Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Tempe di Bali Mengaku Rugi

Senin, 03 Oktober 2022 - 15:15 WIB
A A A
Kenaikan harga kedelai impor juga merugikan perajin tahu dan tempe di Denpasar, Bali. Sejumlah perajin mengaku tidak lagi memperkerjakan karyawan karena kenaikan harga kedelai yang memaksa mereka untuk menelan kerugian.

Kenaikan harga kedelai memaksa para perajin untuk lebih efisien dalam berproduksi, yang juga menurun dampak kenaikan harga BBM. Jika dalam sehari mampu mengolah 3 kuintal kedelai, kini perajin hanya mampu mengolah 40 kilogram dalam 3 hari.

Memperkecil ukuran tahu dan tempe bukan solusi, karena hanya akan membuat para pelanggan beralih dan menurunkan omzet.

Kenaikan harga kedelai sebesar Rp14.500-Rp15.000 menurut perajin merupakan kenaikan tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Mereka berharap pemerintah mampu mengambil tindakan untuk menurunkan harga, atau memberikan subsidi kepada perajin.

Reporter: Indira Arri
(sir)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
M. Nasir
Jurnalis
Video Terkini
Mensesneg Prasetyo Hadi...
News
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Pelantikan Kepala Baru BGN
3 hari yang lalu
Eks Wamenaker Noel Resmi...
News
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
3 hari yang lalu
Bukan Uang Tunai, Suap...
News
Bukan Uang Tunai, Suap Kasus Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Kepingan Logam Emas!
3 hari yang lalu
IRAN GEMPUR KUWAIT &...
News
IRAN GEMPUR KUWAIT & BAHRAIN! Rilis Video Peluncuran Rudal Balistik!
3 hari yang lalu
Rekaman IRGC Dirilis!...
News
Rekaman IRGC Dirilis! Iran Gempur Kuwait dan Bahrain dalam Serangan Balasan
3 hari yang lalu
Jokowi Buka Suara! Soal...
News
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
3 hari yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved