GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Senin, 15 Juni 2026 - 10:06 WIB
A
A
A
Green Innovation Cooperation Center (GICC) sukses menyelenggarakan Seminar Kedua GICC 2026: Kebijakan dan Sertifikasi Halal bagi Perusahaan Korea yang Memasuki Pasar Indonesia di ASEAN-ROK Financial Cooperation Centre, Jakarta.
Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada perusahaan-perusahaan Korea mengenai perkembangan regulasi dan persyaratan sertifikasi halal di Indonesia guna mendukung kesiapan mereka memasuki serta memperluas bisnis di pasar nasional.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, UMKM Korea, startup, serta berbagai pemangku kepentingan bisnis yang ingin memperkuat kehadiran mereka di Indonesia.
Para peserta memperoleh wawasan praktis mengenai sistem sertifikasi halal Indonesia, kewajiban regulasi, prosedur sertifikasi, hingga strategi implementasinya.
Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Green Innovation Cooperation Center (GICC), Kim Hee Soon, menyampaikan apresiasi atas tingginya minat perusahaan Korea untuk memahami persyaratan sertifikasi halal di Indonesia.
Ia menegaskan komitmen GICC dalam mendukung pelaku usaha Korea melalui berbagai program berbagi pengetahuan dan kolaborasi yang memfasilitasi masuknya bisnis serta ekspansi usaha di Indonesia.
Seminar ini juga menghadirkan sambutan dari Daniel Asnur dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai faktor strategis untuk mengakses pasar konsumen Indonesia yang sangat besar.
“Sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan kepercayaan. Sertifikasi halal adalah bahasa yang langsung dipahami oleh lebih dari 230 juta konsumen Muslim di Indonesia.”
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk melihat sertifikasi halal sebagai investasi jangka panjang.
“Mari memandang sertifikasi halal bukan sebagai beban, melainkan strategi bisnis. Di Indonesia, halal bukanlah sebuah batasan, melainkan salah satu peluang pasar terbesar yang masih belum sepenuhnya dimanfaatkan.”
Sesi utama disampaikan oleh Song Young Seok, CEO PT Young Seng Consulting sekaligus pengawas halal bersertifikat. Dalam paparannya, ia memberikan panduan praktis mengenai kebijakan sertifikasi halal di Indonesia, jalur sertifikasi, persyaratan kepatuhan, serta langkah-langkah persiapan yang perlu dilakukan perusahaan Korea.
Peserta juga mendapatkan informasi terkini mengenai regulasi BPJPH, prosedur sertifikasi, dan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).
Selain itu, seminar menghadirkan sesi diskusi bersama Lee Young Jick, Direktur ASEAN-Korea Financial Cooperation Centre, yang memaparkan berbagai program dukungan pendanaan dan peluang kerja sama bagi perusahaan Korea yang ingin membangun maupun memperluas operasional bisnisnya di Indonesia.
“ASEAN-Korea Financial Cooperation Centre akan terus menyediakan berbagai program dukungan pendanaan dan peluang kerja sama untuk mendukung perusahaan Korea yang ingin memasuki dan memperluas bisnis mereka di Indonesia.”
Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai mekanisme dukungan dan inisiatif kolaboratif yang dapat membantu perusahaan Korea membangun kehadiran yang kuat serta mencapai pertumbuhan berkelanjutan di pasar Indonesia.
Melalui seminar ini, para peserta memperoleh pengetahuan dan wawasan praktis untuk mempersiapkan diri menghadapi kewajiban sertifikasi halal di Indonesia sekaligus memahami peluang bisnis di salah satu pasar konsumen Muslim terbesar di dunia.
GICC tetap berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi antara Korea dan Indonesia melalui fasilitasi bisnis, pertukaran pengetahuan, serta berbagai inisiatif kolaboratif yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan kesiapan pasar bagi perusahaan-perusahaan Korea.
Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada perusahaan-perusahaan Korea mengenai perkembangan regulasi dan persyaratan sertifikasi halal di Indonesia guna mendukung kesiapan mereka memasuki serta memperluas bisnis di pasar nasional.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, UMKM Korea, startup, serta berbagai pemangku kepentingan bisnis yang ingin memperkuat kehadiran mereka di Indonesia.
Para peserta memperoleh wawasan praktis mengenai sistem sertifikasi halal Indonesia, kewajiban regulasi, prosedur sertifikasi, hingga strategi implementasinya.
Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Green Innovation Cooperation Center (GICC), Kim Hee Soon, menyampaikan apresiasi atas tingginya minat perusahaan Korea untuk memahami persyaratan sertifikasi halal di Indonesia.
Ia menegaskan komitmen GICC dalam mendukung pelaku usaha Korea melalui berbagai program berbagi pengetahuan dan kolaborasi yang memfasilitasi masuknya bisnis serta ekspansi usaha di Indonesia.
Seminar ini juga menghadirkan sambutan dari Daniel Asnur dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai faktor strategis untuk mengakses pasar konsumen Indonesia yang sangat besar.
“Sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan kepercayaan. Sertifikasi halal adalah bahasa yang langsung dipahami oleh lebih dari 230 juta konsumen Muslim di Indonesia.”
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk melihat sertifikasi halal sebagai investasi jangka panjang.
“Mari memandang sertifikasi halal bukan sebagai beban, melainkan strategi bisnis. Di Indonesia, halal bukanlah sebuah batasan, melainkan salah satu peluang pasar terbesar yang masih belum sepenuhnya dimanfaatkan.”
Sesi utama disampaikan oleh Song Young Seok, CEO PT Young Seng Consulting sekaligus pengawas halal bersertifikat. Dalam paparannya, ia memberikan panduan praktis mengenai kebijakan sertifikasi halal di Indonesia, jalur sertifikasi, persyaratan kepatuhan, serta langkah-langkah persiapan yang perlu dilakukan perusahaan Korea.
Peserta juga mendapatkan informasi terkini mengenai regulasi BPJPH, prosedur sertifikasi, dan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).
Selain itu, seminar menghadirkan sesi diskusi bersama Lee Young Jick, Direktur ASEAN-Korea Financial Cooperation Centre, yang memaparkan berbagai program dukungan pendanaan dan peluang kerja sama bagi perusahaan Korea yang ingin membangun maupun memperluas operasional bisnisnya di Indonesia.
“ASEAN-Korea Financial Cooperation Centre akan terus menyediakan berbagai program dukungan pendanaan dan peluang kerja sama untuk mendukung perusahaan Korea yang ingin memasuki dan memperluas bisnis mereka di Indonesia.”
Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai mekanisme dukungan dan inisiatif kolaboratif yang dapat membantu perusahaan Korea membangun kehadiran yang kuat serta mencapai pertumbuhan berkelanjutan di pasar Indonesia.
Melalui seminar ini, para peserta memperoleh pengetahuan dan wawasan praktis untuk mempersiapkan diri menghadapi kewajiban sertifikasi halal di Indonesia sekaligus memahami peluang bisnis di salah satu pasar konsumen Muslim terbesar di dunia.
GICC tetap berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi antara Korea dan Indonesia melalui fasilitasi bisnis, pertukaran pengetahuan, serta berbagai inisiatif kolaboratif yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan kesiapan pasar bagi perusahaan-perusahaan Korea.
(sra)