Gudang Amunisi di Krimea Meledak dan Keluarga Minta Uang Brigadir J Dikembalikan

Kamis, 18 Agustus 2022 - 22:47 WIB
A A A
Lima berita pilihan dalam Sindo 5 News, Kamis(18/8).

Berita pertama, Ledakan gudang amunisi serta kobaran api menyebabkan 2 orang luka-luka di Distrik Dzhankoi, Krimea, Rusia dan Ukraina saling tuding atas terjadinya ledakan tersebut.

Berita kedua, Di Hut RI ke 77, ribuan warga Papua yang eksodus ke Papua Nugini akibat korban konflik perang antara suku muyu tahun 1984, menyatakan ingin kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berita ketiga, Misa mingguan di Gereja Katolik Vatikan, dikejutkan seorang bocah laki-laki yang menghampiri Paus Fransiskus saat sedang menyampaikan khotbah mengenai hubungan orang tua dan anak.

Berita keempat, Keluarga Brigadir Joshua meminta penyidik mengembalikan uang senilai 62 juta rupiah, yang diduga milik almarhum. Sampai saat ini yang dikembalikan ke pihak keluarga hanya sebatas pakaian almarhum saja.

Berita kelima, Polri didesak untuk menetapkan istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawati sebagai tersangka di kasus kematian Brigadir J. Putri diduga menghalangi proses penyidikan termasuk upaya menyuap LPSK.
(sir)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
M. Nasir
Jurnalis
Video Terkini
Mensesneg Prasetyo Hadi...
News
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Pelantikan Kepala Baru BGN
4 hari yang lalu
Eks Wamenaker Noel Resmi...
News
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
4 hari yang lalu
Bukan Uang Tunai, Suap...
News
Bukan Uang Tunai, Suap Kasus Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Kepingan Logam Emas!
4 hari yang lalu
IRAN GEMPUR KUWAIT &...
News
IRAN GEMPUR KUWAIT & BAHRAIN! Rilis Video Peluncuran Rudal Balistik!
4 hari yang lalu
Rekaman IRGC Dirilis!...
News
Rekaman IRGC Dirilis! Iran Gempur Kuwait dan Bahrain dalam Serangan Balasan
4 hari yang lalu
Jokowi Buka Suara! Soal...
News
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
4 hari yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved