Pengosongan Rumah di Polman Diwarnai Bentrokan
Selasa, 16 Desember 2014 - 12:40 WIB
A
A
A
Pengosongan paksa rumah dua lantai yang telah dieksekusi sejak 2010 lalu di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diwarnai bentrokan. Gabungan aparat Kepolisian dan Satpol PP dihadang warga. Akibatnya, saling pukul pun tak terhindarkan.
Seorang pemuda yang dianggap pemicu bentrokan dan berusaha menyerang petugas nyaris menjadi bulan-bulanan aparat. Kasus ini bahkan telah bergulir hingga ke Mahkamah Konstitusi lewat pengajuan kembali atau PK dan dimenangkan oleh keluarga Hajja Norma cs.
Ironisnya, pihak yang kalah memilih bertahan dan menguasai rumah tersebut hingga sekarang. Dalam bentrokan ini sendiri sejumlah orang mengalami luka-luka, termasuk keluarga pihak pemenang dalam perkara sengketa itu.
Setelah sempat bertahan selama tiga jam dan berusaha melakukan perlawanan, petugas pun akhirnya berhasil mengosongkan paksa rumah. Petugas juga mengamankan sejumlah warga yang dianggap provokator, termasuk sejumlah ibu-ibu yang melakukan perlawanan hukum.
Seorang pemuda yang dianggap pemicu bentrokan dan berusaha menyerang petugas nyaris menjadi bulan-bulanan aparat. Kasus ini bahkan telah bergulir hingga ke Mahkamah Konstitusi lewat pengajuan kembali atau PK dan dimenangkan oleh keluarga Hajja Norma cs.
Ironisnya, pihak yang kalah memilih bertahan dan menguasai rumah tersebut hingga sekarang. Dalam bentrokan ini sendiri sejumlah orang mengalami luka-luka, termasuk keluarga pihak pemenang dalam perkara sengketa itu.
Setelah sempat bertahan selama tiga jam dan berusaha melakukan perlawanan, petugas pun akhirnya berhasil mengosongkan paksa rumah. Petugas juga mengamankan sejumlah warga yang dianggap provokator, termasuk sejumlah ibu-ibu yang melakukan perlawanan hukum.
(gar)