tepis Hoaks Menolak,...
News
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
1 minggu yang lalu
Polisi Tangkap Pelaku...
News
Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Ngaku Hanya Iseng!
1 minggu yang lalu
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
News
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
1 minggu yang lalu
BERKAS & BARANG BUKTI...
News
BERKAS & BARANG BUKTI KASUS FEBRIE SEGERA DISERAHKAN! Kejagung Siap Ambil Alih
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved