Sikapi Kasus Duren Tiga,...
1/3
Pengurus Wilayah Komunitas Aktivis Muda Indonesia menggelar Seminar dan Deklarasi dengan mengangkat Tema Kasus Duren Tiga dan Penunggangan Oleh Kelompok Radikal di Jakarta Kamis (8/9).
Sikapi Kasus Duren Tiga,...
2/3
Pengurus Wilayah Komunitas Aktivis Muda Indonesia menggelar Seminar dan Deklarasi dengan mengangkat Tema Kasus Duren Tiga dan Penunggangan Oleh Kelompok Radikal di Jakarta Kamis (8/9).
Sikapi Kasus Duren Tiga,...
3/3
Acara tersebut dihadiri oleh Narasumber Islah Bahrawi selaku Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia dan Pemerhati Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme, yang menjadi keynote speaker dalam seminar tersebut.
Sikapi Kasus Duren Tiga,...
Sikapi Kasus Duren Tiga,...
Sikapi Kasus Duren Tiga,...

Sikapi Kasus Duren Tiga, PW KAMI DKI Gelar Seminar

Jum'at, 09 September 2022 - 10:40 WIB
A A A
JAKARTA-- Pengurus Wilayah Komunitas Aktivis Muda Indonesia menggelar Seminar dan Deklarasi dengan mengangkat Tema "Kasus Duren Tiga dan Penunggangan Oleh Kelompok Radikal" di Jakarta Kamis (8/9). Acara tersebut dihadiri oleh Narasumber Islah Bahrawi selaku Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia dan Pemerhati Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme, yang menjadi keynote speaker dalam seminar tersebut.

Menurut Cak Islah, kasus "Duren Tiga" telah dimanfaatkan dan ditunggangi oleh para kelompok eksternal yang memang ingin menjatuhkan marwah Polri. Terutama dari kelompok radikal yang sejak lama selalu berusaha mendegradasi para penegak hukum.

Islah menambahkan, "Harus disadari masih banyak polisi yang berdedikasi penuh terhadap pelayanan masyarakat, institusi Polri dan NKRI dalam menjalankan tugasnya. Jangan dibungkus sama seolah semua anggota Polri buruk," kata Islah, Jumat (9/9).

Mantan aktivis 90-an ini juga mempertegas bahwa dalam menyikapi semua itu institusi Polri butuh diskresi penuh dari Kapolri agar kasus "Duren Tiga" ini segera dituntaskan. Tujuannya supaya tidak terus menerus menjadi headline di media sehingga mudah tergiring liar untuk selanjutnya dijadikan alat oleh kelompok radikal dalam membangun public distrust terhadap kepolisian.

Dia menambahkan lagi, "masifnya penunggangan ini telah membias kemana-mana. Bahkan seolah melibatkan paksa tiga nama Kapolda, terutama kepada Kapolda Metro Jaya yang memang sejak lama dipersekusi secara digital dan sosial oleh kelompok radikal."

"Bayangkan saja, isu hoaks tentang ini pun di framing melalui media mainstream ternama, ini kan bahaya sekali," tambah Islah.

Nara sumber lainnya dalam acara tersebut adalah Abdul Rorano, mantan direktur LKBHMI PB HMI. Abdul Rorano, selaku mantan Direktur LKBHMI PB HMI menjelaskan dalam paparannya bahwa kasus Duren Tiga titik pentingnya berada pada persoalan kepercayaan publik kepada institusi Polri.

Kata Rorano, "Kapolri harus berani mengambil sikap tegas dalam menuntaskan kasus Duren Tiga secepatnya dan mengesampingkan opini publik yang berkembang."

"Prinsipnya, Kapolri harus punyai sikap tegas dalam menuntaskan kasus Duren Tiga ini. Sehingga denyut jantung Presisi bisa dirasakan oleh masyarakat," pungkas Rorano dengan tegas.

Dalam seminar ini, Rorano juga menyampaikan bahwa institusi Polri harus segera berbenah demi total recovery di seluruh Kesatuan Kerja Polri. Katanya lagi, "urgensi pembenahan internal harus segera dilakukan, demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Polri."

"Saat ini, menurut survei kepercayaan masyarakat kepada Polri kembali menurun secara signifikan dari indeks sebelumnya. Hal ini diakibatkan kasus Duren Tiga yang tak kunjung usai," ungkap Rorano.

Diakhir agenda Seminar bersama PW KAMI DKI, Cak Islah menyatakan bahwa penunggangan dalam kasus Duren Tiga ini akan sulit untuk ditangkal dan akan menyebabkan semakin lemahnya instusi Polri dalam menegakkan hukum jika kasus Duren Tiga dibiarkan berkembang liar.

Islah khawatir isu kasus Duren Tiga semakin lama akan ditunggangi berbagai kepentingan internal dan eksternal, yang pada akhirnya akan membangun subordinasi dan disobedience di dalam institusi Polri sendiri. Lemahnya mental anggota Polri bisa juga menimbulkan rasa takut dalam menjalankan tugasnya selaku penegak hukum.

Dalam kesempatan terakhir Islah menegaskan, "semakin melebarnya kasus Duren Tiga bisa memunculkan kurang percaya diri dan inferiority complex akibat bully dari publik yang berkepanjangan. Ini akan semakin tambah runyam ketika kelompok radikal ikut membangun opini publik dengan menunggangi kasus ini," tutupnya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Kementerian Agama Gelar...
Kementerian Agama Gelar Seminar Indonesia Emas
KAMI DKI Dukung Kapolri...
KAMI DKI Dukung Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Berantas Radikalisme
UIN Alauddin Makassar...
UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar Indonesia Emas
Vonis Tiga Terdakwa...
Vonis Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Tanah Munjul
Tiga Paslon Hadiri Deklarasi...
Tiga Paslon Hadiri Deklarasi Damai Pilkada DKI Jakarta
GMPK Gelar Seminar Nasional...
GMPK Gelar Seminar Nasional Bertajuk Meneropong Kepemimpinan Masa Depan
Foto Terkini
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
3 jam yang lalu
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional
4 jam yang lalu
Aksi Perenang Bersaing...
Aksi Perenang Bersaing di Opening Indonesia Short Course Emerging Series 2026
8 jam yang lalu
Hutan Petrofin Tumbuh...
Hutan Petrofin Tumbuh di 23 Kota, Elnusa Petrofin Perkuat Jejak Hijau Jalur Distribusi Energi
8 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
23 jam yang lalu
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
23 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah