Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
1/3
Pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Surya Vandiantara menilai, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pada bulan Ramadan tahun ini masih tergolong normal dan dalam batas wajar.
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
2/3
Menurutnya, ada beberapa indikator kenaikan harga itu bisa dikatakan masih wajar, diantaranya pertama, kenaikan harga bukan karena kelangkaan barang.
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
3/3
Kedua, kenaikan harga beberapa komoditas pangan tidak diikuti oleh kenaikan harga komoditas atau barang lainnya.
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...

Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:30 WIB
A A A
Jakarta - Pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Surya Vandiantara menilai, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pada bulan Ramadan tahun ini masih tergolong normal dan dalam batas wajar.

Menurutnya, ada beberapa indikator kenaikan harga itu bisa dikatakan masih wajar, diantaranya pertama, kenaikan harga bukan karena kelangkaan barang. Kedua, kenaikan harga beberapa komoditas pangan tidak diikuti oleh kenaikan harga komoditas atau barang lainnya.

"Kemudian, kenaikan harga komoditas pangan masih diikuti oleh kenaikan tingkat konsumsi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa harga pasar hari ini masih dalam jangkauan daya beli masyarakat," jelas Surya dalam keterangannya pada Selasa (24/2).

Sementara itu, stok pangan secara nasional hingga saat ini masih dalam kategori aman. Sehingga menurutnya kenaikan harga ini bukan karena kurangnya produksi, melainkan karena kebiasaan konsumsi masyarakat yang meningkat setiap Ramadan dan Idulfitri.

"Budaya atau kebiasaan mengkonsumsi komoditas pangan lebih banyak ketika Bulan Ramadan menjadi pemicu kenaikan tingkat permintaan di pasar. Kenaikan tingkat permintaan inilah yang akhirnya direspon dengan kenaikan harga oleh para penjual atau produsen," ujarnya menambahkan.

Selain itu, ada pula potensi pedagang nakal atau kartel komoditas pangan yang dengan sengaja memanfaatkan momentum untuk menaikkan harga barang diluar batas kewajaran demi mendapatkan keuntungan berlebih.

"Kartel atau pedagang nakal inilah yang kemudian sejatinya dapat merusak harga pasar. Sehingga harga barang-barang di pasar, bukanlah cerminan dari hukum permintaan-penawaran yang ideal," sambungnya lagi.

Untuk itu, menurut Surya, operasi pasar yang digencarkan pemerintah saat ini sangat penting dan relevan agar harga komoditas pangan dapat lebih terjaga. Ia juga menghimbau pemerintah untuk memberikan hukuman tegas kepada kartel atau pedagang nakal yang mencoba memainkan harga komoditas pangan.

"Tindakan tegas tersebut bisa berupa pencabutan izin usaha, agar memberikan efek jera. Sehingga masyarakat pun akhirnya merasa lebih aman ketika berbelanja di Bulan Ramadan," tutup Surya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Harga Daging Sapi Naik...
Harga Daging Sapi Naik Jelang Bulan Suci Ramadan
Biadab! Israel Masih...
Biadab! Israel Masih Bombardir Kota Gaza Jelang Bulan Ramadan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bisa Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
Harga Pangan Stabil...
Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan, Bukti Keberhasilan Kolaborasi Pemerintah
Kebijakan Harga BBM...
Kebijakan Harga BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia
Konsumsi 220 Ribu Ton...
Konsumsi 220 Ribu Ton per Bulan, Stok Kedelai Aman Jelang Ramadan 2026
Foto Terkini
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
12 jam yang lalu
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
12 jam yang lalu
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
13 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite
13 jam yang lalu
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
13 jam yang lalu
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat Komitmen Waste Management Lewat Program Upscaling Eco Enzyme 2026
14 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Raih Guinness World...
Raih Guinness World Records, Layanan Umrah Indonesia Tembus Standar Global
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Nahkodai Persija Jakarta