Forum CSR Indonesia dan Alamtri Donasikan Keperluan Sekolah Senilai Rp 12 Milyar
Rabu, 18 Juni 2025 - 18:35 WIB
A
A
A
Jakarta - Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Indonesia bersama dengan Alamtri sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan membagikan sebanyak 10 ribu paket bantuan gratis kepada siswa Sekolah Dasar (SD) dari keluarga kurang mampu disejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan yang dilakukan secara simbolis di SD Swasta (SDS) Kresna, Cililitan, Jakarta timur pada Rabu (18/6) menurut Ketua umum Forum CSR Indonesia Mahir Bayasut merupakan hasil kolaborasi antara pihaknya dengan PT. Alamtri atau Yayasan Adaro, Kementerian Sosial (Kemensos) serta Yayasan Amanah Bangun Negeri.
"Para pihak yang berkolaborasi memberikan bantuan sebanyak 10 ribu paket bantuan yang terdiri dari seragam sekolah, seragam pramuka, sepatu, alat sekolah serta tas. Bantuan yang diberi tajuk 'Satu Seragam Sejuta Harapan' tersebut nantinya juga akan kami lakukan diberbagai titik diseluruh tanah air dan SDS Kresna merupakan salah satu sekolah penerima bantuan dari 4 sekolah lainnya yang berada di Jakarta," ungkap Mahir Bayasut.
Mahir juga menambahkan bahwa 10 ribu paket bantuan tersebut, untuk 1 paket jika dihitung kurang lebih bernilai Rp 1,2 juta. Dengan demikian untuk paket bantuan secara keseluruhan bagi para pelajar yang digelontorkan oleh PT. Alamtri mencapai Rp 12 miliar.
Saat disinggung sekolah-sekolah mana saja yang berhak memperoleh paket bantuan yang dikoordinasikan oleh Forum CSR Indonesia, Mahir menjelaskan pihaknya akan menyasar para pelajar yang kurang mampu setelah melalui proses seleksi yang ketat.
Sepanjang tahun 2025, menurut Mahir, Forum CSR akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan sejumlah korporasi untuk terus memberikan paket bantuan kepada para pelajar yang tersebar diberbagai sekolah terutama dari kalangan yang kurang mampu.
Agar bantuan tepat sasaran dan prioritas menyasar kalangan yang kurang mampu, Forum CSR Indonesia tandas Mahir akan terus berkomunikasi dengan Kementerian Sosial untuk mendapatkan data-data wilayah masyarakat yang kurang mampu tersebar dimana saja.
Forum CSR Indonesia yang tersebar di 34 provinsi jelas Mahir akan terus menjaring dunia usaha dan lembaga sosial untuk terus bisa berdonasi dan memajukan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
"Forum CSR Indonesia adalah fasilitator yang mempertemukan pelaku usaha yang mau berdonasi dengan penerima manfaat. Ketimpangan sosial yang terus terjadi diberbagai wilayah membuat Forum CSR Indonesia merasa terus terpanggil untuk menjadi fasilitator dan mengetuk pintu hati dari pihak korporasi untuk mau berdonasi," papar Mahir lagi.
Selain menyasar kalangan pelajar, Forum CSR Indonesia jelas Mahir juga akan memperhatikan kesejahteraan dan kapasitas keilmuan para guru terutama yang tinggal di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
"Belum lama ini bersama staf khusus wakil presiden, kami tengah merancang program guru merah agar kapasitas para guru di seantero tanah air bisa ditingkatkan dan kemampuan yang telah ditingkatkan tersebut bisa merata tersebar di wilayah-wilayah yang membutuhkan," tutup Mahir Bayasut.
"Para pihak yang berkolaborasi memberikan bantuan sebanyak 10 ribu paket bantuan yang terdiri dari seragam sekolah, seragam pramuka, sepatu, alat sekolah serta tas. Bantuan yang diberi tajuk 'Satu Seragam Sejuta Harapan' tersebut nantinya juga akan kami lakukan diberbagai titik diseluruh tanah air dan SDS Kresna merupakan salah satu sekolah penerima bantuan dari 4 sekolah lainnya yang berada di Jakarta," ungkap Mahir Bayasut.
Mahir juga menambahkan bahwa 10 ribu paket bantuan tersebut, untuk 1 paket jika dihitung kurang lebih bernilai Rp 1,2 juta. Dengan demikian untuk paket bantuan secara keseluruhan bagi para pelajar yang digelontorkan oleh PT. Alamtri mencapai Rp 12 miliar.
Saat disinggung sekolah-sekolah mana saja yang berhak memperoleh paket bantuan yang dikoordinasikan oleh Forum CSR Indonesia, Mahir menjelaskan pihaknya akan menyasar para pelajar yang kurang mampu setelah melalui proses seleksi yang ketat.
Sepanjang tahun 2025, menurut Mahir, Forum CSR akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan sejumlah korporasi untuk terus memberikan paket bantuan kepada para pelajar yang tersebar diberbagai sekolah terutama dari kalangan yang kurang mampu.
Agar bantuan tepat sasaran dan prioritas menyasar kalangan yang kurang mampu, Forum CSR Indonesia tandas Mahir akan terus berkomunikasi dengan Kementerian Sosial untuk mendapatkan data-data wilayah masyarakat yang kurang mampu tersebar dimana saja.
Forum CSR Indonesia yang tersebar di 34 provinsi jelas Mahir akan terus menjaring dunia usaha dan lembaga sosial untuk terus bisa berdonasi dan memajukan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
"Forum CSR Indonesia adalah fasilitator yang mempertemukan pelaku usaha yang mau berdonasi dengan penerima manfaat. Ketimpangan sosial yang terus terjadi diberbagai wilayah membuat Forum CSR Indonesia merasa terus terpanggil untuk menjadi fasilitator dan mengetuk pintu hati dari pihak korporasi untuk mau berdonasi," papar Mahir lagi.
Selain menyasar kalangan pelajar, Forum CSR Indonesia jelas Mahir juga akan memperhatikan kesejahteraan dan kapasitas keilmuan para guru terutama yang tinggal di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
"Belum lama ini bersama staf khusus wakil presiden, kami tengah merancang program guru merah agar kapasitas para guru di seantero tanah air bisa ditingkatkan dan kemampuan yang telah ditingkatkan tersebut bisa merata tersebar di wilayah-wilayah yang membutuhkan," tutup Mahir Bayasut.
(sra)