Burhanuddin Abdullah Tegaskan Peran AMA sebagai Akselerator Menuju Indonesia Emas 2045
Sabtu, 06 Desember 2025 - 15:07 WIB
A
A
A
Jakarta – Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia), organisasi manajemen terbesar di Indonesia dengan 14 cabang dari Medan hingga Makassar, resmi mengukuhkan Badan Pengurus Pusat (BPP) masa bakti 2025–2029. Upacara pelantikan yang berlangsung di Gedung PLN Pusat, Jakarta, pada Sabtu, 6 Desember 2025, menandai komitmen baru AMA Indonesia dalam merespons dinamika dan tantangan global maupun nasional.
Amanat Kritis dari Ketua Dewan Pembina
Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia, Dr. Burhanuddin Abdullah, yang sekaligus menyampaikan pidato pembekalan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa meskipun AMA Indonesia memiliki posisi strategis, organisasi ini masih harus bekerja jauh lebih keras untuk mencapai visinya sebagai organisasi manajemen terkemuka, profesional, beretika, dan berdaya saing global.
Ia menantang pengurus baru untuk tampil sebagai “Akselerator Perubahan”, dengan fokus pada tiga misi utama:
Meningkatkan kualitas SDM di sektor-sektor strategis.
Membangun jejaring manajemen sebagai ruang kolaborasi dan sinergi.
Menggalang rasa persahabatan dan kepedulian sosial demi Indonesia yang lebih baik.
Dr. Burhanuddin menekankan bahwa misi tersebut sangat relevan bagi sepuluh sektor penyumbang PDB terbesar, seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan konstruksi, yang semuanya membutuhkan manajemen unggul. Ia berharap kepengurusan baru dapat menempatkan AMA sebagai aktor penting dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Dr. Alex Denni Siapkan Strategi Eksekusi Misi
Ketua Umum BPP AMA Indonesia 2025–2029, Dr. Alex Denni, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru siap menjalankan amanat Dewan Pembina dengan langkah yang lebih cepat, fokus, dan berdampak. Ia menegaskan bahwa strategi kepengurusan akan berorientasi penuh pada eksekusi tiga misi tersebut, dengan target menjadikan AMA organisasi yang profesional, beretika, dan kompetitif di tingkat global.
Dr. Alex juga menekankan pentingnya lima nilai inti AMA (FACES: Forward-looking, Actionizing, Continuous Learning, Ethical Conduct, dan Social Concern) sebagai fondasi penguatan kapasitas SDM di sektor strategis, sejalan dengan pesan Dr. Burhanuddin.
Pelantikan yang dihadiri tokoh-tokoh kunci dari dunia bisnis dan manajemen nasional ini diharapkan menjadi momentum penting bagi AMA Indonesia dalam memperluas kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Amanat Kritis dari Ketua Dewan Pembina
Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia, Dr. Burhanuddin Abdullah, yang sekaligus menyampaikan pidato pembekalan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa meskipun AMA Indonesia memiliki posisi strategis, organisasi ini masih harus bekerja jauh lebih keras untuk mencapai visinya sebagai organisasi manajemen terkemuka, profesional, beretika, dan berdaya saing global.
Ia menantang pengurus baru untuk tampil sebagai “Akselerator Perubahan”, dengan fokus pada tiga misi utama:
Meningkatkan kualitas SDM di sektor-sektor strategis.
Membangun jejaring manajemen sebagai ruang kolaborasi dan sinergi.
Menggalang rasa persahabatan dan kepedulian sosial demi Indonesia yang lebih baik.
Dr. Burhanuddin menekankan bahwa misi tersebut sangat relevan bagi sepuluh sektor penyumbang PDB terbesar, seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan konstruksi, yang semuanya membutuhkan manajemen unggul. Ia berharap kepengurusan baru dapat menempatkan AMA sebagai aktor penting dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Dr. Alex Denni Siapkan Strategi Eksekusi Misi
Ketua Umum BPP AMA Indonesia 2025–2029, Dr. Alex Denni, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru siap menjalankan amanat Dewan Pembina dengan langkah yang lebih cepat, fokus, dan berdampak. Ia menegaskan bahwa strategi kepengurusan akan berorientasi penuh pada eksekusi tiga misi tersebut, dengan target menjadikan AMA organisasi yang profesional, beretika, dan kompetitif di tingkat global.
Dr. Alex juga menekankan pentingnya lima nilai inti AMA (FACES: Forward-looking, Actionizing, Continuous Learning, Ethical Conduct, dan Social Concern) sebagai fondasi penguatan kapasitas SDM di sektor strategis, sejalan dengan pesan Dr. Burhanuddin.
Pelantikan yang dihadiri tokoh-tokoh kunci dari dunia bisnis dan manajemen nasional ini diharapkan menjadi momentum penting bagi AMA Indonesia dalam memperluas kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
(sra)