Asa dari Tetesan Getah...
1/20
Andi (27), salah satu penyadap getah karet lengkap dengan peralatan memacu sepeda kunonya menuju kebun karet Renteng, Jember.
Asa dari Tetesan Getah...
2/20
Kegiatan penyadapan biasanya dilaukan mulai pukul 12.00 - 04.00 Wib. Saat itulah getah karet mengucur deras.
Asa dari Tetesan Getah...
3/20
Untuk menampung getah, penyadap memasang mangkok dari berbagai bermacam-macam bahan seperti alumunium.
Asa dari Tetesan Getah...
4/20
Getah karet dikumpulkan pada ember sebelum disetor ke pabrik.
Asa dari Tetesan Getah...
5/20
Getah karet dikumpulkan pada ember sebelum disetor ke pabrik
Asa dari Tetesan Getah...
6/20
Getah karet dikumpulkan pada ember sebelum disetor ke pabrik.
Asa dari Tetesan Getah...
7/20
Getah karet berupa cairan seperti susu. Cairan ini akan diolah dengan proses panjang sebelum di ekspor.
Asa dari Tetesan Getah...
8/20
Penyadap melintas disisi pohon karet yang disadap
Asa dari Tetesan Getah...
9/20
Penyadap menunjukkan getah karet yang ditampung dalam mangkok kecil
Asa dari Tetesan Getah...
10/20
Petugas pabrik karet Renteng mengambil getah karet di kebun karet Renteng
Asa dari Tetesan Getah...
11/20
Sebelum diangkut di truk, getah karet diukur dan dicatat untuk terlebih dulu.
Asa dari Tetesan Getah...
12/20
Petugas mengangkut getah karet hasil sadapan dari para penyadap di titik yang sudah ditentukan
Asa dari Tetesan Getah...
13/20
Andi (27) bersiap berangkat ke kebun untuk memungut hasil sadapan.
Asa dari Tetesan Getah...
14/20
Pekerja memeriksa kondisi olahan getah karet diruang pengasapan. Selama 5 hari, getah yang sudah dibekukan diasap diruang tertutup
Asa dari Tetesan Getah...
15/20
Potret petugas pengasapan.
Asa dari Tetesan Getah...
16/20
Proses pengasapan di pabrik karet Renteng masih menggunakan bahan bakar kayu.
Asa dari Tetesan Getah...
17/20
Pekerja melakukan sortasi pada produk karet berupa karet sheet atau produk karet setengah jadi. Karet setengah jadi itu merupakan bahan baku bagi industri yang memakai bahan baku berupa karet.
Asa dari Tetesan Getah...
18/20
Pekerja melakukan sortasi pada produk karet berupa karet sheet atau produk karet setengah jadi. Karet setengah jadi itu merupakan bahan baku bagi industri yang memakai bahan baku berupa karet.
Asa dari Tetesan Getah...
19/20
Andi (27), salah satu penyadap getah karet lengkap dengan peralatan memacu sepeda kunonya menuju kebun karet Renteng, Jember.
Asa dari Tetesan Getah...
20/20
Andi (27), salah satu penyadap getah karet lengkap dengan peralatan memacu sepeda kunonya menuju kebun karet Renteng, Jember.
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...
Asa dari Tetesan Getah...

Asa dari Tetesan Getah Karet Bumi Pendalungan

Jum'at, 25 September 2020 - 21:10 WIB
A A A
Bumi Pendalungan, daerah yang terletak diujung timur dan menjadi bagian dari provinsi Jawa Timur ini memiliki kekayaan alam yang melimpah. Tak ayal, kawasan yang dikelilingi pegunungan berapi seperti Argopuro, Raung, hingga Ijen itu menjadi sorga para pegiat agribisnis.

Beragam tanaman seperti tembaku, kopi, kakao, aneka kayu, tebu dan lainnya tumbuh subur disetiap jengkal tanah kabupaten Jember ini. Begitu juga dengan tanaman karet. Pohon-pohon itu tumbuh subur menjulang tinggi di perkebunan Renteng, salah satu perkebunan yang dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara XII (PTPN XII).

Kebedaraan kebun karet di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember inipun menjadi tumpuan hidup bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya. Setiap hari, ratusan orang mengandalkan hidup dari tetesan getah karet. Jika ditotal, ada sekitar 460 orang menekuni profesi sebagai penyadap karet.

Seperti Andi misalnya. Pria 27 tahun ini sudah lima tahun lamanya mengandalkan pencaharian sebagai penyadap getah karet. Setiap malam, mulai pukul 12.00 - 04.00 Wib Andi masuk ke kebun untuk menyadap. Kemudian pukul 06.00 Wib, ia kembali untuk mengumpulkan tetesan getah karet.

Getah-getah karet atau lateks yang berhasil dipungut itu tidak perlu dikirim langsung ke pabrik. Para penyadap tinggal mengumpulkan pada titik yang sudah ditentukan dan akan diangkut sendiri oleh petugas pabrik karet.

Hasil dari getah karet cukup lumayan. Bagi masyarakat perkebunan sudah cukup untuk menghidupi keluarga kecil mereka. Dua kali dalam seminggu, para penyadap bisa mengantongi Rp.700 - 900 ribu.

Asisten Kepala Kebun Renteng, Agustinus Wahyu Widodo, menjelaskan pohon karet ini bercokol pada lahan 821 hektar, dari total lahan seluas 1980 hektar yang dikelola oleh PTPN XII. Karet alam dari perkebunan Renteng diolah sendiri di pabrik Renteng dan menjadi komoditas ekspor.

Untuk pengolahan, getah karet dari kebun dikirim ke pabrik untuk diproses menjadi karet sheet atau produk karet setengah jadi. Karet setengah jadi itu merupakan bahan baku bagi industri yang memakai bahan baku berupa karet.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Komet Neowise Melintasi...
Komet Neowise Melintasi Titik Terdekat dari Bumi
Jaga Asa Lolos dari...
Jaga Asa Lolos dari Degradasi, Sriwijaya FC Bungkam Nusantara FC 3-0
Melukis Asa Pelukis...
Melukis Asa Pelukis Jalanan
Selamatkan Bumi Dari...
Selamatkan Bumi Dari Plastik Melalui Otsuka Blue Planet
Menjemput Asa di Gerbang...
Menjemput Asa di Gerbang Sekolah Rakyat
Rencana Penutupan Stasiun...
Rencana Penutupan Stasiun Karet
Foto Terkini
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp 60 Miliar dari Kafe di Cipete
12 jam yang lalu
Penggeledahan Kafe di...
Penggeledahan Kafe di Cipete Berlanjut hingga Malam, Brimob Masih Berjaga
12 jam yang lalu
Top Innovation Choice...
Top Innovation Choice Award 2026: Pengakuan atas Komitmen mGanik dalam Inovasi Penanganan Diabetes
23 jam yang lalu
Teknologi Perlindungan...
Teknologi Perlindungan Tanaman Bermekanisme Ganda Diperkenalkan kepada Petani
1 hari yang lalu
in-Lite LED Eksplorasi...
in-Lite LED Eksplorasi Interaksi Cahaya dan Material Lewat Paviliun
1 hari yang lalu
World AI Show 2026 Bahas...
World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
World AI Show 2026 Bahas...
World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia
MNC Life Hadirkan Perlindungan...
MNC Life Hadirkan Perlindungan Asuransi di Koplove Fest Vol. 4
AFTECH di IDBS 2026:...
AFTECH di IDBS 2026: Peran Fintech Makin Krusial Sokong Ekonomi Riil
Panen Raya Jagung Hibrida...
Panen Raya Jagung Hibrida Dekalb Perkuat Upaya Ketahanan Pangan Nasional
Trotoar Darurat Bundaran...
Trotoar Darurat Bundaran HI Disulap Menyerupai Labirin Taman