Keren, Kampus Ini Bebaskan...
1/4
Petugas medis mempersiapkan vaksin untuk masyarakat di Sentra Vaksinasi UTA 45 Jakarta.
Keren, Kampus Ini Bebaskan...
2/4
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta menggelar vaksinasi Covid-19 massal bagi masyarakat. Vaksinasi yang dibuka untuk umum ini, dilaksanakan oleh Sentra Vaksinasi UTA 45 Jakarta.
Keren, Kampus Ini Bebaskan...
3/4
Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta, Rudyono Darsono, menjelaskan vaksin virus corona merupakan hak rakyat. Karena itu ia meminta masyarakat tak menyia-nyiakan vaksin tersebut, demi kesehatan dan keselamatan bersama semasa pandemi Covid-19.
Keren, Kampus Ini Bebaskan...
4/4
Petugas medis mempersiapkan vaksin untuk masyarakat di Sentra Vaksinasi UTA 45 Jakarta, Jumat (25/6/2021).
Keren, Kampus Ini Bebaskan...
Keren, Kampus Ini Bebaskan...
Keren, Kampus Ini Bebaskan...
Keren, Kampus Ini Bebaskan...

Keren, Kampus Ini Bebaskan Siapa Pun untuk Divaksin Covid-19

Jum'at, 25 Juni 2021 - 15:52 WIB
A A A
Petugas medis mempersiapkan vaksin untuk masyarakat di Sentra Vaksinasi UTA '45 Jakarta, Jumat (25/6/2021). Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta menggelar vaksinasi Covid-19 massal bagi masyarakat. Vaksinasi yang dibuka untuk umum ini, dilaksanakan oleh Sentra Vaksinasi UTA '45 Jakarta.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta, Rudyono Darsono, menjelaskan vaksin virus corona merupakan hak rakyat. Karena itu ia meminta masyarakat tak menyia-nyiakan vaksin tersebut, demi kesehatan dan keselamatan bersama semasa pandemi Covid-19. "Sentra Vaksinasi UTA '45 ini dalam rangka mendukung program vaksinasi nasional, dari pemerintah. Vaksinasi ini adalah hak kita sebagai rakyat. Jadi harus diingat, ini bukan kewajiban!," kata Rudyono, Jumat (25/6), saat acara kegiatan vaksinasi.

"Jangan sekali-sekali kita sebagai rakyat menyia-nyiakan kesempatan yang sudah disiapkan oleh negara," ujarnya.

Rudyono, menegaskan jika siapa saja bisa datang ke lokasi sentra vaksinasi pihaknya, guna mendapatkan vaksin. Tak ada batasan seperti domisili dan syarat-syarat rumit lainnya.Mempersoalkan domisili pada KTP seseorang yang ingin divaksin, di tengah kondisi darurat pandemi, menurutnya tak tepat. "Siapa saja yang usia 18 tahun ke atas punya hak untuk mendaftar dan mendapatkan hak vaksinasi di UTA '45 Jakarta," ungkap Rudyono.

"Kalau dibilang ini (KTP-nya) domisili di Jakarta, ini domisili di Tangerang, Banten atau dimana pun. Saya hanya mohon satu, negara sedang berduka, kita jangan ribut masalah domisili. Kita jangan ribut di daerah mana kita tinggal. Tapi bagaimana kita menyelamatkan anak bangsa," tandas Rudyono.

Rudyono mengakui awalnya vaksinasi diprioritaskan bagi keluarga besar UTA '45 Jakarta. Namun melihat animo masyarakat yang datang dan juga ingin divaksin, ia memerintahkan agar vaksinasi dibuka untuk seluruh masyarakat, warga manapun.

"Di samping saya ini Pak Stefanus Lukas sebagai Ketua Panitia Sentra Vaksinasi di UTA '45, saya perintahkan langsung kepada Pak Stefanus tidak boleh ada diskriminasi, tentang di mana dan siapa dia. Sentra Vaksinasi UTA '45 Jakarta untuk Indonesia. Target kita tadi satu hari itu 250 sampai 300, tapi ternyata per hari ini melebihi 500," katanya.

Lebih lanjut, Rudy bersyukur pemerintah menyediakan vaksin dengan jumlah tak terbatas untuk disuntikkan ke masyarakat, melalui Sentra Vaksinasi UTA '45 Jakarta. Sebab hal ini sejalan dengan niatan pihaknya untuk memberikan hak divaksin masyarakat, sehingga akhirnya bangsa Indonesia terbebas dari pandemi Covid-19. "Saya berterima kasih kepada pemerintah, merek menyiapkan berapa pun yang kami butuhkan. Jadi negara menyiapkan berapa pun yang kami butuhkan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sentra Vaksinasi di UTA '45 Jakarta, Stefanus Lukas menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak guna menyukseskan program vaksinasi.

Vaksinasi sendiri dibuka mulai hari ini, hingga 30 Juni 2021 mendatang. "Dari Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok dengan Rumah Sakit Sulianti Saroso itu dokter dan perawatnya. Yang lain dari tenaga UTA. Jadi ada juga mahasiswa keperawatan yang bersama dengan kita, akademi keperawatan. Panitia total berjumlah lima puluh orang ," tandas Stefanus.

Turut hadir memantau pelaksanaan vaksinasi, Rektor UTA '45 Jakarta Rajes Khana, Wakil Rektor IV Michael Darsono, pihak TNI-Polri, Satpol PP dan lainnya
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Keren Abis, Ini Penampakan...
Keren Abis, Ini Penampakan Kampus Avengers di Disney California Adventure Park
Pakai Kostum Super Hero,...
Pakai Kostum Super Hero, Polisi Ini Hibur Anak-anak yang Divaksin Covid-19
Penyidik KPK Novel Baswedan...
Penyidik KPK Novel Baswedan Divaksin Covid-19
Hampir Seluruh Karyawan...
Hampir Seluruh Karyawan TelkomGroup Telah Divaksin Covid-19
Satgas Covid-19 Gendong...
Satgas Covid-19 Gendong Lansia Agar Dapat Divaksin
Ragam Ekspresi Siswa...
Ragam Ekspresi Siswa SD Saat Divaksin Covid-19
Foto Terkini
Sudaryono Tiba di Kantor...
Sudaryono Tiba di Kantor BGN usai Dilantik Presiden Prabowo
1 jam yang lalu
PPLI dan DESI Perkuat...
PPLI dan DESI Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan
2 jam yang lalu
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
12 jam yang lalu
Safrizal ZA: Gerakan...
Safrizal ZA: Gerakan Indonesia ASRI Harus Menjadi Budaya, Dimulai dari Aksi Nyata Menjaga Lingkungan
13 jam yang lalu
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
16 jam yang lalu
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Ganti Lima Pejabat
16 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman