Pupuk Langka, Petani di Tuban Mengamuk

Rabu, 17 Desember 2014 - 11:38 WIB
A A A
Para petani yang kesal akibat kelangkaan pupuk mengamuk di sebuah pabrik pupuk Petroganik yang berada di Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merak Urak, Tuban, Jawa Timur, Selasa (16/12).

Para petani kesal, karena sejak sebulan terakhir, pupuk sulit di dapat dan para petani ini menduga ada mafia di balik langkanya pupuk bersubsidi.

Dengan menggedor-gedor pintu pagar besi, para petani ini bermaksud mencari keberadaan pupuk yang langka tersebut. Polisi yang berjaga di lokasi tak mampu berbuat banyak dan tak berani melarang aksi anarkis warga tersebut.

Tak hanya itu, warga juga menghentikan paksa truk bermuatan pupuk yang awalnya akan dikirim ke wilayah Kecamatan Montong. Bahkan, warga nekad dengan tidur di depan truk, dengan harapan muatan pupuk di turunkan.

Namun, aksi ini akhirnya dapat dicegah polisi dan truk bermuatan pupuk ini dapat kembali melanjutkan perjalanan. Akibat aksi ini, jalur antar kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Merak Urak-Kecamatan Montong, lumpuh karena warga memblokir jalur tersebut.
(gar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Gary Steven
Jurnalis
Video Terkini
Mensesneg Prasetyo Hadi...
News
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Pelantikan Kepala Baru BGN
3 hari yang lalu
Eks Wamenaker Noel Resmi...
News
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
3 hari yang lalu
Bukan Uang Tunai, Suap...
News
Bukan Uang Tunai, Suap Kasus Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Kepingan Logam Emas!
3 hari yang lalu
IRAN GEMPUR KUWAIT &...
News
IRAN GEMPUR KUWAIT & BAHRAIN! Rilis Video Peluncuran Rudal Balistik!
3 hari yang lalu
Rekaman IRGC Dirilis!...
News
Rekaman IRGC Dirilis! Iran Gempur Kuwait dan Bahrain dalam Serangan Balasan
3 hari yang lalu
Jokowi Buka Suara! Soal...
News
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
3 hari yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved