Protes Penggusuran, Warga Komplek Batalyon Siliwangi Siaga Penuh
Rabu, 07 Januari 2015 - 18:01 WIB
A
A
A
Mendengar rencana adanya pengosongan pada pagi ini oleh Pihak Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, ratusan warga RW 10 Komplek Batalyon Siliwangi, Jakarta Timur, sejak dini hari tadi keluar dari rumahnya dan bersiaga di depan kompleks dengan memasang barikade.
Tidak hanya para pria yang berjaga, ibu-ibu dan sejumlah anak kecil juga turut serta dalam menjaga lingkungan mengantisipasi kedatangan pihak Kodam Jaya.
Seorang warga kompleks dalam orasinya mengatakan jika Kodam Jaya tetap melakukan pengosongan paksa, warga akan membongkar makam orangtua mereka di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, dan membawa jasadnya yang kebanyakan adalah pejuang 45.
Warga mengaku sudah duduk bersama untuk membicarakan soal ini, namun tidak membuahkan hasil. Warga juga mengatakan kalau mereka tidak termasuk dalam IKN (Inventaris Kekayaan Negara) seperti yang dimaksud pihak Kodam.
Tidak hanya para pria yang berjaga, ibu-ibu dan sejumlah anak kecil juga turut serta dalam menjaga lingkungan mengantisipasi kedatangan pihak Kodam Jaya.
Seorang warga kompleks dalam orasinya mengatakan jika Kodam Jaya tetap melakukan pengosongan paksa, warga akan membongkar makam orangtua mereka di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, dan membawa jasadnya yang kebanyakan adalah pejuang 45.
Warga mengaku sudah duduk bersama untuk membicarakan soal ini, namun tidak membuahkan hasil. Warga juga mengatakan kalau mereka tidak termasuk dalam IKN (Inventaris Kekayaan Negara) seperti yang dimaksud pihak Kodam.
(gar)