Terpeleset di Rel, Pengamen Hanyut ke Sungai
Rabu, 17 Desember 2014 - 11:45 WIB
A
A
A
Keluarga Anggi (12), anak kelas enam SD yang terjatuh saat melintas jembatan Kereta Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, histeris ketika mengetahui bahwa Anggi terseret arus sungai Cicatih, Jawa Barat.
Kejadian bermula saat Anggi melintas di atas jembatan kereta api usai dirinya mengamen di kemacetan Cibadak menginjak rel kereta api yang licin, dirinya terjatuh dari ketinggian 75 meter karena sungai sedang deras, lalu seketika dirinya langsung terseret arus sungai tersebut.
Ketua Tim SAR daerah Kabupaten Sukabumi, mengatakan, pencarian yang dilakukan di tiik jatuhnya korban melibatkan satu perahu dan sedikitnya 20 orang dilibatkan untuk melakukan pencarian, dari titik jatuh hingga radius 5 sampai 6 kilometer.
Keluarga berharap, Anggi yang berprofesi sebagai pengamen ini dapat ditemukan secepatnya. Keluarga sudah ikhlas jika korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kejadian bermula saat Anggi melintas di atas jembatan kereta api usai dirinya mengamen di kemacetan Cibadak menginjak rel kereta api yang licin, dirinya terjatuh dari ketinggian 75 meter karena sungai sedang deras, lalu seketika dirinya langsung terseret arus sungai tersebut.
Ketua Tim SAR daerah Kabupaten Sukabumi, mengatakan, pencarian yang dilakukan di tiik jatuhnya korban melibatkan satu perahu dan sedikitnya 20 orang dilibatkan untuk melakukan pencarian, dari titik jatuh hingga radius 5 sampai 6 kilometer.
Keluarga berharap, Anggi yang berprofesi sebagai pengamen ini dapat ditemukan secepatnya. Keluarga sudah ikhlas jika korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
(gar)