Aktivitas Kapal cepat di Pelabuhan Padangbai Sempat Ditutup
Rabu, 07 Januari 2015 - 16:19 WIB
A
A
A
Cuaca buruk terus terjadi di perairan Selat Lombok, yang merupakan jalur penyeberangan kapal feri dan kapal cepat berbobot kecil. Hal ini memaksa pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali memberlakukan sistem buka tutup mulai Selasa (6/1/2015) pagi.
Sistem buka tutup akan terus diberlakukan hingga cuaca di tengah perairan membaik. Berdasarkan informasi cuaca yang diterima Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai dari kantor BMKG Denpasar, tinggi gelombang di tengah perairan sempat mencapai tiga meter.
Namun, Selasa (6/1/2015) pagi aktivitas penyeberangan kapal cepat yang mengangkut wisatawan asing menuju Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, sempat dibuka menyusul cuaca yang membaik saat itu. Sejumlah wisatawan asing langsung membludak untuk menyeberangi Gili Trawangan dengan kapal cepat. Sementara aktivitas penyeberangan feri dari Padangbai ke Pelabuhan Lembar, Lombok, masih normal.
Sistem buka tutup akan terus diberlakukan hingga cuaca di tengah perairan membaik. Berdasarkan informasi cuaca yang diterima Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padangbai dari kantor BMKG Denpasar, tinggi gelombang di tengah perairan sempat mencapai tiga meter.
Namun, Selasa (6/1/2015) pagi aktivitas penyeberangan kapal cepat yang mengangkut wisatawan asing menuju Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, sempat dibuka menyusul cuaca yang membaik saat itu. Sejumlah wisatawan asing langsung membludak untuk menyeberangi Gili Trawangan dengan kapal cepat. Sementara aktivitas penyeberangan feri dari Padangbai ke Pelabuhan Lembar, Lombok, masih normal.
(gar)