Reklamasi Surabaya Waterfront...
1/3
Kota Surabaya akan kembali kehadiran tempat reklamasi yang akan menjadi tempat berbagai fungsi untuk wisata, bisnis dan hunian dimana Pengembang memastikan Proyek Strategis Nasional Surabaya Waterfront Land di Selat Madura, Jawa Timur, tetap dilanjutkan di tengah pro dan kontra masyarakat.
Reklamasi Surabaya Waterfront...
2/3
Proyek itu mencakup pembangunan enam pulau untuk kawasan ekonomi baru seluas 1.084 hektar, dan pengelolaan kawasan laut sekitar 200 hektar.
Reklamasi Surabaya Waterfront...
3/3
?Direktur PT Granting Jaya Surabaya Agung Pramono mengemukakan, pihaknya telah mengantongi izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dokumen analisis masalah dampak lingkungan (amdal) kini dalam tahap finalisasi. Sementara masterplan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Pulau B tengah diajukan ke Dewan Nasional KEK.
Reklamasi Surabaya Waterfront...
Reklamasi Surabaya Waterfront...
Reklamasi Surabaya Waterfront...

Reklamasi Surabaya Waterfront Land Siap Dilanjutkan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:38 WIB
A A A
JAKARTA- Kota Surabaya akan kembali kehadiran tempat reklamasi yang akan menjadi tempat berbagai fungsi untuk wisata, bisnis dan hunian dimana Pengembang memastikan Proyek Strategis Nasional Surabaya Waterfront Land di Selat Madura, Jawa Timur, tetap dilanjutkan di tengah pro dan kontra masyarakat. Proyek itu mencakup pembangunan enam pulau untuk kawasan ekonomi baru seluas 1.084 hektar, dan pengelolaan kawasan laut sekitar 200 hektar.

Surabaya Waterfront Land (SWL) merupakan satu dari 14 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo pada April 2024. PT Granting Jaya yang mengelola Kenjeran Park (Atlantis Land) ditunjuk sebagai operator atau pelaksana.

Direktur PT Granting Jaya Surabaya Agung Pramono mengemukakan, pihaknya telah mengantongi izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dokumen analisis masalah dampak lingkungan (amdal) kini dalam tahap finalisasi. Sementara masterplan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Pulau B tengah diajukan ke Dewan Nasional KEK.

Nantinya, Proyek SWL akan terbagi dalam blok A, B, C dan D. Pulau B yang digadang menjadi KEK akan dikembangkan sebagai kawasan industri perikanan terpadu modern, mencakup perikanan tangkap dan budidaya, industri pengolahan dan gudang pendingin (cold storage), perdagangan hasil laut skala internasional, galangan kapal, infrastruktur pendukung energi, serta logistik ekspor-impor.

”Secara keseluruhan, konsep enam pulau itu ada tiga, yakni industri, pariwisata dan hunian yang akan jadi destinasi baru di Surabaya,” ujar Agung, akhir pekan lalu, di Jakarta.

Menurut Agung, kebutuhan material reklamasi enam pulau itu berkisar 60 juta kubik, yang, antara lain, bersumber dari hasil pengerukan sedimentasi laut di pantai timur Surabaya, serta konsesi-konsesi di sekitarnya seperti di Gresik.Tahap awal reklamasi yakni dengan pembangunan Pulau B yang ditargetkan tuntas pada 2029, paralel dengan tahapan reklamasi lima pulau lainnya.

Pemilik PT Granting Jaya Soetiadji Yudho mengatakan, selama hampir 10 tahun terakhir, wilayah Kenjeran dan sekitarnya di pantai timur Surabaya mengalami pendangkalan akibat lumpur sehingga menyulitkan jalur lalu lintas kapal dan nelayan. Pihaknya akan mengeruk sedimentasi lumpur, seperti di Kenjeran.

Proyek reklamasi pulau seluas total 1.084 hektar memiliki nilai investasi sebesar Rp 72 triliun, melalui kerja sama investasi dengan perusahaan asal China. Ia menargetkan SWL dapat menjadi pusat hilirisasi industri perikanan berskala internasional, menciptakan lapangan kerja, dan menjadikan Surabaya menjadi poros ekonomi maritim Indonesia.

”Indonesia dikenal sebagai negara bahari sehingga kami ingin mengembangkan Kota Surabaya menuju kemaritiman yang mempunyai standar dunia internasional,” kata Yudho.

Agung mengakui, proyek reklamasi itu masih menuai pro dan kontra di masyarakat, dan juga terimbas isu proyek reklamasi nasional yang juga ramai oleh polemik. Penolakan oleh sebagian kalangan dan masyarakat akan diselesaikan lewat sosialisasi.

”Komunikasi kita dengan rakyat belum maksimal. Belum maksimal bukan karena kita tidak mau (sosialisasi), tetapi karena ada tahapannya. Kami tidak mungkin langsung bicara detail dengan masyarakat karena terkait proses administrasi dengan pemerintah,” ujarnya.

Konsultan proyek SWL, Aji Sularso, mengemukakan, tahun ini pihaknya fokus menyelesaikan seluruh dokumen untuk perizinan reklamasi. Pihaknya kini tengah berkejaran dengan waktu untuk memulai reklamasi pada 2026. ”Kami sudah mengantongi PKKPRL dan mengejar waktu karena PKKPRL harus mulai direalisasikan maksimal dalam dua tahun ke depan,” katanya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Penambahan Lahan Reklamasi...
Penambahan Lahan Reklamasi di Makassar
Festival Pemuda 2022...
Festival Pemuda 2022 Siap Digelar di Surabaya
Merugikan Negara, Reklamasi...
Merugikan Negara, Reklamasi Danau Singkarak Dihentikan
Wisata Malam Hari di...
Wisata Malam Hari di Kuching Waterfront
Cawalkot Surabaya Machfud...
Cawalkot Surabaya Machfud Arifin Siap Kawal Pembebasan Surat Ijo
Surabaya Raya PPKM Level...
Surabaya Raya PPKM Level 3, SIB Siap Menyambut Pengunjung
Foto Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Raih Insurance Market Leaders Award 2026
9 jam yang lalu
Sudaryono Tiba di Kantor...
Sudaryono Tiba di Kantor BGN usai Dilantik Presiden Prabowo
10 jam yang lalu
PPLI dan DESI Perkuat...
PPLI dan DESI Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan
10 jam yang lalu
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
21 jam yang lalu
Safrizal ZA: Gerakan...
Safrizal ZA: Gerakan Indonesia ASRI Harus Menjadi Budaya, Dimulai dari Aksi Nyata Menjaga Lingkungan
21 jam yang lalu
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman