RSUD Indramayu Kewalahan Tangani Pasien DBD
Kamis, 29 Januari 2015 - 13:43 WIB
A
A
A
Peningkatan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) terlihat di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Indramayu, Jawa Barat. Belasan pasien DBD ini terpaksa ditempatkan di ruang UGD akibat penuhnya ruang perawatan.
Kondisi ini membuat pihak Rumah Sakit (RS) kewalahan, sebagian pasien bahkan harus mencari RS lain. Kebanyakan pasien DBD adalah anak-anak yang berusia 6 bulan hingga 10 tahun.
Salah satu orangtua DBD, Eri mengatakan, sudah dua hari anaknya belum bisa mendapatkan ruang perawatan. Tim Dokter RSUD mengimbau kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari berkembang biaknya Aedes aegypti.
Warga berharap Pemerintah Daerah agar melakukan fogging (pengasapan) di rumah mereka selama musim penghujan ini untuk mencegah wabah DBD yang terus meluas di Desa mereka.
Kondisi ini membuat pihak Rumah Sakit (RS) kewalahan, sebagian pasien bahkan harus mencari RS lain. Kebanyakan pasien DBD adalah anak-anak yang berusia 6 bulan hingga 10 tahun.
Salah satu orangtua DBD, Eri mengatakan, sudah dua hari anaknya belum bisa mendapatkan ruang perawatan. Tim Dokter RSUD mengimbau kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari berkembang biaknya Aedes aegypti.
Warga berharap Pemerintah Daerah agar melakukan fogging (pengasapan) di rumah mereka selama musim penghujan ini untuk mencegah wabah DBD yang terus meluas di Desa mereka.
(gar)