Sowan ke Natalius Pigai, Dedi Mulyadi Jelaskan Kenakalan Siswa yang Dikirim ke Barak
Sabtu, 10 Mei 2025 - 12:09 WIB
Advertisement
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kebijakan pembinaan pelajar di barak militer berangkat dari keprihatinan terhadap perubahan perilaku hidup pelajar, terutama yang berada di jenjang pendidikan menengah pertama dan menengah atas maupun yang setara.
"Anak-anak di Jawa Barat itu pola hidupnya adalah rata-rata tidurnya jam 4 pagi karena waktunya dihabiskan untuk main game online. Kemudian berdampak mereka tidak bersekolah. Mereka sering terorganisir secara sistemik melalui kekuatan media sosial melakukan pertarungan secara terbuka dan tertutup, melahirkan banyak orang yang terluka, bahkan banyak orang yang meninggal," ujar KDM, Kamis (7/5/2025).
Baca Artikel: Dedi Mulyadi Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institute: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
"Anak-anak di Jawa Barat itu pola hidupnya adalah rata-rata tidurnya jam 4 pagi karena waktunya dihabiskan untuk main game online. Kemudian berdampak mereka tidak bersekolah. Mereka sering terorganisir secara sistemik melalui kekuatan media sosial melakukan pertarungan secara terbuka dan tertutup, melahirkan banyak orang yang terluka, bahkan banyak orang yang meninggal," ujar KDM, Kamis (7/5/2025).
Baca Artikel: Dedi Mulyadi Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institute: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
(kkw)