Belajar Nyetir, Guru Tabrak Rombongan Siswi SD
Jum'at, 30 Januari 2015 - 11:45 WIB
A
A
A
Tiga dari delapan siswi Sekolah Dasar Negeri 5, Tulungagung, Jawa Timur, mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Era Medika Ngunut. Ketiganya menjadi korban tabrakan mobil kijang yang dikemudikan Guru MTs Negeri Pulosari yang sedang belajar mengemudi.
Tiga siswi harus dirawat dengan luka pada tangan kanan dan kaki. Sementara satu siswi bernama Putri masih kritis dan harus dirawat di ruang ICU.
Menurut Kapolsek Ngunut, Kompol Supriyono diduga karena gugup, pengendara yang bermaksud menginjak rem justru keliru menginjak gas, sehingga mobil Toyota kijang yang dikendarainya melaju semakin kencang.
Akibatnya, delapan siswa yang akan berangkat ke lapangan untuk berolahraga tertabrak dan harus mendapatkan perawatan medis. Setelah menabrak delapan siswa, kijang tersebut sempat menabrak tembok di pinggir jalan.
Tiga siswi harus dirawat dengan luka pada tangan kanan dan kaki. Sementara satu siswi bernama Putri masih kritis dan harus dirawat di ruang ICU.
Menurut Kapolsek Ngunut, Kompol Supriyono diduga karena gugup, pengendara yang bermaksud menginjak rem justru keliru menginjak gas, sehingga mobil Toyota kijang yang dikendarainya melaju semakin kencang.
Akibatnya, delapan siswa yang akan berangkat ke lapangan untuk berolahraga tertabrak dan harus mendapatkan perawatan medis. Setelah menabrak delapan siswa, kijang tersebut sempat menabrak tembok di pinggir jalan.
(gar)