Studi IHDC: Keterkaitan Stunting, Anemia, dan Gizi terhadap Daya Ingat Anak
Rabu, 15 April 2026 - 19:19 WIB
A
A
A
(Kiri–kanan) Influencer sekaligus ibu dari dua anak, Putri Titian; President of Indonesian Nutrition Association, Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK(K); Ketua Dewan Pembina Indonesia Health Development Center (IHDC), Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek; serta Executive Director IHDC, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, memaparkan hasil studi IHDC di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
IHDC sebagai organisasi independen di bidang kesehatan komunitas, dengan dukungan Danone Indonesia, meluncurkan publikasi hasil studi berbasis data lokal yang mengkaji keterkaitan antara stunting, anemia defisiensi besi, serta asupan gizi dengan fungsi working memory anak usia sekolah.
Hasil studi ini semakin menegaskan pentingnya peran berbagai pihak dalam memastikan pemenuhan gizi anak sejak dini. Sebagai riset berbasis data lokal, temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam mendorong penanganan masalah gizi anak yang lebih terarah dan berkelanjutan, mulai dari pendekatan preventif, edukasi gizi, hingga penguatan peran keluarga dan lingkungan sekolah dalam membentuk kebiasaan makan sehat.
IHDC sebagai organisasi independen di bidang kesehatan komunitas, dengan dukungan Danone Indonesia, meluncurkan publikasi hasil studi berbasis data lokal yang mengkaji keterkaitan antara stunting, anemia defisiensi besi, serta asupan gizi dengan fungsi working memory anak usia sekolah.
Hasil studi ini semakin menegaskan pentingnya peran berbagai pihak dalam memastikan pemenuhan gizi anak sejak dini. Sebagai riset berbasis data lokal, temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam mendorong penanganan masalah gizi anak yang lebih terarah dan berkelanjutan, mulai dari pendekatan preventif, edukasi gizi, hingga penguatan peran keluarga dan lingkungan sekolah dalam membentuk kebiasaan makan sehat.
(sra)