Krisis Oksigen, ITS...
1/6
Oxygen Concentrator ITS (OXITS) tersebut dapat mengganti peran tabung oksigen yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dimana saat ini oksigen menjadi barang langka sejak melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.
Krisis Oksigen, ITS...
2/6
OXITS dapat menghasilkan oksigen murni hingga 95,5 persen dan telah sesuai dengan standar kesehatan WHO - UNICEF. Kehadiran OXITS ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan pasokan oksigen di masa pandemi.
Krisis Oksigen, ITS...
3/6
Ketua Tim Riset OXITS, Fadlilatul Taufany menjelaskan, selain oksigen, udara bebas juga mengandung nitrogen sekitar 78 persen dan sisanya gas-gas lain. Prinsip kerja OXITS sendiri ialah mengambil udara bebas dan memurnikannya dari kandungan nitrogen melalui teknologi pressure swing adsorption (PSA).
Krisis Oksigen, ITS...
4/6
Taufany menjelaskan bahwa udara yang diserap oleh OXITS akan melalui filter terlebih dahulu guna menyaring partikel berukuran lebih dari 5 mikron. Lalu udara akan dikompresi untuk meningkatkan tekanan udara. Selama proses kompresi, mekanisme pendingin terus berjalan agar menjaga konsentrator dari overheating dan meningkatkan performa PSA.
Krisis Oksigen, ITS...
5/6
Oxygen Concentrator ITS (OXITS) tersebut dapat mengganti peran tabung oksigen yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dimana saat ini oksigen menjadi barang langka sejak melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.
Krisis Oksigen, ITS...
6/6
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Mochamad Ashari (kiri) dan Kepala Sub Direktorat Riset dan Publikasi Ilmiah Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany (kanan), menjelaskan cara kerja Oxygen Concentrator saat soft launching, di halaman Rektorat ITS Surabaya, Jawa Timur, Jumat (06/8/2021).
Krisis Oksigen, ITS...
Krisis Oksigen, ITS...
Krisis Oksigen, ITS...
Krisis Oksigen, ITS...
Krisis Oksigen, ITS...
Krisis Oksigen, ITS...

Krisis Oksigen, ITS Inovasikan Konsentrator Oksigen

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 20:57 WIB
A A A
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Mochamad Ashari (kiri) dan Kepala Sub Direktorat Riset dan Publikasi Ilmiah Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany (kanan), menjelaskan cara kerja Oxygen Concentrator saat soft launching, di halaman Rektorat ITS Surabaya, Jawa Timur, Jumat (06/8/2021). Oxygen Concentrator ITS (OXITS) tersebut dapat mengganti peran tabung oksigen yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dimana saat ini oksigen menjadi barang langka sejak melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.

OXITS dapat menghasilkan oksigen murni hingga 95,5 persen dan telah sesuai dengan standar kesehatan WHO - UNICEF. Kehadiran OXITS ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan pasokan oksigen di masa pandemi.

Ketua Tim Riset OXITS, Fadlilatul Taufany

menjelaskan, selain oksigen, udara bebas juga mengandung nitrogen sekitar 78 persen dan sisanya gas-gas lain. Prinsip kerja OXITS sendiri ialah mengambil udara bebas dan memurnikannya dari kandungan nitrogen melalui teknologi pressure swing adsorption (PSA).

Taufany menjelaskan bahwa udara yang diserap oleh OXITS akan melalui filter terlebih dahulu guna menyaring partikel berukuran lebih dari 5 mikron. Lalu udara akan dikompresi untuk meningkatkan tekanan udara. Selama proses kompresi, mekanisme pendingin terus berjalan agar menjaga konsentrator dari overheating dan meningkatkan performa PSA.

Kemudian, lanjut Taufany, nitrogen yang terkandung dalam udara akan diserap oleh filter zeolite untuk memurnikan udara. Terdapat dua unit kolom yang bekerja secara bergantian, yaitu kolom untuk menyerap nitrogen dan kolom yang mengeluarkan nitrogen yang terperangkap di zeolit. Zeolit pada OXITS ini dapat digunakan dalam jangka panjang.

Alumnus National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) ini memaparkan udara yang telah bebas dari kandungan nitrogen akan disesuaikan dan diatur terlebih dahulu tekanan dan flow-nya dengan elektronik yang ada sebelum oksigen dialirkan.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Krisis Covid 19 di India...
Krisis Covid 19 di India Memburuk, Oksigen dan Tempat Tidur Rumah Sakit Habis
Kolaborasi ITS–RTF...
Kolaborasi ITS–RTF Latih Satgas Perumahan Surabaya
Kelangkaan Oksigen di...
Kelangkaan Oksigen di Yogyakarta
Kunjungan Menko Marves...
Kunjungan Menko Marves Rumah Oksigen
Jakarta Krisis Lahan...
Jakarta Krisis Lahan Pemakaman
Kirim Sembilan Tim,...
Kirim Sembilan Tim, ITS Siap Taklukkan KKCTBN 2021
Foto Terkini
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
13 jam yang lalu
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
14 jam yang lalu
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
14 jam yang lalu
BKI dan Jasaraharja...
BKI dan Jasaraharja Putera Perkuat Kolaborasi untuk Keselamatan Maritim
16 jam yang lalu
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
19 jam yang lalu
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman
20 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
AHM Dorong Transformasi...
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia