BTN Genjot Program Hunian...
1/4
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjadi salah satu pembicara dalam diskusi Bloomberg Technoz Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu (7/2/2024).
BTN Genjot Program Hunian...
2/4
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjadi salah satu pembicara dalam diskusi Bloomberg Technoz Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu (7/2/2024).
BTN Genjot Program Hunian...
3/4
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjadi salah satu pembicara dalam diskusi Bloomberg Technoz Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu (7/2/2024).
BTN Genjot Program Hunian...
4/4
BTN optimistis ditengah tahun politik ini sektor properti khususnya perumahan tetap akan tumbuh double digit seiring jumlah pernikahan baru yang tetap tinggi mencapai 800.000 sampai 1,2 juta pernikahan baru setiap tahunnya.
BTN Genjot Program Hunian...
BTN Genjot Program Hunian...
BTN Genjot Program Hunian...
BTN Genjot Program Hunian...

BTN Genjot Program Hunian Terjangkau di Tahun 2024

Rabu, 07 Februari 2024 - 16:30 WIB
A A A
JAKARTA - Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjadi salah satu pembicara dalam diskusi Bloomberg Technoz Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu (7/2/2024). BTN optimistis ditengah tahun politik ini sektor properti khususnya perumahan tetap akan tumbuh double digit seiring jumlah pernikahan baru yang tetap tinggi mencapai 800.000 sampai 1,2 juta pernikahan baru setiap tahunnya.

Ditambah angka backlog perumahan yang masih tinggi mencapai 12,7 juta unit yang menjadi potensi bisnis yang sangat besar untuk sektor properti.

Tahun 2024, Bank BTN menargetkan terus mengembangkan program kepemilikan hunian terjangkau untuk mendukung program perumahan nasional. Bank BTN juga terus mengembangkan pasar KPR pada segmen emerging affluent dan affluent melalui penambahan sales center baru pada kantor wilayah untuk meningkatkan akuisisi KPR non subsidi pada segmentersebut dengan ticket size di atas Rp 750 juta.

Kemudian juga dilakukan ekspansi kredit high yield beyond mortgage dan kredit dalam value chain real estate dengan menyasar UMKM dan kontraktor. Dengan rencana tersebut, ditargetkan kredit akan mengalami pertumbuhan sebesar 12% pada tahun 2024.
(rat)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
BTN Syariah Genjot Dana...
BTN Syariah Genjot Dana Pihak Ketiga
BTN Serahkan Hunian...
BTN Serahkan Hunian Atlet Paralimpic
Genjot Dana Murah dengan...
Genjot Dana Murah dengan Bale Korpora by BTN
Temukan Hunian Impianmu...
Temukan Hunian Impianmu Bersama Properti BTN
Wisma Atlet Beralih...
Wisma Atlet Beralih Fungsi, Siap Jadi Hunian Terjangkau bagi MBR dan ASN
BTN Luncurkan Program...
BTN Luncurkan Program Travel Xperience, Berlangsung Hingga 11 Oktober 2024
Foto Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
5 jam yang lalu
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
5 jam yang lalu
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
10 jam yang lalu
ASRIM Dorong Langkah...
ASRIM Dorong Langkah Berkelanjutan Jaga Ketahanan Industri Minuman Kemasan
10 jam yang lalu
Inovasi Tarif Pengiriman...
Inovasi Tarif Pengiriman Paket Ringan Dukung UMKM dan Belanja Daring
10 jam yang lalu
McDonald’s Indonesia...
McDonald’s Indonesia Luncurkan FIFA Goes to McD Jelang World Cup 2026
14 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi
SPTO Bagikan Dividen...
SPTO Bagikan Dividen Rp189 Miliar dari Laba 2025
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK