Tim Rescue Indonesia CARE Turun Lapangan, Relawan Jakarta Bergerak Galang Donasi
Senin, 01 Desember 2025 - 08:33 WIB
A
A
A
Pascabanjir bandang yang menerjang Sumatra Barat serta sejumlah wilayah di Sumatra Utara dan Aceh, upaya pencarian korban masih terus dilakukan. Banyak warga dilaporkan hilang dan tertimbun reruntuhan bangunan maupun material longsor dan banjir bandang. Tim Rescue Indonesia CARE yang tergabung dalam potensi SAR tetap melakukan pencarian tanpa henti. Di sisi lain, para relawan di Jakarta bergerak menggalang dukungan dari masyarakat melalui kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman.
Hal tersebut disampaikan oleh Jaringan Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri, Minggu (30/11), saat menggelar layanan kesehatan gratis dan penggalangan donasi untuk korban bencana di Semeru dan Sumatra, bertempat di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
“Tim Relawan Indonesia CARE di Sumatra Barat dan Semeru sudah turun langsung ke lokasi. Kondisinya masih sangat memprihatinkan. Di Sumatra Barat, tim Rescue bahkan masih menemukan korban luka di antara reruntuhan bangunan dan timbunan longsor meski sudah beberapa hari pascabencana. Masih banyak juga warga yang hilang,” ujarnya.
Ronal Adithia Pratama, anggota tim Rescue Indonesia CARE sekaligus Ketua Cabang Indonesia CARE Sumatra Barat, membenarkan kondisi tersebut. Ia turun bersama Basarnas, BPBD, dan berbagai potensi SAR lainnya.
“Kami bertugas di Jorong Pincuran Tujuh, Nagari Batipuh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Ada empat rumah yang tertimbun dan hancur. Empat korban sudah ditemukan dalam kondisi terluka, satu lainnya masih hilang,” ungkap Ronal.
Ronal menambahkan bahwa banjir bandang atau gelado juga terjadi di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan. Puluhan titik terdampak cukup parah, dan sejumlah jalur utama provinsi terputus. “Indonesia CARE menerjunkan dua relawan rescue di Sumatra Barat untuk bergabung dalam operasi SAR di bawah komando Basarnas,” jelasnya.
Aksi Galang Dukungan di Jakarta
Di hari yang sama, Relawan Indonesia CARE menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan penggalangan dana di CFD Sudirman. Dipimpin Komandan Relawan Mohammad Syahri atau Bang Choy, mereka menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah serta konsultasi kesehatan ringan.
Sejak pagi, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Salah satu peserta CFD, Bu Sofi, menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah, saya senang bisa periksa tensi lewat Indonesia CARE. Biasanya saya harus ke puskesmas dulu. Sekarang bisa sambil sekalian beramal untuk korban bencana,” ujarnya.
Bang Choy menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat Jakarta peduli terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
“Kita tidak hanya menggalang donasi, tapi juga memberikan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat,” katanya.
Dana yang terkumpul akan disalurkan langsung kepada para penyintas melalui program bantuan kemanusiaan Indonesia CARE. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian sosial relawan Indonesia CARE.
“Tim kami masih berada di lokasi-lokasi bencana. Situasi masih tanggap darurat dan dukungan dari relawan serta masyarakat sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Untuk itu Indonesia CARE membuka donasi juga melalui rekening BSI 7000-555-292 an Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati.
Hal tersebut disampaikan oleh Jaringan Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri, Minggu (30/11), saat menggelar layanan kesehatan gratis dan penggalangan donasi untuk korban bencana di Semeru dan Sumatra, bertempat di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
“Tim Relawan Indonesia CARE di Sumatra Barat dan Semeru sudah turun langsung ke lokasi. Kondisinya masih sangat memprihatinkan. Di Sumatra Barat, tim Rescue bahkan masih menemukan korban luka di antara reruntuhan bangunan dan timbunan longsor meski sudah beberapa hari pascabencana. Masih banyak juga warga yang hilang,” ujarnya.
Ronal Adithia Pratama, anggota tim Rescue Indonesia CARE sekaligus Ketua Cabang Indonesia CARE Sumatra Barat, membenarkan kondisi tersebut. Ia turun bersama Basarnas, BPBD, dan berbagai potensi SAR lainnya.
“Kami bertugas di Jorong Pincuran Tujuh, Nagari Batipuh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Ada empat rumah yang tertimbun dan hancur. Empat korban sudah ditemukan dalam kondisi terluka, satu lainnya masih hilang,” ungkap Ronal.
Ronal menambahkan bahwa banjir bandang atau gelado juga terjadi di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan. Puluhan titik terdampak cukup parah, dan sejumlah jalur utama provinsi terputus. “Indonesia CARE menerjunkan dua relawan rescue di Sumatra Barat untuk bergabung dalam operasi SAR di bawah komando Basarnas,” jelasnya.
Aksi Galang Dukungan di Jakarta
Di hari yang sama, Relawan Indonesia CARE menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan penggalangan dana di CFD Sudirman. Dipimpin Komandan Relawan Mohammad Syahri atau Bang Choy, mereka menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah serta konsultasi kesehatan ringan.
Sejak pagi, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Salah satu peserta CFD, Bu Sofi, menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah, saya senang bisa periksa tensi lewat Indonesia CARE. Biasanya saya harus ke puskesmas dulu. Sekarang bisa sambil sekalian beramal untuk korban bencana,” ujarnya.
Bang Choy menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat Jakarta peduli terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
“Kita tidak hanya menggalang donasi, tapi juga memberikan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat,” katanya.
Dana yang terkumpul akan disalurkan langsung kepada para penyintas melalui program bantuan kemanusiaan Indonesia CARE. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian sosial relawan Indonesia CARE.
“Tim kami masih berada di lokasi-lokasi bencana. Situasi masih tanggap darurat dan dukungan dari relawan serta masyarakat sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Untuk itu Indonesia CARE membuka donasi juga melalui rekening BSI 7000-555-292 an Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati.
(sra)