Nelayan Kenjeran Perbaiki...
1/6
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur.
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
2/6
Puluhan perahu tradisional milik nelayan Kenjeran ini rusak akibat glombang tinggi dan angin kencang yang menerjang pesisir Kota Surabaya, pada Rabu (11/11) malam.
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
3/6
Pasca peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak 39 perahu nelayan mengalami kerusakan. Sejumlah peralatan hilang, dan empat di antaranya sempat tenggelam.
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
4/6
Untuk mengantipasi adanya gelombang pasang susulan, Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya mengatakan, mendirikan 8 pos pantau di pesisir pantai Surabaya.
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
5/6
BMKG memprediksi akan ada peningkatan kondisi pasang air laut yang mengancam daerah pesisir Timur Surabaya. Diperkirakan terjadi pada pada 15-17 November 2020, pukul 20.00-21.00 WIB.
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
6/6
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/11/2020).
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
Nelayan Kenjeran Perbaiki...
Nelayan Kenjeran Perbaiki...

Nelayan Kenjeran Perbaiki Perahu yang Rusak Pasca Diterjang Gelombang Tinggi

Jum'at, 13 November 2020 - 14:07 WIB
A A A
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/11/2020). Puluhan perahu tradisional milik nelayan Kenjeran ini rusak akibat glombang tinggi dan angin kencang yang menerjang pesisir Kota Surabaya, pada Rabu (11/11) malam.

Pasca peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak 39 perahu nelayan mengalami kerusakan. Sejumlah peralatan hilang, dan empat di antaranya sempat tenggelam. Untuk mengantipasi adanya gelombang pasang susulan, Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya mengatakan, mendirikan 8 pos pantau di pesisir pantai Surabaya.

BMKG memprediksi akan ada peningkatan kondisi pasang air laut yang mengancam daerah pesisir Timur Surabaya. Diperkirakan terjadi pada pada 15-17 November 2020, pukul 20.00-21.00 WIB.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Gelombang Tinggi, Nelayan...
Gelombang Tinggi, Nelayan Kenjeran Surabaya Memilih Tidak Melaut
Gelombang Laut Tinggi,...
Gelombang Laut Tinggi, Nelayan Takalar Takut Melaut
Rumah Warga Rusak Terdampak...
Rumah Warga Rusak Terdampak Gelombang Tinggi di Pantai Pebuahan Jembrana Bali
Peringatan Gelombang...
Peringatan Gelombang Tinggi Pantai Padang
Lomba Dayung Perahu...
Lomba Dayung Perahu Nelayan di Semarang
Waspada Gelombang Tinggi...
Waspada Gelombang Tinggi di Selatan Pulau Jawa
Foto Terkini
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
6 menit yang lalu
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
52 menit yang lalu
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
6 jam yang lalu
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
6 jam yang lalu
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
1 hari yang lalu
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
McDonald’s Indonesia...
McDonald’s Indonesia Luncurkan FIFA Goes to McD Jelang World Cup 2026