Kolaborasi ITS–RTF Latih Satgas Perumahan Surabaya
Senin, 18 Agustus 2025 - 13:10 WIB
A
A
A
Sebanyak 64 anggota Satuan Tugas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya mendapat pelatihan khusus pemasangan atap UPVC DR.SHIELD. Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Vokasi Teknik Infrastruktur Sipil ITS ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknisi sekaligus memastikan standar keselamatan kerja di sektor perumahan.
Pelatihan dua hari tersebut menghadirkan narasumber dari industri, akademisi, hingga pemerintah daerah. Materi yang diberikan meliputi pemahaman produk, edukasi keselamatan kerja, hingga praktik langsung pemasangan. “Program ini mengintegrasikan teori teknik sipil dengan praktik lapangan agar peserta memahami standar konstruksi sesuai SKKNI,” ujar Kepala Laboratorium Manajemen dan Pelaksanaan Konstruksi ITS, Akhmad Yusuf Zuhdy.
Pihak DPRKPP menilai kegiatan ini sebagai contoh kolaborasi nyata antara pemerintah, kampus, dan industri. Ketua Tim Kerja Bidang PKP DPRKPP Surabaya, Ismet Jumeidy Papeo, menegaskan, “Kolaborasi seperti ini penting untuk memastikan hunian memenuhi standar aman, nyaman, dan berkelanjutan.” Hal senada disampaikan Kabid DPRKPP Surabaya, Deisy Puspitarini, yang menekankan manfaat pelatihan bagi peningkatan skill satgas serta mendukung visi pembangunan kota.
Manajemen PT Ragam Tangguh Fortindo (RTF) selaku penyelenggara juga berharap pelatihan ini dapat mencetak teknisi handal di bidang pemasangan atap. “Visi kami adalah membentuk aplikator yang memahami karakteristik setiap tipe atap dan cara pemasangannya dengan benar,” kata Fenny Christine, Manager Sales & Marketing RTF. Sementara itu, salah satu peserta, Bakri, mengaku senang mendapat kesempatan ini. “Dengan pelatihan ini, kami lebih paham karakter produk dan teknik pemasangannya,” ucapnya.
Pelatihan dua hari tersebut menghadirkan narasumber dari industri, akademisi, hingga pemerintah daerah. Materi yang diberikan meliputi pemahaman produk, edukasi keselamatan kerja, hingga praktik langsung pemasangan. “Program ini mengintegrasikan teori teknik sipil dengan praktik lapangan agar peserta memahami standar konstruksi sesuai SKKNI,” ujar Kepala Laboratorium Manajemen dan Pelaksanaan Konstruksi ITS, Akhmad Yusuf Zuhdy.
Pihak DPRKPP menilai kegiatan ini sebagai contoh kolaborasi nyata antara pemerintah, kampus, dan industri. Ketua Tim Kerja Bidang PKP DPRKPP Surabaya, Ismet Jumeidy Papeo, menegaskan, “Kolaborasi seperti ini penting untuk memastikan hunian memenuhi standar aman, nyaman, dan berkelanjutan.” Hal senada disampaikan Kabid DPRKPP Surabaya, Deisy Puspitarini, yang menekankan manfaat pelatihan bagi peningkatan skill satgas serta mendukung visi pembangunan kota.
Manajemen PT Ragam Tangguh Fortindo (RTF) selaku penyelenggara juga berharap pelatihan ini dapat mencetak teknisi handal di bidang pemasangan atap. “Visi kami adalah membentuk aplikator yang memahami karakteristik setiap tipe atap dan cara pemasangannya dengan benar,” kata Fenny Christine, Manager Sales & Marketing RTF. Sementara itu, salah satu peserta, Bakri, mengaku senang mendapat kesempatan ini. “Dengan pelatihan ini, kami lebih paham karakter produk dan teknik pemasangannya,” ucapnya.
(sra)