Seni Akrobatik Lais...
1/11
Tidak jauh dari lokasi keramaian, sejumlah pria berpakaian serba hitam bahu-membahu mendirikan dua batang bambu sepanjang 16 meter ke dalam dua lubang sedalam 60 meter.
Seni Akrobatik Lais...
2/11
Berbagai ritual pun dilaksanakan sebagai syarat pertunjukan berjalan dengan baik dan lancar.
Seni Akrobatik Lais...
3/11
Kesenian akrobatik Lais merupakan kegiatan yang dilakukan perorangan di atas seutas tali yang diikat dengan kedua belah bambu tanpa mengenakan pengaman tubuh.
Seni Akrobatik Lais...
4/11
Kesenian ini masih dipertontonkan kepada masyarakat di Jawa Barat pada hari-hari besar tertentu.
Seni Akrobatik Lais...
5/11
Kesenian akrobatik Lais berasal dari sebuah tempat di Kawasan Sukawening, Kabupaten Garut. Kesenian tersebut diambil dari seorang warga setempat bernama Laisan sejak zaman kolonial Belanda.
Seni Akrobatik Lais...
6/11
Kemampuan akrobatik dalam memutarkan badan di atas tambang, melilitkan tambang pada bagian tengah badan dan memutarkan badan pada tali tambang menjadi ciri khas akrobatik itu sendiri.
Seni Akrobatik Lais...
7/11
Kemampuan tersebut diturunkan langsung dari generasi ketiga seni Lais, Aki Ahudin (72 tahun), kepada Suhada (34 tahun) untuk menjaga dari kepunahan di era yang serba digital.
Seni Akrobatik Lais...
8/11
Aki Ahudin dan Suhada merupakan dua generasi yang berbeda tiga dekade dalam menjaga nilai-nilai seni pertunjukan seperti kesenian akrobatik Lais. Mereka tergabung dalam Padepokan Jatidiri Nurcahya Putra Galunggung.
Seni Akrobatik Lais...
9/11
Padepokan yang dipimpin Salim Nur Zaman tersebut masih berusaha melestarikan kegiatan tersebut.
Seni Akrobatik Lais...
10/11
Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam kesenian tradisi diatas juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya menaati ajaran agama dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama.
Seni Akrobatik Lais...
11/11
Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam kesenian tradisi diatas juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya menaati ajaran agama dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama.
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...
Seni Akrobatik Lais...

Seni Akrobatik Lais dari Tanah Sunda

Kamis, 27 Januari 2022 - 14:27 WIB
A A A
Sore selepas hujan rintik-rintik di kawasan hutan pinggiran Kota Tasikmalaya, terlihat dua pria berdandan dihiasi gincu tebal bersiap untuk melakukan atraksi ketangkasan akrobatik khas dari tanah Sunda, kegiatan ini diperankan dua orang pria berpakaian menyerupai perempuan.

Tidak jauh dari lokasi keramaian, sejumlah pria berpakaian serba hitam bahu-membahu mendirikan dua batang bambu sepanjang 16 meter ke dalam dua lubang sedalam 60 meter. Berbagai ritual pun dilaksanakan sebagai syarat pertunjukan berjalan dengan baik dan lancar.

Kesenian akrobatik Lais merupakan kegiatan yang dilakukan perorangan di atas seutas tali yang diikat dengan kedua belah bambu tanpa mengenakan pengaman tubuh. Kesenian ini masih dipertontonkan kepada masyarakat di Jawa Barat pada hari-hari besar tertentu.

Kesenian akrobatik Lais berasal dari sebuah tempat di Kawasan Sukawening, Kabupaten Garut. Kesenian tersebut diambil dari seorang warga setempat bernama “Laisan” sejak zaman kolonial Belanda.

Kemampuan akrobatik dalam memutarkan badan di atas tambang, melilitkan tambang pada bagian tengah badan dan memutarkan badan pada tali tambang menjadi ciri khas akrobatik itu sendiri.

Kemampuan tersebut diturunkan langsung dari generasi ketiga seni Lais, Aki Ahudin (72 tahun), kepada Suhada (34 tahun) untuk menjaga dari kepunahan di era yang serba digital.

"Beberapa gerakan ini harus dipelajari satu per satu hingga mahir. tidak bisa sekaligus karena tingkat kesulitannya berbeda, tidak hanya menggunakan otot saja tapi otak juga, " kata Suhada.

Aki Ahudin dan Suhada merupakan dua generasi yang berbeda tiga dekade dalam menjaga nilai-nilai seni pertunjukan seperti kesenian akrobatik Lais. Mereka tergabung dalam Padepokan Jatidiri Nurcahya Putra Galunggung.

Padepokan yang dipimpin Salim Nur Zaman tersebut masih berusaha melestarikan kegiatan tersebut. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam kesenian tradisi diatas juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya menaati ajaran agama dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama.

Foto dan teks : Adeng Bustomi

Editor : Fanny Octavianus
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Kolaborasi Pekerja Seni...
Kolaborasi Pekerja Seni Selamatkan Ciliwung dari Sampah Plastik
Seni Instalasi dari...
Seni Instalasi dari 20.325 Origami Untuk Perangi Covid-19
Pameran Seni Rupa Road...
Pameran Seni Rupa Road To Max Havelaar Angkat Perjalanan Kopi Tanah Air
Rencana Pemugaran Kawasan...
Rencana Pemugaran Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa
Banjir Rob Genangi Pelabuhan...
Banjir Rob Genangi Pelabuhan Sunda Kelapa
Potret Puluhan RIbu...
Potret Puluhan RIbu Warga Palestina 'Terusir' dari Tanah Gaza
Foto Terkini
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
3 jam yang lalu
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Ganti Lima Pejabat
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Ajak Perkuat Perlindungan Anak
3 jam yang lalu
Paripurna DPR Bahas...
Paripurna DPR Bahas dan Setujui RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia
3 jam yang lalu
KPK Sita Uang Tunai...
KPK Sita Uang Tunai Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat
7 jam yang lalu
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
8 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih