Indonesia Kuasai 43,5% Pasar Skincare Sensitif ASEAN
Rabu, 11 Februari 2026 - 17:42 WIB
A
A
A
Brand, Marketing, and Sales Director ERHA Skincare Group Afril Wibisono (kiri) bersama dr. Margaretha Indah Maharani, sp.DVE, FINSDV, FAADV dan dr. Panji Respati Satjamanggala, sp.DVE saat talkshow disela peluncuran ERHA SKINSITIVE Ultracalm Face Sunscreen, ERHA ACNEACT Micellar Water, dan HisErha Duo Parfum Premium di Jakarta, Rabu (11/2/2026).Peluncuran ini dilakukan di tengah pertumbuhan signifikan pasar skincare dermatologi di kawasan ASEAN yang pada 2025 mencapai US$ 1,52 miliar pada 2025 dan diproyeksikan tumbuh menjadi US$ 2,29 miliar pada 2030 atau rata-rata tingkat pertumbuhan/Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 8,54%. Indonesia sendiri menjadi pasar terbesar dengan penguasaan 43,5% pangsa pasar skincare sensitif ASEAN.
Sejalan dengan pertumbuhan pasar skincare nasional yang diperkirakan mencapai US$ 4,64 miliar pada 2032, ERHA Skincare Group menegaskan komitmennya sebagai satu-satunya merek skincare dermatologi Indonesia yang telah konsisten selama lebih dari 25 tahun menghadirkan solusi perawatan kulit berbasis praktik klinis nyata.
Sejalan dengan pertumbuhan pasar skincare nasional yang diperkirakan mencapai US$ 4,64 miliar pada 2032, ERHA Skincare Group menegaskan komitmennya sebagai satu-satunya merek skincare dermatologi Indonesia yang telah konsisten selama lebih dari 25 tahun menghadirkan solusi perawatan kulit berbasis praktik klinis nyata.
(sra)