EMT Indonesia Layani...
1/3
Pelayanan medis untuk masyarakat Myanmar masih berlangsung hingga Minggu (20/4). Hari ini tepat 14 hari EMT Indonesia mengoperasikan pos kesehatan di Nay Pyi Taw pascagempa M7,7 yang terjadi pada 28 Maret 2025 lalu.
EMT Indonesia Layani...
2/3
Pelayanan medis untuk masyarakat Myanmar masih berlangsung hingga Minggu (20/4). Hari ini tepat 14 hari EMT Indonesia mengoperasikan pos kesehatan di Nay Pyi Taw pascagempa M7,7 yang terjadi pada 28 Maret 2025 lalu.
EMT Indonesia Layani...
3/3
Pelayanan medis untuk masyarakat Myanmar masih berlangsung hingga Minggu (20/4). Hari ini tepat 14 hari EMT Indonesia mengoperasikan pos kesehatan di Nay Pyi Taw pascagempa M7,7 yang terjadi pada 28 Maret 2025 lalu.
EMT Indonesia Layani...
EMT Indonesia Layani...
EMT Indonesia Layani...

EMT Indonesia Layani 660 Warga Myanmar di Hari ke-14

Senin, 21 April 2025 - 12:13 WIB
A A A
JAKARTA – Pelayanan medis untuk masyarakat Myanmar masih berlangsung hingga Minggu (20/4). Hari ini tepat 14 hari EMT Indonesia mengoperasikan pos kesehatan di Nay Pyi Taw pascagempa M7,7 yang terjadi pada 28 Maret 2025 lalu.

Medical Center Tenaga Cadangan Kesehatan – Emergency Medical Team (TCK-EMT) Indonesia mencatat sebanyak 660 pasien berobat pada hari ini, Minggu (20/4). Dua hari sebelumnya (18/4), Koordinator Tim Kemanusiaan Indonesia Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja menginformasikan jumlah pasien yang ditangani mencapai 535 orang. Ary mengungkapkan antusiasme warga Myanmar sangat besar.

Pelayanan medis akan berakhir pada esok hari (21/4). Menurut Ary, rata-rata jumlah pasien yang dilayani TCK-EMT Indonesia mencapai 315 pasien per hari.

“Diperkirakan bahwa besok jumlah pasien juga akan banyak karena merupakan hari terakhir pelayanan,” ujar Ary, Minggu (20/4).

Lebih lanjut, Ary menyampaikan Pemerintah Indonesia akan menyerahkan semua sarana dan prasarana rumah sakit lapangan kepada pihak 50 Bed Ottarathiri Hospital.

“Penyerahan simbolis akan disaksikan oleh pejabat Kementerian Kesehatan Myanmar,” ujarnya.

Selama pengoperasian Medical Center TCK-EMT Indonesia, sejumlah kasus telah ditangani oleh para dokter spesialis dan umum. Kasus yang tercatat antara lain nyeri otot, radang sendi, luka minor, ISPA, nyeri punggung, vertigo, gastritis, cefalgia. Ada juga kasus darurat yang ditangani di pos kesehatan yang berada di kompleks 50 Bed Ottarathiri Hospital.

Pasien dengan luka robek, luka tusuk, fraktur dan stroke juga ditangani para dokter Indonesia.

Sementara itu, Ary menambahkan pelayanan kesehatan diterima secara baik oleh pemerintah setempat dan khususnya warga Myanmar.

“Apa yang telah dilakukan di sini, pasti akan menjadi kenangan dan catatan yang indah bagi masyarakat Myanmar. Ini kenangan kebaikan rakyat Indonesia yang ditunjukkan melalui EMT dalam masa tanggap darurat pascagempa M7,7,” ujar Ary.

Ia mengatakan, apabila Kementerian Kesehatan Myanmar menginginkan adanya keberlanjutan atau kerja sama antar dua negara, ini dapat dibicarakan melalui jalur bilateral.

Pejabat tinggi Mynmar telah menyempatkan diri untuk meninjau Medical Center TCK-EMT Indonesia beberapa waktu lalu. Menteri Kesehatan Dr. Thet Khaing Win dan Gubernur Nay Pyi Taw Than Tun Oo mengapresiasi pelayanan tim medis Indonesia untuk warganya.

Pos Kesehatan yang beroperasi dari pukul 08.30 – 16.30 waktu setempat ini berlokasi di 50 Bed Ottarathiri Hospital, Distrik Ottara, Nay Pyi Taw.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
14 Hari Tanpa BBM: United...
14 Hari Tanpa BBM: United Bike Tantang Warga Beralih ke Sepeda
Ribuan Warga Myanmar...
Ribuan Warga Myanmar Turun ke Jalan Tolak Kudeta Militer
PMC Gandeng Indonesia...
PMC Gandeng Indonesia CARE Layani Warga Terdampak Longsor Sukabumi
Sikat Myanmar 3-1, Timnas...
Sikat Myanmar 3-1, Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
Dalam 20 Hari, KAI Layani...
Dalam 20 Hari, KAI Layani Lebih dari 4,9 Juta Perjalanan Masyarakat di Indonesia
Pemerintah Aceh Utara...
Pemerintah Aceh Utara Tetapkan Status Darurat Banjir Selama 14 Hari ke Depan
Foto Terkini
Sudaryono Tiba di Kantor...
Sudaryono Tiba di Kantor BGN usai Dilantik Presiden Prabowo
2 jam yang lalu
PPLI dan DESI Perkuat...
PPLI dan DESI Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan
2 jam yang lalu
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
13 jam yang lalu
Safrizal ZA: Gerakan...
Safrizal ZA: Gerakan Indonesia ASRI Harus Menjadi Budaya, Dimulai dari Aksi Nyata Menjaga Lingkungan
13 jam yang lalu
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
17 jam yang lalu
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Ganti Lima Pejabat
17 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman