Sarihusada Raih Penghargaan Platinum dalam WISCA 2026
Jum'at, 15 Mei 2026 - 23:26 WIB
A
A
A
Jakarta, 15 Mei 2026 – PT Sarihusada Generasi Mahardika (Sarihusada) meraih Penghargaan Keselamatan Kerja Level Platinum dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menerapkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara berkelanjutan di seluruh operasional perusahaan.
Penghargaan diserahkan oleh Chairman World Safety Organization (WSO) Indonesia, Soehatman Ramli, kepada Factory Director Sarihusada East Factory, Lastiani Amy Rosalina, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (8/5). Penilaian dilakukan melalui pengukuran budaya keselamatan, verifikasi dokumen, dan Focus Group Discussion (FGD) secara independen dan profesional.
Factory Director Sarihusada East Factory, Lastiani Amy Rosalina, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh lini organisasi. Menurutnya, keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, tetapi telah menjadi budaya dan tanggung jawab bersama.
Untuk mendukung implementasi budaya K3, Sarihusada menjalankan berbagai program keselamatan, seperti Safety Trigger terintegrasi dengan Integrated Work System (IWS), Job Cycle Check (JCC), Leader Coaching on The Floor (LCOTF), serta berbagai asesmen keselamatan operasional seperti Hazard Area Classification (HAC), Machine Assessment Safety (MAS), dan Powered Industrial Vehicle Assessment (PIV).
Melalui penghargaan ini, Sarihusada menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan sekaligus mendukung penguatan budaya keselamatan kerja di Indonesia.
Penghargaan diserahkan oleh Chairman World Safety Organization (WSO) Indonesia, Soehatman Ramli, kepada Factory Director Sarihusada East Factory, Lastiani Amy Rosalina, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (8/5). Penilaian dilakukan melalui pengukuran budaya keselamatan, verifikasi dokumen, dan Focus Group Discussion (FGD) secara independen dan profesional.
Factory Director Sarihusada East Factory, Lastiani Amy Rosalina, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh lini organisasi. Menurutnya, keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, tetapi telah menjadi budaya dan tanggung jawab bersama.
Untuk mendukung implementasi budaya K3, Sarihusada menjalankan berbagai program keselamatan, seperti Safety Trigger terintegrasi dengan Integrated Work System (IWS), Job Cycle Check (JCC), Leader Coaching on The Floor (LCOTF), serta berbagai asesmen keselamatan operasional seperti Hazard Area Classification (HAC), Machine Assessment Safety (MAS), dan Powered Industrial Vehicle Assessment (PIV).
Melalui penghargaan ini, Sarihusada menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan sekaligus mendukung penguatan budaya keselamatan kerja di Indonesia.
(sra)