Pemerintah Apresiasi Kolaborasi Sampoerna dan BUMN
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 17:52 WIB
A
A
A
Pemerintah mengapresiasi kolaborasi strategis antara PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan sejumlah BUMN untuk mendorong mendorong pengembangan UMKM lewat SRC. Kolaborasi swasta, BUMN, dan UMKM pada ajang Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 menjadi implementasi Indonesia Incorporated.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 menjadi bukti nyata Indonesia Incorporated yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Acara ini [Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025] adalah bukti nyata namanya Indonesia Incorporated. Bapak Presiden meminta kita mendorong Indonesia Incorporated. Artinya, pemerintah, pelaku usaha, UMKM dan media bersama-sama menjaga resiliensi ekonomi Indonesia," katanya di Jakarta, Kamis (22/8/2025).
Adapun, acara Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 digelar pada 22-23 Agustus 2025 di Smesco, Indonesia, Jakarta. Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 merupakan platform kolaboratif tahunan yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Tahun ini, Sampoerna bersama pemangku kepentingan terkait berupaya meningkatkan kapabilitas SDM pengusaha UMKM agar lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing yang sejalan dengan misi Asta Cita
Pada kesempatan itu, Airlangga ikut menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Sampoerna melalui Sampoerna Retail Community (SRC) dengan sejumlah BUMN, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), Perum BULOG, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan PT Pos Indonesia (Persero).
Airlangga berharap kerja sama SRC dengan BUMN bisa berkontribusi positif bagi perekonomian nasional pada umumnya dan pemilik toko SRC khususnya. Melalui kerja sama itu, SRC juga diharapkan membantu meningkatkan literasi keuangan termasuk memanfaatkan digital payment dari perbankan nasional.
Airlangga menjelaskan, Sampoerna tidak hanya mendampingi toko kelontong melalui SRC, tetapi juga ada Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) untuk pelatihan kewirausahaan. Pemberdayaan UMKM itu, lanjutnya, perlu terus ditingkatkan karena masih banyak UMKM yang perlu mendapatkan pendampingan.
"Saya yakin dengan pengalaman Sampoerna (mendampingi UMKM), jika diperlukan akan membuka network dan akses melalui SRC, peluang menjadi wirausaha semakin tinggi," paparnya.
Pemerintah, tambahnya, mendukung pengembangan UMKM pada sisi pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan sebesar Rp300 triliun. Selain itu, pemerintah, yang memiliki target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada 2026, telah melakukan deregulasi untuk mempermudah perizinan.
Lewat Peraturan Pemerintah 28/2025, Airlangga berharap pelaku UMKM mendapatkan kemudahan ketika mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) atau pun sertifikasi halal. Kebijakan itu juga diharapkan dapat mendorong UMKM lebih terdata dan terdigitalisasi dengan baik.
"Data UMKM yakni 57 juta menjadi basis. Karena bagi pemerintah, selain pertumbuhan ekonomi, yang penting juga pemerataan ekonomi keluarga. Kalau ekonomi keluarga aman, ekonomi secara keseluruhan juga seharusnya aman," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi mengatakan kerja sama strategis SRC dengan BUMN menggambarkan semangat gotong royong antara sektor swasta dan perusahaan milik pemerintah untuk mendorong pemerataan kesejahteraan.
Dia menambahkan Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 merupakan bentuk komitmen Sampoerna untuk mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kualitas SDM dan pendampingan UMKM.
"Pada 2024 lalu melalui Pesta Rakyat UMKM, Sampoerna bersama Kadin berhasil membawa 200 UMKM naik kelas lewat program Wikiexport. Tahun ini, dengan semangat dan visi yang lebih tinggi, kami menargetkan ruang kolaborasi untuk saling terhubung untuk mendorong perkembangan bersama," imbuhnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 menjadi bukti nyata Indonesia Incorporated yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Acara ini [Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025] adalah bukti nyata namanya Indonesia Incorporated. Bapak Presiden meminta kita mendorong Indonesia Incorporated. Artinya, pemerintah, pelaku usaha, UMKM dan media bersama-sama menjaga resiliensi ekonomi Indonesia," katanya di Jakarta, Kamis (22/8/2025).
Adapun, acara Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 digelar pada 22-23 Agustus 2025 di Smesco, Indonesia, Jakarta. Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 merupakan platform kolaboratif tahunan yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Tahun ini, Sampoerna bersama pemangku kepentingan terkait berupaya meningkatkan kapabilitas SDM pengusaha UMKM agar lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing yang sejalan dengan misi Asta Cita
Pada kesempatan itu, Airlangga ikut menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Sampoerna melalui Sampoerna Retail Community (SRC) dengan sejumlah BUMN, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), Perum BULOG, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan PT Pos Indonesia (Persero).
Airlangga berharap kerja sama SRC dengan BUMN bisa berkontribusi positif bagi perekonomian nasional pada umumnya dan pemilik toko SRC khususnya. Melalui kerja sama itu, SRC juga diharapkan membantu meningkatkan literasi keuangan termasuk memanfaatkan digital payment dari perbankan nasional.
Airlangga menjelaskan, Sampoerna tidak hanya mendampingi toko kelontong melalui SRC, tetapi juga ada Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) untuk pelatihan kewirausahaan. Pemberdayaan UMKM itu, lanjutnya, perlu terus ditingkatkan karena masih banyak UMKM yang perlu mendapatkan pendampingan.
"Saya yakin dengan pengalaman Sampoerna (mendampingi UMKM), jika diperlukan akan membuka network dan akses melalui SRC, peluang menjadi wirausaha semakin tinggi," paparnya.
Pemerintah, tambahnya, mendukung pengembangan UMKM pada sisi pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan sebesar Rp300 triliun. Selain itu, pemerintah, yang memiliki target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada 2026, telah melakukan deregulasi untuk mempermudah perizinan.
Lewat Peraturan Pemerintah 28/2025, Airlangga berharap pelaku UMKM mendapatkan kemudahan ketika mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) atau pun sertifikasi halal. Kebijakan itu juga diharapkan dapat mendorong UMKM lebih terdata dan terdigitalisasi dengan baik.
"Data UMKM yakni 57 juta menjadi basis. Karena bagi pemerintah, selain pertumbuhan ekonomi, yang penting juga pemerataan ekonomi keluarga. Kalau ekonomi keluarga aman, ekonomi secara keseluruhan juga seharusnya aman," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi mengatakan kerja sama strategis SRC dengan BUMN menggambarkan semangat gotong royong antara sektor swasta dan perusahaan milik pemerintah untuk mendorong pemerataan kesejahteraan.
Dia menambahkan Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 merupakan bentuk komitmen Sampoerna untuk mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kualitas SDM dan pendampingan UMKM.
"Pada 2024 lalu melalui Pesta Rakyat UMKM, Sampoerna bersama Kadin berhasil membawa 200 UMKM naik kelas lewat program Wikiexport. Tahun ini, dengan semangat dan visi yang lebih tinggi, kami menargetkan ruang kolaborasi untuk saling terhubung untuk mendorong perkembangan bersama," imbuhnya.
(sra)