Heboh, Barbie Kumalasari Gandeng Brondong Dituding Settingan

Kamis, 12 November 2020 - 20:49 WIB
A A A
Barbie Kumalasarimenyampaikan perkembangan terkini seputar upaya hukum Galih Ginanjar atas vonis penjara dalam kasus ujaran ikan asin. Hingga saat ini, Galih masih menunggu hasil kasasi.

“Masih belum,” ujar Barbie Kumalasari di kawasan Tendean, Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Besar harapan Barbie Kumalasari agar Mahkamah Agung mempertimbangkan permohonan kasasi terhadap Galih Ginanjar. Sebab bila kasasi diterima, Galih bisa bebas lebih cepat.

“Ya doain saja mudah-mudahan hasil putusannya bisa mengurangi masa tahanannya Galih. Kalau pun misalnya putusannya cepat, ya Insya Allah Galih tahun depan keluar awal-awal tahun,” jelas Barbie Kumalasari.

Galih Ginanjar divonis 2,4 tahun penjara atas perkara ujaran ikan asin. Galih mendapat hukuman paling berat karena berstatus sebagai narasumber yang memicu munculnya konten ujaran ikan asin.

Sementara satu terdakwa ujaran ikan asin, Rey Utami sudah menyelesaikan hukuman 1 tahun 4 bulan penjara. Rey bebas dari penjara sejak 8 November 2020.
(sir)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
M. Nasir
Jurnalis
Video Terkini
Mensesneg Prasetyo Hadi...
News
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Pelantikan Kepala Baru BGN
3 hari yang lalu
Eks Wamenaker Noel Resmi...
News
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
3 hari yang lalu
Bukan Uang Tunai, Suap...
News
Bukan Uang Tunai, Suap Kasus Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Kepingan Logam Emas!
3 hari yang lalu
IRAN GEMPUR KUWAIT &...
News
IRAN GEMPUR KUWAIT & BAHRAIN! Rilis Video Peluncuran Rudal Balistik!
4 hari yang lalu
Rekaman IRGC Dirilis!...
News
Rekaman IRGC Dirilis! Iran Gempur Kuwait dan Bahrain dalam Serangan Balasan
4 hari yang lalu
Jokowi Buka Suara! Soal...
News
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
4 hari yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved