Sebut Nama Gus Dur Kerap Digunakan oleh Pengkhianatnya, Ini Penjelasan Menag Yaqut

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 14:30 WIB
A A A
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas menyinggung nama Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur kerap dimanfaatkan oleh sejumlah pihak. Menurutnya nama Ketum PBNU periode 1984-1998 itu dimanfaatkan oleh pencinta bahkan pengkhianatnya.

Hal ini disampaikan Menag Yaqut dalam peluncuran logo peringatan Hari Santri 2023 dengan mengusung tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Rilis logo dan tema ini berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (6/10/2023).

Awal mulanya dia menyebut sosok santri terlihat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Setelah Indonesia merdeka kemudian berganti dengan orde baru pada fase itu santri juga banyak terlibat kita tahu pergolakan tahun 1965.

Kemudian orde baru tumbang berganti dengan masa reformasi para santri juga ikut terlibat di dalamnya. Bahkan melahirkan seorang presiden yang sangat fenomenal Kyai Haji Abdurrahman Wahid.

SOT: Menteri Agama - Yaqut Cholil Qoumas

===========================

Reporter : Widya Michella Nur Syahida

Produser: Reza Ramadhan
(sir)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
M. Nasir
Jurnalis
Video Terkini
KPK Bergerak! Usai OTT...
News
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
4 hari yang lalu
Balas Dendam Israel!...
News
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
4 hari yang lalu
Netanyahu Blak-blakan...
News
Netanyahu Blak-blakan Bongkar Alasan Israel Gagalkan Gencatan Senjata AS-Iran!
4 hari yang lalu
Terkuak Alasan Shin...
News
Terkuak Alasan Shin Tae-yong Terima Tawaran Jadi Pelatih Baru Persija
4 hari yang lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi...
News
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Pelantikan Kepala Baru BGN
1 minggu yang lalu
Eks Wamenaker Noel Resmi...
News
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved