Melihat Pameran Pointing to the Synchronous Windows di Museum MACAN
Rabu, 11 Juni 2025 - 21:28 WIB
A
A
A
Pengunjung melihat pameran Pointing to the Synchronous Windows di Museum MACAN, Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Pameran terbaru bertajuk Pointing to the Synchronous Windows di Museum MACAN menampilkan pilihan karya dari koleksi museum, termasuk sejumlah karya yang untuk pertama kalinya dipamerkan ke publik. Dibagi dalam dua bagian yang saling terhubung, pameran ini berlandaskan dua konsep utama yang melekat pada eksistensi manusia, tubuh dan ruang, sebagai entitas aktif yang terus-menerus membentuk dan dibentuk oleh konstruksi sosial, budaya, psikologis, bahasa, kosmologi, hingga spasial.
Melalui karya-karya yang dipamerkan, Pointing to the Synchronous Windows mengajak pengunjung untuk merenungkan batas cair antara tubuh dan ruang, bahwa keduanya bukan sekadar wadah pasif, melainkan kekuatan dinamis yang saling berinteraksi, saling mencipta makna. Para seniman yang terlibat menyajikan eksplorasi visual atas bagaimana tubuh manusia menavigasi dan merespons lingkungan spasialnya, sekaligus menantang anggapan bahwa hubungan ini bersifat tetap atau netral.
Pameran terbaru bertajuk Pointing to the Synchronous Windows di Museum MACAN menampilkan pilihan karya dari koleksi museum, termasuk sejumlah karya yang untuk pertama kalinya dipamerkan ke publik. Dibagi dalam dua bagian yang saling terhubung, pameran ini berlandaskan dua konsep utama yang melekat pada eksistensi manusia, tubuh dan ruang, sebagai entitas aktif yang terus-menerus membentuk dan dibentuk oleh konstruksi sosial, budaya, psikologis, bahasa, kosmologi, hingga spasial.
Melalui karya-karya yang dipamerkan, Pointing to the Synchronous Windows mengajak pengunjung untuk merenungkan batas cair antara tubuh dan ruang, bahwa keduanya bukan sekadar wadah pasif, melainkan kekuatan dinamis yang saling berinteraksi, saling mencipta makna. Para seniman yang terlibat menyajikan eksplorasi visual atas bagaimana tubuh manusia menavigasi dan merespons lingkungan spasialnya, sekaligus menantang anggapan bahwa hubungan ini bersifat tetap atau netral.
(sra)