Kolaborasi K-24 Group dan Sarihusada Lawan Stunting di Yogyakarta
Senin, 27 Oktober 2025 - 14:06 WIB
A
A
A
Yogyakarta, 26 Oktober 2025 — K-24 Group bersama PT Sarihusada Generasi Mahardhika menggelar Festival Sehat Ceria si Kecil di Taman Pintar Yogyakarta. Acara ini diikuti lebih dari 1.200 peserta dan menghadirkan kegiatan seperti skrining tumbuh kembang anak dan edukasi gizi keluarga.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Yogyakarta dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Sales Director Danone SN Indonesia Rizki Imam Ardhi, serta Founder & CEO K-24 Group dr. Gideon Hartono.
Menurut dr. Hasto, prevalensi stunting di Kota Yogyakarta menurun menjadi 10,49%. “Fokus kami adalah pencegahan sejak dini karena keberhasilannya mencapai 70%, dibanding hanya 20% bila ditangani setelah terjadi stunting,” ujarnya. Ia mengapresiasi kolaborasi K-24 Group dan Sarihusada dalam memperkuat upaya pencegahan stunting.
Rizki Imam Ardhi menambahkan, “Selama lebih dari 71 tahun, Sarihusada berkomitmen memastikan kecukupan nutrisi anak bangsa. Kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk memperluas edukasi dan layanan gizi.”
Sementara itu, dr. Gideon Hartono menekankan bahwa apotek dapat menjadi garda terdepan edukasi kesehatan. “Kami ingin Apotek K-24 bukan hanya tempat memperoleh obat, tapi mitra kesehatan keluarga. Melalui program ini, kami juga menyalurkan bantuan Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak terindikasi stunting, agar bantuan bersifat berkelanjutan,” jelasnya.
Dokter Spesialis Anak dr. Devie Kristiani, Sp.A menegaskan pentingnya deteksi dini dan edukasi orang tua untuk mencegah stunting, karena dampaknya tidak hanya pada tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak dan produktivitas anak di masa depan.
Menutup kegiatan, Angelia Susanto, Healthcare Nutrition Marketing & Strategy Director Sarihusada, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari kampanye “3 Langkah Maju”—memantau pertumbuhan anak, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dan memberikan nutrisi yang tepat—yang telah menjangkau puluhan ribu keluarga di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, K-24 Group dan Sarihusada berkomitmen mendukung Generasi Maju Bebas Stunting, menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Yogyakarta dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Sales Director Danone SN Indonesia Rizki Imam Ardhi, serta Founder & CEO K-24 Group dr. Gideon Hartono.
Menurut dr. Hasto, prevalensi stunting di Kota Yogyakarta menurun menjadi 10,49%. “Fokus kami adalah pencegahan sejak dini karena keberhasilannya mencapai 70%, dibanding hanya 20% bila ditangani setelah terjadi stunting,” ujarnya. Ia mengapresiasi kolaborasi K-24 Group dan Sarihusada dalam memperkuat upaya pencegahan stunting.
Rizki Imam Ardhi menambahkan, “Selama lebih dari 71 tahun, Sarihusada berkomitmen memastikan kecukupan nutrisi anak bangsa. Kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk memperluas edukasi dan layanan gizi.”
Sementara itu, dr. Gideon Hartono menekankan bahwa apotek dapat menjadi garda terdepan edukasi kesehatan. “Kami ingin Apotek K-24 bukan hanya tempat memperoleh obat, tapi mitra kesehatan keluarga. Melalui program ini, kami juga menyalurkan bantuan Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak terindikasi stunting, agar bantuan bersifat berkelanjutan,” jelasnya.
Dokter Spesialis Anak dr. Devie Kristiani, Sp.A menegaskan pentingnya deteksi dini dan edukasi orang tua untuk mencegah stunting, karena dampaknya tidak hanya pada tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak dan produktivitas anak di masa depan.
Menutup kegiatan, Angelia Susanto, Healthcare Nutrition Marketing & Strategy Director Sarihusada, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari kampanye “3 Langkah Maju”—memantau pertumbuhan anak, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, dan memberikan nutrisi yang tepat—yang telah menjangkau puluhan ribu keluarga di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, K-24 Group dan Sarihusada berkomitmen mendukung Generasi Maju Bebas Stunting, menuju Indonesia Emas 2045.
(sra)