Mengintip Peternakan...
1/7
Pekerja memerah susu di peternakan sapi perah milik Subhan di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Mengintip Peternakan...
2/7
Pekerja memerah susu di peternakan sapi perah milik Subhan di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Mengintip Peternakan...
3/7
Akhir-akhir ini peternak sapi perah lokal mengeluhkan penurunan penjualan susu sapi mereka di tingkat konsumen.
Mengintip Peternakan...
4/7
Salah satunya Subhan pemilik peternakan sapi perah milik Subhan di kawasan Duren Tiga, Jakarta.
Mengintip Peternakan...
5/7
Hal ini disebabkan melimpahnya pasokan susu impor di pasar Indonesia akibat kebijakan bebas bea masuk dan harga susu impor yang lebih murah.
Mengintip Peternakan...
6/7
Sebelum melimpahnya susu impor, penjualan susu sapi peternakan milik Subhan ini mencapai 80% untuk konsumen, namun saat ini hanya laku terjual 50%.
Mengintip Peternakan...
7/7
Untuk tetap bertahan, Subhan menjual susu sapi hasil peternakannya ke warga sekitar dengan harga Rp12.000 perliter. Selain itu juga dijual ke koperasi dengan harga yang lebih murah yakni Rp6.000 perliter.
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan...

Mengintip Peternakan Sapi Perah Ditengah Menurunnya Penjualan Susu Sapi Lokal

Jum'at, 29 November 2024 - 18:29 WIB
A A A
Pekerja memerah susu di peternakan sapi perah milik Subhan di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Akhir-akhir ini peternak sapi perah lokal mengeluhkan penurunan penjualan susu sapi mereka di tingkat konsumen. Salah satunya Subhan pemilik peternakan sapi perah milik Subhan di kawasan Duren Tiga, Jakarta.

Hal ini disebabkan melimpahnya pasokan susu impor di pasar Indonesia akibat kebijakan bebas bea masuk dan harga susu impor yang lebih murah.

Sebelum melimpahnya susu impor, penjualan susu sapi peternakan milik Subhan ini mencapai 80% untuk konsumen, namun saat ini hanya laku terjual 50%.

Untuk tetap bertahan, Subhan menjual susu sapi hasil peternakannya ke warga sekitar dengan harga Rp12.000 perliter. Selain itu juga dijual ke koperasi dengan harga yang lebih murah yakni Rp6.000 perliter.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Mengunjungi Peternakan...
Mengunjungi Peternakan Susu Unta di Arab Saudi
Kebutuhan Susu Sapi...
Kebutuhan Susu Sapi Segar Makin Diminati
Edukasi Tekankan Waspada...
Edukasi Tekankan Waspada Alergi Susu Sapi pada Anak
Harga Sapi Impor Mahal,...
Harga Sapi Impor Mahal, Sapi Lokal Diguyur ke Pasar
Mengintip Peternakan...
Mengintip Peternakan Telur Omega 3 di Kabupaten Gowa
Penjualan Sapi Kurban...
Penjualan Sapi Kurban di Jakarta Menurun
Foto Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
11 jam yang lalu
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
11 jam yang lalu
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
16 jam yang lalu
ASRIM Dorong Langkah...
ASRIM Dorong Langkah Berkelanjutan Jaga Ketahanan Industri Minuman Kemasan
16 jam yang lalu
Inovasi Tarif Pengiriman...
Inovasi Tarif Pengiriman Paket Ringan Dukung UMKM dan Belanja Daring
16 jam yang lalu
McDonald’s Indonesia...
McDonald’s Indonesia Luncurkan FIFA Goes to McD Jelang World Cup 2026
20 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi
SPTO Bagikan Dividen...
SPTO Bagikan Dividen Rp189 Miliar dari Laba 2025
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama