Setneg Salah Tulis Kepanjangan BIN

Kamis, 09 Juli 2015 - 19:19 WIB
A A A
Pihak Istana Negara meminta maaf atas kesalahan penulisan kepanjangan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI di Istana Negara. Dalam undangan yang sudah dikirim ke para pejabat negara tersebut, BIN ditulis dengan kepanjangan Bandan Intelijen Nasional.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Djarot Sri Sulistyo berjanji, Kementerian Sekretariat Negara akan lebih maksimal dalam peningkatan kualitas pelayanan administrasi, supaya kesalahan serupa tidak terulang.

Dia menjelaskan, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) langsung menarik undangan yang disebar dan menggantinya dengan penulisan yang sebenarnya. Sikap ini dilakukan setelah pihaknya mengetahui adanya kesalahan penulisan nama tersebut.

Dia memastikan, penulisan yang benar, sudah disampaikan kembali kepada para undangan dalam pelantikan Sutiyoso sebagai Kepala BIN dan Jendral Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Kesalahan ini membuat wibawa Presiden Joko Widodo menjadi taruhannya.

Artikel terkait





  • Istana Minta Maaf Salah Ketik Nama BIN


(gar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Gary Steven
Jurnalis
Video Terkini
Pedagang Lansia Menangis...
News
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
1 minggu yang lalu
Gempa M 6.7 Guncang...
News
Gempa M 6.7 Guncang Palu: Update Kondisi Terkini & Peringatan BMKG
1 minggu yang lalu
AKSI MAHASISWA MELUAS:...
News
AKSI MAHASISWA MELUAS: Saling Dorong Warnai Demo di Berbagai Daerah!
1 minggu yang lalu
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan...
News
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan Gedung Parlemen, Dialog di Istana dengan Wapres Gibran
1 minggu yang lalu
KPK Bergerak! Usai OTT...
News
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
2 minggu yang lalu
Balas Dendam Israel!...
News
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
2 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved