Darah dan Doa: Propaganda...
1/5
(Kanan - kiri) Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, moderator sekaligus kurator MataWaktu Oscar Motuloh, vokalis The Brandals Arief Adityawan dan Dosen Universitas Tarumanegara Arief Adityawan menjadi narasumber dalam diskusi dalam pameran Propaganda Hoax di Galeri MataWaktu, Sabtu (28/9/2024).
Darah dan Doa: Propaganda...
2/5
Suasana diskusi Wajah Baru Propaganda Indonesiaera Disrupsi di Galeri MataWaktu, Sabtu (28/9/2024).
Darah dan Doa: Propaganda...
3/5
Suasana diskusi Wajah Baru Propaganda Indonesiaera Disrupsi di Galeri MataWaktu, Sabtu (28/9/2024).
Darah dan Doa: Propaganda...
4/5
Pada masa perjuangan kemerdekaan, banyak pegrafis terlibat dalam pembuatan poster atau selebaran. dengan menggunakan teknik cocolan atau sablon, selain dengan cat yang disemprotkan.
Darah dan Doa: Propaganda...
5/5
Karya pegrafis Mulyadi, cetakan poster foto Soekarno dan Moh Hatta yang diimbuhi tulisan, Sekali Merdeka. Basmi Nepotisme.
Darah dan Doa: Propaganda...
Darah dan Doa: Propaganda...
Darah dan Doa: Propaganda...
Darah dan Doa: Propaganda...
Darah dan Doa: Propaganda...

Darah dan Doa: Propaganda Kemerdekaan dan Tantangan Disrupsi Teknologi

Minggu, 29 September 2024 - 14:25 WIB
A A A
JAKARTA - Karya monumental dari Usmar Ismail, bukan sekadar film. Diproduksi pada masa awal kemerdekaan Indonesia, dan telah direstorasi Kemendikbudristek, film ini berfungsi sebagai propaganda pemerintah untuk membakar semangat nasionalisme dan mempersatukan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan yang baru diraih. Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi hadir sebagai pembicara dalam acara pemutaran film dan diskusi “Wajah Baru Propaganda Indonesia Era Disrupsi”, Sabtu (28/9/2024).

Meskipun diproduksi di era yang berbeda, film ini mengajarkan kita tentang pentingnya beradaptasi dengan perubahan zaman. Di era digital yang penuh dengan informasi dan disinformasi, termasuk melalui media sosial, generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menyaring informasi dalam format propaganda yang hadir dengan wajah yang jauh lebih menarik dan melenakan.

Milenial dan gen Z saat ini tengah berjuang di arus disrupsi teknologi dan globalisasi. Mereka berjuang untuk mencapai kesetaraan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesempatan kerja hingga persaingan representasi di berbagai bidang baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa negara seperti India dan China telah menunjukkan kemajuan yang pesat dalam bidang teknologi.

Mereka memiliki ekosistem startup yang kuat, dukungan pemerintah yang besar, dan sumber daya manusia yang memadai.

Agaknya, Matawaktu, Yayasan riset visual, penyelenggara acara berhasil membuat peserta diskusi tercerahkan sekaligus gelisah dengan pertanyaan yang diungkap Oscar Matuloh dalam kalimat akhir kuratorial yang ditulisnya: Adakah kemerdekaan tanpa kesetaraan?
(rat)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Tantangan Jurnalisme...
Tantangan Jurnalisme Visual di Tengah Disrupsi Teknologi Digital
Tahlil dan Doa Bersama...
Tahlil dan Doa Bersama Secara Daring
Bantu Penuhi Kebutuhan...
Bantu Penuhi Kebutuhan Darah, MNC Peduli dan PMI Gelar Donor Darah
DEWG G20, Menkominfo:...
DEWG G20, Menkominfo: Bahas Peluang dan Tantangan Digitalisasi
Harta dan Warisan: Tantangan...
Harta dan Warisan: Tantangan Hukum dalam Perkawinan Campuran
Bunga dan Doa untuk...
Bunga dan Doa untuk KRI Nanggala 402
Foto Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
4 jam yang lalu
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
16 jam yang lalu
Maliq & D’Essentials...
Maliq & D’Essentials Kolaborasi dengan Jakarta Movin Hadirkan Musikal Senja Teduh Pelita
17 jam yang lalu
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
17 jam yang lalu
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
17 jam yang lalu
RANC Bukukan Pendapatan...
RANC Bukukan Pendapatan Rp2,91 Triliun, Kinerja Operasional Menguat
17 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mantan Menhan Ryamizard...
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan di TMP Kalibata
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Dikebut, Alat Berat Diturunkan
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi