Kemitraan Tembakau Tingkatkan...
1/2
Kepala Desa (Kades) Sukorejo, Iris Gunartini (39) menceritakan, 80 persen dari penduduk warga Desa Sukorejo telah ikut bergabung dalam program kemitraan petani tembakau Sampoerna yang dilaksanakan melalui pemasok tembakau.
Kemitraan Tembakau Tingkatkan...
2/2
Mulyono (56) termasuk pihak yang merasakan manfaat dari keberadaan program kemitraan Sampoerna di lingkungan sekitarnya. Mulyono mengatakan, sejak program kemitraan masuk ke Desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Rembang, penghasilannya dari menjual sembako dan pupuk meningkat.
Kemitraan Tembakau Tingkatkan...
Kemitraan Tembakau Tingkatkan...

Kemitraan Tembakau Tingkatkan Kesejahteraan Warga dan Serap Tenaga Kerja di Rembang

Rabu, 18 September 2024 - 16:49 WIB
A A A
REMBANG - Program kemitraan dengan petani tembakau yang dilakukan oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui perusahaan pemasok ternyata memiliki dampak positif yang luas. Contohnya seperti yang dirasakan oleh warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kepala Desa (Kades) Sukorejo, Iris Gunartini (39) menceritakan, 80 persen dari penduduk warga Desa Sukorejo telah ikut bergabung dalam program kemitraan petani tembakau Sampoerna yang dilaksanakan melalui pemasok tembakau.

"Mereka tergabung ke dalam beberapa dukuhan. Setiap kelompok ada ketua aktif, di bawahnya ada ketua-ketua mitra," kata Iris.

Dari penuturan Iris, dampak program kemitraan menjangkau ke berbagai aspek. Alhasil, ia menerangkan, kesejahteraan warganya terus meningkat. Ia menceritakan bahwa setelah panen setiap tahunnya, warga Desa Sukorejo dapat memenuhi berbagai kebutuhan mereka. Ada yang membangun rumah, membeli kendaraan, dan lainnya.

“Tembakau ini paling menghasilkan dibandingkan tanaman lain. Jadi, ekonomi warga bisa terangkat. Paling mudahnya, sekarang rumah-rumah penduduk Desa Sukorejo sudah banyak yang berdinding tembok,” katanya.

Iris juga mengungkapkan, program kemitraan mampu mengurangi angka pengangguran di desanya. Banyak warga yang terserap menjadi tenaga kerja atau buruh. Sebab, umumnya petani mitra yang lahan sawahnya luas bisa mempekerjakan tiga sampai empat buruh.

Dikatakan dia, sebelum ada program kemitraan, setiap musim kemarau tidak sedikit warga yang mencari pekerjaan ke luar daerah. Tetapi, sejak program kemitraan masuk ke desanya pada tahun 2015, warga memilih tetap tinggal di Desa Sukorejo dan bekerja, baik sebagai petani maupun buruh tani tembakau.

"Setelah ada program kemitraan, jumlah warga yang merantau berkurang 70 persen. Mereka memilih menanam tembakau," ujarnya.

Menurut Iris, program kemitraan juga membawa dampak yang baik terhadap taraf pendidikan generasi penerus di desanya. Kini, petani mitra bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi (PT) atau universitas.

"Hasil tembakau ditabung buat masa depan anaknya. (Ditabung) untuk sekolah anaknya yang lebih tinggi ke jenjang universitas, sarjana," terang Iris. Tabungan ini sering kali berlebih, sehingga dapat digunakan untuk keperluan lainnya yang butuh biaya tidak sedikit.

Kemitraan petani tembakau juga berdampak terhadap kehidupan sosial warga. Setiap panen tembakau, warga biasanya mengadakan kegiatan syukuran. Dalam acara ini, seluruh warga termasuk para petani tembakau ikut bergotong-royong agar kegiatan berlangsung lancar.

"Jadi partisipasi warga sangat tinggi sekali," jelas dia.

Program kemitraan petani tembakau Sampoerna telah dilakukan secara konsisten sejak tahun 2009. Dijalankan melalui perusahaan pemasok tembakau, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tembakau dan kesejahteraan petani.

Melalui program kemitraan, para petani binaan mendapatkan pendampingan, bimbingan teknis, akses yang mudah terhadap permodalan serta prasarana produksi pertanian, hingga jaminan pembelian bagi petani sesuai dengan kesepakatan.

Selain pendampingan proses budidaya, para petani binaan juga menerima berbagai pelatihan guna mengurangi dampak terhadap lingkungan dan menciptakan kondisi bekerja yang aman dan berkeadilan.

Beragam program pemberdayaan perempuan dan pendampingan usaha juga diimplementasikan untuk para istri petani tembakau. Rangkaian kegiatan ini bertujuan agar dampak positif program kemitraan dapat juga dirasakan bagi komunitas di sekitar petani.

Efek berganda bagi warga setempat

Tidak jauh dari tempat tinggal Iris di Desa Sukorejo, terdapat sebuah toko sembako dan pupuk milik Mulyono (56). Ia juga termasuk pihak yang merasakan manfaat dari keberadaan program kemitraan Sampoerna di lingkungan sekitarnya. Mulyono mengatakan, sejak program kemitraan masuk ke Desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Rembang, penghasilannya dari menjual sembako dan pupuk meningkat.

"Meningkatnya ya lumayan banyak. Saya kan jualan pupuk dan sembako. Peningkatannya 50 persen ada," ungkapnya.

Program kemitraan masuk ke wilayahnya sejak tahun 2012. Saat itu, warga yang ikut program kemitraan jumlahnya belum banyak. Seiring waktu dan peningkatan kesejahteraan petani yang lebih dulu menjadi mitra, semakin banyak warga yang ikut kemitraan petani tembakau di desanya.

Toko Mulyono pun ramai menjelang musim tembakau. Banyak petani tembakau yang membeli pupuk di tokonya.

"Saya menyediakan pupuk untuk kebutuhan bertani tembakau. Belinya kan di toko saya semua," katanya.

Bangun rumah dan beli kendaraan

Saat masa panen tiba, Mulyono turut merasakan berkahnya. Omzetnya meningkat.

“Ibaratnya, saat panen warga punya uang, pegang uang. Jadi selalu ada yang ingin dibeli,” ceritanya.

Kondisi ini yang membuat kesejahteraan warga Desa Karangsari mengalami perubahan. Sejak ada program kemitraan, warga yang dulunya belum bisa membangun rumah, mereka bisa membangun rumah. Sepeda motor pun bisa terbeli dengan uang hasil penjualan panen tembakau.

"Perbedaan sangat banyak. Dulu rumahnya masih kayu, sekarang tembok semua. Perubahannya drastis. Tiap panen tembakau, ada yang beli sepeda motor. Sekarang tiap rumah bisa ada dua sampai tiga sepeda motor," ujarnya.

Mulyono berharap, program kemitraan Sampoerna dengan petani tembakau terus ada agar perekonomian warga Desa Karangsari semakin pesat dan meningkat.

"Harapan saya semoga pertanian tembakau di Rembang khususnya di Kecamatan Sulang dan juga khususnya di Karangsari berlanjut terus. Biar peningkatan ekonomi pesat," tandas Mulyono.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Jamkrindo Jamin Rp27,2...
Jamkrindo Jamin Rp27,2 Triliun untuk UMKM, Serap 2,35 Juta Tenaga Kerja
Pertanian Tembakau yang...
Pertanian Tembakau yang Membawa Manfaat Luas bagi Ekonomi Kerakyatan di Rembang
Serap 1.200 Tenaga Kerja,...
Serap 1.200 Tenaga Kerja, Pembangunan Smelter Nikel Kapasitas 40.000 Ton Milik PT ABC Dimulai
Tingkatkan Kesejahteraan,...
Tingkatkan Kesejahteraan, MNC Peduli dan MNC Sekuritas Dukung Warga Sumur Batu Olah Sampah Plastik
BNI Gandeng Duluin Perluas...
BNI Gandeng Duluin Perluas Inklusi Keuangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan
Tingkatkan Kesehatan...
Tingkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Manulife Indonesia Bangun Sarana Air Bersih dan Sanitasi di Bogor
Foto Terkini
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
5 jam yang lalu
Aksi Dukung Program...
Aksi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
5 jam yang lalu
UOB Plaza Jakarta Bertransformasi,...
UOB Plaza Jakarta Bertransformasi, Perkuat Komitmen Bangunan Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Semarak Piala Dunia...
Semarak Piala Dunia 2026 Hadir di KRL Commuter Line
14 jam yang lalu
Angkatan Pertama Beasiswa...
Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
15 jam yang lalu
Generali Lion Heart...
Generali Lion Heart Run 2026, Lari Amal untuk Masa Depan Anak Indonesia
16 jam yang lalu
Foto Terpopuler
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Pawai Obor Meriahkan...
Pawai Obor Meriahkan Penyambutan 1 Muharam 1448 H di Jakarta
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
Pemerintah dan Dunia...
Pemerintah dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi pada Perayaan Hari Susu Nusantara 2026
Pembubaran Diskusi di...
Pembubaran Diskusi di UGM, Pengamat : Kampus Harusnya Jadi Ruang Dialog yang Demokratis
Lewat #SiapKejarKebaikan,...
Lewat #SiapKejarKebaikan, UOB TMRW Dukung Pendidikan dan Lingkungan Berkelanjutan