Peran Commercial Due...
1/3
Pertumbuhan konsumen dan percepatan adopsi digital terus menarik investor domestik maupun internasional. Di sisi lain, faktor sektoral seperti konsolidasi di jasa keuangan, serta meningkatnya minat pada sektor teknologi, manufaktur, dan energi berkelanjutan turut mendorong aktivitas transaksi.
Peran Commercial Due...
2/3
Marvin Camangeg, Partner (Advisory) BDO di Indonesia, menilai bahwa ke depan, investor akan semakin menuntut kriteria due diligence yang lebih tinggi serta struktur transaksi yang lebih kreatif. Jika kondisi perdagangan global menjadi lebih jelas, arus transaksi diperkirakan akan kembali meningkat, meskipun dengan tingkat selektivitas yang lebih ketat.
Peran Commercial Due...
3/3
Menurut laporan BDOs M&A Horizons 2026, penurunan aktivitas transaksi mid-market global pada 2025 juga dipengaruhi oleh terbatasnya horizon perencanaan strategis di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, kondisi ini tidak sepenuhnya mencerminkan perlambatan permanen. Banyak pemilik bisnis dan investor tetap mempertahankan rencana transaksi mereka dan memilih menunggu momentum pasar yang lebih stabil sebelum melanjutkan kesepakatan.
Peran Commercial Due...
Peran Commercial Due...
Peran Commercial Due...

Peran Commercial Due Diligence dalam Keberhasilan Transaksi M&A Mid-Market

Senin, 16 Maret 2026 - 11:45 WIB
A A A
Jakarta, 16 Maret 2026 - Aktivitas transaksi mid-market global mengalami penurunan pada tahun 2025 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian tarif perdagangan. Meski demikian, sejumlah transaksi yang tertunda masih berada dalam pipeline karena investor memilih menunggu kondisi yang lebih kondusif.

Mid-Market Tetap Tangguh di Tengah Kompleksitas Pasar



Menurut laporan BDO’s M&A Horizons 2026, penurunan aktivitas transaksi mid-market global pada 2025 juga dipengaruhi oleh terbatasnya horizon perencanaan strategis di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, kondisi ini tidak sepenuhnya mencerminkan perlambatan permanen. Banyak pemilik bisnis dan investor tetap mempertahankan rencana transaksi mereka dan memilih menunggu momentum pasar yang lebih stabil sebelum melanjutkan kesepakatan.

Di kawasan Asia Pasifik, transaksi mid-market semakin menjadi fokus utama aktivitas private equity. Investor cenderung memprioritaskan transaksi berskala lebih kecil yang berfokus pada peningkatan operasional dibandingkan dengan akuisisi besar. Di Asia Tenggara, private equity mencatat investasi sekitar US$9,1 miliar melalui 59 transaksi pada 2025, mencerminkan lingkungan investasi yang semakin selektif. Indonesia sendiri tetap menjadi pasar M&A yang aktif dengan nilai sekitar US$6,2 miliar dari 102 transaksi, menunjukkan minat investor yang tetap kuat meskipun penempatan modal dilakukan lebih berhati-hati.

Pertumbuhan konsumen dan percepatan adopsi digital terus menarik investor domestik maupun internasional. Di sisi lain, faktor sektoral seperti konsolidasi di jasa keuangan, serta meningkatnya minat pada sektor teknologi, manufaktur, dan energi berkelanjutan turut mendorong aktivitas transaksi.

Marvin Camangeg, Partner (Advisory) BDO di Indonesia, menilai bahwa ke depan, investor akan semakin menuntut kriteria due diligence yang lebih tinggi serta struktur transaksi yang lebih kreatif. Jika kondisi perdagangan global menjadi lebih jelas, arus transaksi diperkirakan akan kembali meningkat, meskipun dengan tingkat selektivitas yang lebih ketat.

Kinerja yang Andal dan Keberlanjutan Komersial



Secara konvensional, uji tuntas terhadap aspek keuangan, pajak, dan legal berfokus pada verifikasi atas kondisi perusahaan di masa lalu. Proses ini menjawab pertanyaan penting: apakah informasi yang disampaikan kepada investor akurat dan dapat dipercaya?

Namun, investor pada akhirnya ‘membeli’ potensi masa depan, bukan hanya kinerja historis. Sebuah perusahaan dapat memiliki laporan keuangan yang baik, namun pada kenyataannya tetap menghadapi risiko pasar yang menurun, potensi jumlah pelanggan yang menurun, atau perubahan kompetisi yang tidak terlihat dari laporan keuangan saja. Di sinilah commercial due diligence atau uji tuntas secara komersial menjadi komponen penting dalam pengambilan keputusan investasi.

“Memastikan keandalan kinerja historis memang penting, namun menilai apakah pasar yang mendasarinya mampu menopang pertumbuhan di masa depan sama pentingnya. Dalam transaksi M&A, nilai terbesar sering muncul dari kemampuan mengidentifikasi bagaimana dinamika pasar dapat membuka peluang ekspansi di luar kinerja saat ini,” ujar Marvin Camangeg, Partner (Advisory) BDO di Indonesia.

“Hal ini semakin relevan di Indonesia, di mana percepatan adopsi digital, perubahan perilaku konsumen, serta perkembangan regulasi menuntut perusahaan untuk memastikan strategi bisnis yang mampu menjaga pertumbuhan jangka panjang. Evaluasi investasi yang komprehensif biasanya menggabungkan analisis keuangan dengan analisis komersial untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai prospek bisnis,” tambah Marvin Camangeg.

Selain menilai kinerja historis, commercial due diligence juga menganalisis berbagai faktor eksternal seperti kondisi pasar, potensi pertumbuhan, tren industri, kondisi persaingan, serta stabilitas permintaan pelanggan. Analisis ini membantu memastikan bahwa proyeksi pertumbuhan dalam rencana bisnis benar-benar realistis dan didukung oleh kondisi pasar.



Mengapa Analisis Pasar Semakin Penting dalam M&A



Di tengah meningkatnya disrupsi industri, investor kini menghadapi tekanan yang lebih besar untuk memvalidasi kondisi pasar di balik setiap transaksi. Digitalisasi, perubahan rantai pasok global, serta pergeseran perilaku konsumen memperpendek siklus hidup (life cycle) model bisnis tradisional.

Pada saat yang sama, valuasi perusahaan semakin bergantung pada proyeksi pertumbuhan masa depan, terutama di sektor teknologi dan digital. Hal ini berpotensi jika terdapat kesalahan dalam asumsi pasar dapat membawa risiko yang signifikan.

Bagi investor asing yang memasuki Indonesia, kompleksitas dinamika lokal, regulasi, serta tingkat persaingan juga menambah tantangan tersendiri. Dalam konteks ini, validasi pasar secara independen menjadi langkah penting untuk memastikan keputusan investasi yang lebih informatif.

Studi Kasus: Target Akuisisi Manufaktur di Indonesia


Dalam salah satu evaluasi transaksi manufaktur di Indonesia, investor asing menemukan kinerja keuangan yang stabil dan margin yang sehat. Namun melalui commercial due diligence, terungkap bahwa bisnis sangat bergantung pada sejumlah kecil pelanggan dan volume pesanan sebenarnya lebih fluktuatif dibandingkan tren pendapatan. Analisis pasar juga menunjukkan proyeksi pertumbuhan yang terlalu optimistis. Temuan ini membantu investor menyesuaikan valuasi serta menyusun strategi pasca-akuisisi yang lebih realistis.

From Due Diligence to Deal Confidence



Akuisisi yang berhasil membutuhkan lebih dari sekadar laporan keuangan yang telah diverifikasi. Investor juga perlu memahami apakah model bisnis perusahaan benar-benar berkelanjutan dan apakah kondisi pasar mendukung ekspektasi pertumbuhan yang menjadi dasar valuasi transaksi.

Pengalaman menunjukkan bahwa transaksi yang menciptakan nilai jangka panjang umumnya adalah transaksi di mana pertanyaan komersial telah dijawab dengan jelas sebelum kesepakatan ditandatangani. Dengan meningkatnya standar due diligence, investor yang mengintegrasikan analisis komersial dalam proses evaluasi akan berada pada posisi yang lebih kuat untuk menangkap peluang nilai jangka panjang di pasar mid-market Asia Tenggara yang terus berkembang.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Grant Thornton Indonesia...
Grant Thornton Indonesia Ungkap Peran Vital Perusahaan Mid-Market dalam Ekosistem Bisnis Berkelanjutan
Peran Penting Keuangan...
Peran Penting Keuangan dalam Mengatasi Perubahan Iklim
Peran Keamanan Siber...
Peran Keamanan Siber dalam Melindungi Infrastruktur Nasional
Redaktur Sindonews Paparkan...
Redaktur Sindonews Paparkan Peran Media Dalam Pemilu
Penuhi Kebutuhan Transaksi...
Penuhi Kebutuhan Transaksi Pedagang, Bank BTN Buka KCP Pasar Tanah Abang Blok A
Peran Nyata Perusahaan...
Peran Nyata Perusahaan Dalam Menjaga Keberlangsungan Sosial Masyarakat
Foto Terkini
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
5 jam yang lalu
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
5 jam yang lalu
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
11 jam yang lalu
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
11 jam yang lalu
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
1 hari yang lalu
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Skuad Garuda Jalani...
Skuad Garuda Jalani Latihan Resmi Jelang Laga Kontra Oman di GBK
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional