KLB DBD, Stok Darah di Palembang Kian Menipis

Rabu, 28 Januari 2015 - 16:12 WIB
A A A
Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Palembang, Sumatera Selatan, setiap harinya mengalami peningkatan permintaan darah akibat berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini sedang mengancam kesehatan warga Palembang.

Pemda telah mengeluarkan peringatan waspada terhadap penyakit DBD kepada seluruh Rumah Sakit dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan dinyatakan sebagai Kejadian luar biasa (KLB).

Jumlah penderita DBD sudah tergolong tinggi karena mencapai lima orang dari 24 pasien yang terdata beberapa pekan lalu. Dokter Mutia Arini, petugas PMI Palembang, mengatakan stok darah kian menipis. Saat ini masing-masing golongan darah A, B, AB, dan O hanya tersedia 10 kantong darah.

Untuk memenuhi kebutuhan darah, PMI Palembang kini menggunakan alat Tromboferesis, dimana satu pendonor akan mendapat 300cc yang setara dengan enam pendonor. Namun pendonor harus diperiksa intensif terkait kondisi tubuh. Pasalnya, proses ini memakan waktu selama dua jam.

Artikel terkait





  • Sebanyak 15 Daerah di Jatim KLB Demam Berdarah


(gar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Gary Steven
Jurnalis
Video Terkini
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
News
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan Ketiga terkait Penerapan UU ITE
1 minggu yang lalu
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN,...
News
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN, Menteri PU Dinilai Sombong oleh Publik
1 minggu yang lalu
Tepis Hoaks Menolak,...
News
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
1 minggu yang lalu
Polisi Tangkap Pelaku...
News
Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Ngaku Hanya Iseng!
1 minggu yang lalu
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
News
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
1 minggu yang lalu
BERKAS & BARANG BUKTI...
News
BERKAS & BARANG BUKTI KASUS FEBRIE SEGERA DISERAHKAN! Kejagung Siap Ambil Alih
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved