Menelusuri Desa Gerowong,...
1/11
Pekerja menyusun bata merah didalam tungku hingga penuh dan rapat yang nantinya akan dibakar selam tiga hari.
Menelusuri Desa Gerowong,...
2/11
Pekerja mengeruk tanah lempung yang akan dijadikan sebagai bahan utama pembuatan bata merah.
Menelusuri Desa Gerowong,...
3/11
Proses pencetakan bata merah dengan cara dipotong.
Menelusuri Desa Gerowong,...
4/11
Proses pencetakan bata merah dengan cara dipotong.
Menelusuri Desa Gerowong,...
5/11
Tungku pembakaran bata merah, proses pembakaran tersebut memakan waktu hingga tiga hari
Menelusuri Desa Gerowong,...
6/11
Proses pembakaran tersebut memakan waktu hingga tiga hari
Menelusuri Desa Gerowong,...
7/11
Setiap Lio atau bedeng (tempat pembuatan bata merah) memproduksi hingga 150.000 bata dalam dua minggu. Bata merah tersebut dijual ke pengecer seharga Rp 500 perak/bata.
Menelusuri Desa Gerowong,...
8/11
Permintaan batu bata merah di Desa Gorowong itu sangat tinggi yang dipesan hingga keberbagai wilayah di Jabodetabek. Pemesannya mulai dari perorangan, toko bangunan atau matrial hingga pengembang perumahan.
Menelusuri Desa Gerowong,...
9/11
Masifnya pembuatan bata merah di desa itu terus dilakukan penduduk guna mendapatkan penghasilan untuk kehidupan sehari-hari selain berladang dan bertani.
Menelusuri Desa Gerowong,...
10/11
Tanah lempung yang berbukit bukit secara terus menerus dikeruk menjadi lembah yang menampung air hingga lebih rendah belasan meter dari badan jalan.
Menelusuri Desa Gerowong,...
11/11
Pekerja memasukan bata merah kedalam tungku pembakaran di sentra pembuatan bata merah di Desa Gerowong, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat.
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...
Menelusuri Desa Gerowong,...

Menelusuri Desa Gerowong, Desa Penghasil Bata Merah

Minggu, 14 Maret 2021 - 05:29 WIB
A A A
Sejak tahun 1960an turun temurun, Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor rata-rata penduduknya menggantungkan hidupya dengan membuat bata merah. Tanah lempung atau tanah liat dijadikan bahan baku utama yang dikeruk hingga menjadi lembah belasan meter. Setiap Lio atau bedeng (tempat pembuatan bata merah) memproduksi hingga 150.000 bata dalam dua minggu. Bata merah tersebut dijual ke pengecer seharga Rp 500 perak/bata.

Permintaan batu bata merah di Desa Gorowong itu sangat tinggi yang dipesan hingga keberbagai wilayah di Jabodetabek. Pemesannya mulai dari perorangan, toko bangunan atau matrial hingga pengembang perumahan. Ditengah pandemi Covid-19 yang menghantam, tidak mempengaruhi proses pembuatan bata merah tersebut. Bahkan merekapun tidak mempercayai adanya vius Corona. Tidak memakai APD dan masker saat berkerja sudah dianggap biasa.

Proses pembuatan bata merah yang masih sangat dimintati itu mamakan waktu hingga dua minggu, mulai pencetakan, pengeringan, hingga pembakaran menggunakan tungku khsusus yang dibuat setinggi 5 meter lebih.

Masifnya pembuatan bata merah di desa itu terus dilakukan penduduk guna mendapatkan penghasilan untuk kehidupan sehari-hari selain berladang dan bertani. Tanah lempung yang berbukit bukit secara terus menerus dikeruk menjadi lembah yang menampung air hingga lebih rendah belasan meter dari badan jalan.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Rapat Percepatan Koperasi...
Rapat Percepatan Koperasi Desa Merah Putih
Menelusuri Jejak Intelektual...
Menelusuri Jejak Intelektual Melalui Manuskrip Kuno
Keseruan Menelusuri...
Keseruan Menelusuri Sungai Bantimurung dengan Perahu Kano
Menelusuri Jejak Komodo...
Menelusuri Jejak Komodo di Taman Nasional Loh Liang
Perkuat Ekonomi Umat,...
Perkuat Ekonomi Umat, Wamenkop Ferry Juliantono Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di Ogan Ilir
Menelusuri Jalan Alternatif...
Menelusuri Jalan Alternatif di Kolong Tol Jagorawi Sejak Tahun 1980an
Foto Terkini
KPK Sita Uang Tunai...
KPK Sita Uang Tunai Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
3 jam yang lalu
Pameran ProPak Indonesia...
Pameran ProPak Indonesia 2026 Hadirkan Inovasi Produksi dan Kemasan
3 jam yang lalu
Regenesis Dorong Penyandang...
Regenesis Dorong Penyandang Vitiligo Lebih Percaya Diri
9 jam yang lalu
Taspen Life Perkuat...
Taspen Life Perkuat Kinerja Positif pada tahun 2025
11 jam yang lalu
MSIG Life Perkuat Komitmen...
MSIG Life Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat PELITA
13 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih