Dikunjungi KSAD Maruli...
1/2
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyimak penjelasan expert KNDS tentang berbagai jenis amunisi kaliber besar saat berkunjung ke kantor pusat KNDS di Satory, Versailles, Prancis, 19 November 2025.
Dikunjungi KSAD Maruli...
2/2
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyimak penjelasan expert KNDS tentang berbagai jenis amunisi kaliber besar saat berkunjung ke kantor pusat KNDS di Satory, Versailles, Prancis, 19 November 2025.
Dikunjungi KSAD Maruli...
Dikunjungi KSAD Maruli...

Dikunjungi KSAD Maruli Simanjuntak, KNDS Prancis: Kami Merasa Sangat Terhormat

Jum'at, 05 Desember 2025 - 15:49 WIB
A A A
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja penting ke kantor pusat KNDS di kawasan industri pertahanan Satory, Versailles, yang terletak tidak jauh dari Paris, Prancis, pada 19 November 2025.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis dalam memperkuat kemitraan strategis pertahanan, khususnya dalam modernisasi sistem artileri dan percepatan transfer teknologi untuk mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

KNDS Prancis (yang sebelumnya dikenal sebagai Nexter Systems) adalah sistem pertahanan darat terkemuka di Eropa. KNDS Prancis telah menjadi mitra strategis bagi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) selama lebih dari empat dekade, memasok kendaraan lapis baja, sistem senjata, amunisi kaliber sedang hingga besar, serta howitzer self-propelled CAESAR yang kini menjadi backbone artileri TNI AD.

Memperkuat Komitmen Jangka Panjang

Dalam pertemuan di markas besar KNDS, delegasi Mabesad yang dipimpin oleh Kasad Maruli Simanjuntak mendapat showcase langsung berbagai teknologi persenjataan terkini. Selama kunjungan tersebut, KNDS memamerkan solusi kendaraan lapis baja, amunisi kaliber besar, serta sistem artileri unggulan seperti CAESAR dan 105LG.

Kasad melihat langsung produksi KNDS antara lain kendaraan tempur lapis baja, amunisi kaliber besar, serta sistem artileri unggulan, termasuk CAESAR yang digunakan oleh TNI AD. Indonesia sendiri kini tercatat sebagai operator CAESAR terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia dengan 56 unit sistem artileri yang melengkapi tiga batalyon artileri TNI AD.

Thomas Gerard, Chief Representative KNDS Indonesia, menyampaikan antusiasmenya atas kunjungan Kasad dan rombongan. “KNDS merasa sangat terhormat telah menerima kunjungan Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) beserta delegasi Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) di kantor pusat KNDS di Satory, dekat Paris, pada tanggal 19 November,” tuturnya.

Pertemuan ini, menurut Gerard, adalah wujud nyata komitmen untuk terus mendampingi TNI AD dalam perjalanan modernisasi alutsista melalui inovasi teknologi dan kemitraan yang berkelanjutan. “Pada kesempatan ini, KNDS dan Bapak Kasad menegaskan kembali kesediaan kami untuk mempercepat dan semakin memperkuat kemitraan jangka panjang, khususnya dalam sistem artileri, amunisi kaliber besar, dan kemampuan dukungan pemeliharaan,” tuturnya. Lebih lanjut, Gerard menegaskan bahwa KNDS berkomitmen untuk mendampingi TNI AD dalam modernisasi alutsista melalui program transfer dan lokalisasi teknologi di Indonesia.

Kunjungan ini bukan sekadar protokoler, melainkan bagian dari upaya konkret memperdalam kerja sama pertahanan yang berfokus pada transfer teknologi dan lokalisasi produksi. Hal ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertahanan RI yang mendorong peningkatan kandungan lokal dan kemandirian industri pertahanan.

Sejalan dengan hal tersebut, KNDS telah menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung program transfer dan lokalisasi teknologi. Program ini mencakup tidak hanya perakitan lokal sistem artileri, tetapi juga kemampuan pemeliharaan, manufaktur komponen, hingga produksi amunisi kaliber besar yang bertujuan memperkuat rantai pasokan pertahanan nasional.

Kerja sama ini diperluas berdasarkan Letter of Intent (LOI) yang ditandatangani oleh kedua Menteri Pertahanan pada Mei 2025, yang disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron. Kesepakatan ini mencakup pengadaan sistem CAESAR tambahan dan amunisi 155mm.

CAESAR: Andalan Artileri TNI AD

Sistem artileri CAESAR (Camion Équipé d'un Système d'Artillerie) telah menjadi aset strategis bagi TNI AD sejak pengadaan pertamanya pada tahun 2012. Dipasang pada chassis truck 6x6, CAESAR unggul dalam mobilitas tinggi, yang memungkinkannya mencapai kecepatan hingga 100 km/jam di jalan raya. Keunggulan ini mendukung strategi “shoot and scoot” (tembak dan segera pindah) yang esensial di medan operasi modern. Keberhasilan CAESAR di medan tempur tidak lepas dari empat pilar utamanya, yaitu robustness, reliability, survivability, dan accuracy.

Dengan laras 155mm kaliber 52, CAESAR mampu menembak hingga jarak lebih dari 40 kilometer menggunakan amunisi standar NATO, dan dapat diperpanjang hingga 55 kilometer dengan amunisi jangkauan diperpanjang. Sistem navigasi inersia dan komputer balistik canggih menjamin akurasi tinggi dalam setiap tembakan. Sistem yang telah terbukti andal dalam operasi tempur di berbagai teater global, termasuk Mali, Afghanistan, Irak, Lebanon, dan Ukraina ini, telah meningkatkan secara signifikan kemampuan dukungan tembakan jarak jauh TNI AD dalam mengamankan wilayah kepulauan yang luas.

Kerja Sama Pertahanan dan Visi Regional

Kunjungan Kasad Maruli Simanjuntak ke KNDS merupakan bagian integral dari kerja sama pertahanan yang aktif antara Indonesia dan Prancis, yang telah dipayungi oleh Defence Cooperation Agreement (DCA) sejak Agustus 2021. DCA ini menjadi dasar bagi berbagai inisiatif kerja sama teknis dan industri.

Prancis memandang Indonesia sebagai mitra strategis penting di kawasan Indo-Pasifik, dan sebaliknya, Indonesia menilai Prancis sebagai sumber teknologi pertahanan yang andal dengan komitmen kuat terhadap transfer teknologi. Visi jangka panjang KNDS adalah untuk mendukung visi Indonesia agar menjadi lebih mandiri dalam sistem utama pertahanan darat, seperti sistem artileri dan amunisi kaliber besar.

Ke depan, fokus kerja sama tidak hanya pada penambahan kuantitas sistem CAESAR, tetapi juga pengembangan varian baru, peningkatan kemampuan amunisi presisi, dan penguatan ekosistem industri pertahanan lokal. Kunjungan ini menegaskan bahwa kemitraan TNI AD dan KNDS Prancis adalah hubungan strategis jangka panjang yang berkelanjutan, yang ditujukan untuk memperkuat kemandirian pertahanan Indonesia dan kemampuan operasional TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Wisata Dieng Aman Dikunjungi
Wisata Dieng Aman Dikunjungi
TWA Ijen Ramai Dikunjungi...
TWA Ijen Ramai Dikunjungi Wisatawan
Desa Wisata Bajo Mulai...
Desa Wisata Bajo Mulai Dikunjungi Wisatawan
Pelatihan Pemasaran...
Pelatihan Pemasaran Online Sangat Diminati Pelaku UMKM
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Tersangka Korupsi Sahat Tua Simanjuntak
Tak Terasa, Sudah Seminggu...
Tak Terasa, Sudah Seminggu Kami Diisolasi
Foto Terkini
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
4 jam yang lalu
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
4 jam yang lalu
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
10 jam yang lalu
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
10 jam yang lalu
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
1 hari yang lalu
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional