Kisah Octavia Intan,...
1/2
Octavia Intan Imanisa (32) memasarkan berbagai olahan kurma berupa selai dan susu dengan merek Alunna.
Kisah Octavia Intan,...
2/2
Usaha ini mulai dibangun Intan, demikian ia biasa disapa, pada tahun 2018. Alunna berawal dari pengalaman pribadi Intan yang menghadapi tantangan saat sang buah hati memasuki masa-masa mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI).
Kisah Octavia Intan,...
Kisah Octavia Intan,...

Kisah Octavia Intan, Pasarkan Alunna Aneka Olahan Kurma

Rabu, 06 September 2023 - 18:20 WIB
A A A
Octavia Intan Imanisa (32) memasarkan berbagai olahan kurma berupa selai dan susu dengan merek Alunna. Usaha ini mulai dibangun Intan, demikian ia biasa disapa, pada tahun 2018. Alunna berawal dari pengalaman pribadi Intan yang menghadapi tantangan saat sang buah hati memasuki masa-masa mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI). alternatif pengganti gula.

Intan pun mencoba mengolah kurma menjadi selai sebagai campuran makanan untuk memberikan rasa manis. Tak hanya dikonsumsi sendiri, ia mengirimkan produk olahan kurma itu kepada teman-temannya dan mendapatkan respons positif.

Selai kurma juga bisa digunakan untuk campuran pada smoothies, oat, dan aneka jus buah. Untuk selai, Intan membuat beberapa varian yaitu selai orisinal, selai apel kurma, selai kurma cranberry, dan selai kurma kismis. Sementara, susu kurma ada dua varian, orisinal dan coklat. Susu kurma Alunna tanpa tambahan gula dan pengawet.

Respons pasar terhadap produk Alunna sangat baik. Hal itu juga terlihat dalam UMKM Expo Nasional 2023 yang berlangsung di Pamedan Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, pada 10-13 Agustus 2023. Intan turut memamerkan produk Alunna di pameran tersebut sebagai salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC).

SETC merupakan program pemberdayaan UMKM yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah PpPayung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” (SUI). Tujuannya ialah memberi pelatihan, pendampingan, pembinaan, hingga jejaring bagi para pelaku UMKM yang ingin berkembang. Pada akhirnya, manfaatnya dapat dirasakan, bukan hanya oleh para pelaku UMKM, melainkan juga bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Alunna terpilih setelah melalui proses kurasi yang dilakukan oleh SETC.

“Di UMKM Expo Nasional kemarin, respons pasar bagus banget. Alhamdulillah. Saya bersyukur dapat kesempatan ini, karena ini event nasional jadi banyak yang datang dari seluruh Indonesia. Kami bisa memperluas market, dan kemarin yang beli Alhamdulillah sekali,” kata Intan.

Intan mengatakan, Alunna telah menjadi UMKM binaan SETC sejak 2021, dan mengapresiasi kesempatan yang diberikan SETC untuk terlibat dalam UMKM Expo Nasional 2023. Menurut dia, hal ini sangat bermanfaat bagi UMKM untuk memperluas pasar.

“Harapan saya, bisa bergandengan terus dengan SETC, maju bersama. Masih banyak hal yang harus dipelajari. Jadi dengan kolaborasi SETC dan UMKM ini bisa membuat UMKM lebih maju, dan kami bisa mendapatkan pelatihan berjenjang sehingga bisa terus meng-upgrade bisnis kami,” ungkap Intan.

Ia mengaku masih memiliki mimpi lain bersama Alunna. Oleh karena itu, harus terus belajar dan memperluas wawasan agar usahanya terus berkelanjutan dan semakin berkembang melalui SETC.

Perjalanan Alunna

Ada suka dan duka dalam setiap perjalanan usaha. Itu pula yang dilalui Intan. Ia sempat menghentikan produksi selama 6 bulan karena terkendala pada daya tahan produk. Awalnya, produk selai Alunna dikemas dalam kemasan botol plastik. Ternyata, selai itu rusak saat pengiriman. Beralih ke botol kaca, ternyata daya tahan produknya tidak lebih baik. Namun, Intan tak patah semangat.

Ia pun akhirnya berkolaborasi dengan ahli teknologi pangan untuk menemukan solusi agar produk selainya bisa tahan lama.

“Kami kolaborasi dengan orang teknologi pangan, bagaimana selai di dalam jar dapat bertahan selama dua tahun di suhu ruang, sepanjang belum dibuka. kalau belum pernah dibuka tahan 2 tahun di suhu ruang. Jadi memang enggak bisa semuanya ditangani sendiri. Alhamdulillah, sekarang semua berjalan baik,” kata Intan.

Seiring berjalannya waktu, Intan menyadari bahwa usahanya tak bisa dikerjakan sendiri. Intan pun mempekerjakan empat karyawan dan satu orang pekerja lepas yang mulai terlibat menangani produksi, urusan administrasi, dan konten promosi.

Intan mulai mendelegasikan pekerjaan agar roda bisnis terus berjalan. Ia merasakan sendiri pentingnya kolaborasi. Selain itu, membantu lebih banyak orang untuk berdaya secara ekonomi.

“Di awal, produksinya semua saya sendiri. Pagi masih kerja, sore sampai malam menemani anak, jadi saya baru bisa masak itu setelah anak saya tidur. Paling cuma bisa memproduksi satu kilogram kurma, karena proses pembuatannya lama. Bisa lima sampai enam jam untuk proses dari kurma jadi selai,” ujar Intan.

Dari awalnya hanya bisa mengolah dari satu kilogram kurma, kini Alunna memproduksi selai dan susu dari delapan kilogram kurma dalam sehari. Bahan baku kurma didapatkan dari distributor, karena produksi kurma dalam negeri belum bisa memenuhi kebutuhan produksi Alunna. Intan berharap, ke depannya, produk Alunna bisa diolah dari kurma lokal.

“Saya ingin Alunna jadi top of mind untuk produk olahan kurma yang aman dan, enak, dan sehat,” kata Intan.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Budidaya Kurma Barhee...
Budidaya Kurma Barhee di Banten
Mengunjungi Kebun Kurma...
Mengunjungi Kebun Kurma di Tanah Karo
Produksi Kopi Hasil...
Produksi Kopi Hasil Olahan dari Biji Salak
Pupuk Organik Dari Olahan...
Pupuk Organik Dari Olahan Limbah Cair Tahu
Penjualan Kurma di Tanah...
Penjualan Kurma di Tanah Abang Sepi Terdampak Corona
Inspirasi Sajian Manis...
Inspirasi Sajian Manis Ramadan dari Olahan Es Teler
Foto Terkini
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
4 jam yang lalu
Safrizal ZA: Gerakan...
Safrizal ZA: Gerakan Indonesia ASRI Harus Menjadi Budaya, Dimulai dari Aksi Nyata Menjaga Lingkungan
5 jam yang lalu
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
8 jam yang lalu
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Ganti Lima Pejabat
8 jam yang lalu
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Ajak Perkuat Perlindungan Anak
8 jam yang lalu
Paripurna DPR Bahas...
Paripurna DPR Bahas dan Setujui RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia
8 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026