Menuju Dunia Bebas Asap...
1/3
CEO Philip Morris International (PMI) Jacek Olczak dalam acara Technovation : Smoke-Free by PMI di Dubai, Uni Emirat Arab.
Menuju Dunia Bebas Asap...
2/3
CEO Philip Morris International (PMI) Jacek Olczak dalam acara Technovation : Smoke-Free by PMI di Dubai, Uni Emirat Arab.
Menuju Dunia Bebas Asap...
3/3
CEO Philip Morris International (PMI) Jacek Olczak dalam acara Technovation : Smoke-Free by PMI di Dubai, Uni Emirat Arab.
Menuju Dunia Bebas Asap...
Menuju Dunia Bebas Asap...
Menuju Dunia Bebas Asap...

Menuju Dunia Bebas Asap : Alternatif yang Lebih Baik Daripada Rokok

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:55 WIB
A A A
Jakarta - "Kalau anda belum merokok, jangan mulai. Kalau anda merokok, berhentilah. Tapi kalau anda belum bisa berhenti, beralihlah ke alternatif yang lebih baik.”

Kalimat ini menarik karena diucapkan oleh Jacek Olczak, CEO Philip Morris International (PMI), salah satu perusahaan tembakau terbesar di dunia. “Semua orang setuju bahwa merokok itu berbahaya bagi kesehatan,” ujar Olczak dalam acara Technovation : Smoke-Free by PMI di Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (8/10).

“Pertanyaannya adalah : apa yang bisa kita lakukan untuk membantu para perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaannya?” Tantangan menuju dunia bebas asap faktanya, meskipun masyarakat sepakat bahwa merokok berbahaya, jutaan orang tetap merokok.

“Kenyataannya orang tetap merokok dan mereka akan terus merokok jika kita tidak memberi mereka alternatif,” jelas Olczak. Masih menurut Olczak, teknologi sudah memungkinkan terciptanya produk yang dapat mengurangi paparan zat kimia berbahaya dan berpotensi berbahaya tanpa menghilangkan nikotin.

Berbagai produk bebas asap yang dikembangkan oleh PMI, misalnya produk tembakau yang dipanaskan seperti IQOS, rokok elektronik seperti VEEV dan kantong nikotin seperti ZYN, kini menjadi bagian dari strategi tobacco harm reduction atau pengurangan bahaya tembakau, sebuah upaya untuk mengurangi risiko dari kebiasaan merokok tanpa menghilangkan perilaku mengonsumsi nikotin sepenuhnya.

Belajar dari Jepang dan Swedia

Sebagai contoh, Jepang menjadi laboratorium alami bagi perubahan ini. Setelah 10 tahun diperkenalkannya IQOS, lebih dari 50 persen perokok dewasa di Jepang beralih ke produk tembakau yang dipanaskan ini.

Sementara di Swedia, tingkat perokok telah turun ke angka 5% sebuah ambang batas yang menurut standar kesehatan dianggap sebagai “masalah yang hampir terselesaikan”.

“Itu bukti bahwa jika masyarakat diberi pilihan yang lebih baik dan informasi yang akurat, maka mereka akan berubah,” ujar Olczak.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Festival Kampung Bebas...
Festival Kampung Bebas Asap Rokok di Mojosongo
Mengunjungi Kampung...
Mengunjungi Kampung Bebas Asap Rokok di Matraman
Konvensi Rakyat : Jalan...
Konvensi Rakyat : Jalan Baru Menuju Demokrasi Yang Lebih Sehat
Buruh Gelar Aksi di...
Buruh Gelar Aksi di Depan DPR, Tuntut Kesejahteraan yang Lebih Baik
Smart Home System Berikan...
Smart Home System Berikan Kualitas Hidup yang Lebih Baik Bagi Masyarakat Modern
Diana Dewi: KADIN akan...
Diana Dewi: KADIN akan Berjalan Lebih Baik Walau Ada Dua Kubu yang Berseberangan
Foto Terkini
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
13 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Bilateral,...
Perkuat Sinergi Bilateral, KADIN DKI Jakarta Sukses Perluas Pasar UMKM ke Jepang Jilid Kedua
1 hari yang lalu
TCL Tampilkan Inovasi...
TCL Tampilkan Inovasi Teknologi Rumah Tangga dan Hiburan di Jakarta Fair 2026
1 hari yang lalu
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
1 hari yang lalu
Teater Koma Pentaskan...
Teater Koma Pentaskan Kembali 'Rumah Sakit Jiwa'
1 hari yang lalu
Diduga Terima Gratifikasi...
Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar, Mantan Sekjen MPR Ditahan KPK
2 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Teater Koma Pentaskan...
Teater Koma Pentaskan Kembali 'Rumah Sakit Jiwa'
Diduga Terima Gratifikasi...
Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar, Mantan Sekjen MPR Ditahan KPK
Kapoksi Gerindra Muhammad...
Kapoksi Gerindra Muhammad Rahul Dukung Pengusutan Korupsi Batu Bara
Masuki Hari ke-10, Kebakaran...
Masuki Hari ke-10, Kebakaran TPA Jatiwaringin Tinggal Sisakan Bara Api
Weplay Universe Resmi...
Weplay Universe Resmi Hadir di Jakarta, Ruang K-Entertainment Pertama di Indonesia
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia