Allianz Indonesia Perkuat...
1/5
Allianz Indonesia menyelenggarakan kegiatan upscaling Eco Enzyme di dua sekolah dasar negeri di Jakarta, yaitu SDN Rawamangun 02 dan SDN Pondok Kopi 02.
Allianz Indonesia Perkuat...
2/5
Melalui kegiatan ini, Eco Enzyme tidak hanya dikenalkan sebagai hasil fermentasi sampah organik, tetapi juga sebagai pendekatan yang mengajarkan bahwa sisa bahan rumah tangga dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan pilar CSR Allianz Indonesia di bidang Lingkungan.
Allianz Indonesia Perkuat...
3/5
Melalui kegiatan ini, Eco Enzyme tidak hanya dikenalkan sebagai hasil fermentasi sampah organik, tetapi juga sebagai pendekatan yang mengajarkan bahwa sisa bahan rumah tangga dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan pilar CSR Allianz Indonesia di bidang Lingkungan.
Allianz Indonesia Perkuat...
4/5
Melalui kegiatan ini, Eco Enzyme tidak hanya dikenalkan sebagai hasil fermentasi sampah organik, tetapi juga sebagai pendekatan yang mengajarkan bahwa sisa bahan rumah tangga dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan pilar CSR Allianz Indonesia di bidang Lingkungan.
Allianz Indonesia Perkuat...
5/5
Melalui kegiatan ini, Eco Enzyme tidak hanya dikenalkan sebagai hasil fermentasi sampah organik, tetapi juga sebagai pendekatan yang mengajarkan bahwa sisa bahan rumah tangga dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan pilar CSR Allianz Indonesia di bidang Lingkungan.
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat...

Allianz Indonesia Perkuat Komitmen Waste Management Lewat Program Upscaling Eco Enzyme 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:53 WIB
A A A
Jakarta, 9 Juni 2026 – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah (waste management) secara konsisten dan berkelanjutan melalui program Eco Enzyme, sejalan dengan pilar CSR Allianz Indonesia di bidang Lingkungan.

Program ini telah dijalankan sejak 2022 dan terus berkembang sebagai upaya membangun kebiasaan, pengetahuan, serta praktik pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan. Berawal dari pelatihan dan pendampingan dalam mengolah sisa kulit buah dan potongan sayur menjadi cairan Eco Enzyme, program ini kemudian dikembangkan ke tahap upscaling agar manfaatnya semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari. Pada 2026, fokus program diarahkan pada pendampingan pembuatan produk yang lebih layak guna dan berpotensi memiliki nilai ekonomi, sehingga dapat mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis komunitas sekolah.

Sebagai bagian dari tahapan tersebut, Allianz Indonesia baru saja menyelenggarakan kegiatan upscaling Eco Enzyme di dua sekolah dasar negeri di Jakarta, yaitu SDN Rawamangun 02 pada 13 Mei 2026 dan SDN Pondok Kopi 02 pada 19 Mei 2026. Melalui kegiatan ini, Eco Enzyme tidak hanya dikenalkan sebagai hasil fermentasi sampah organik, tetapi juga sebagai pendekatan yang mengajarkan bahwa sisa bahan rumah tangga dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Sebelum memasuki fase upscaling, kelompok kerja (Pokja) yang terdiri dari guru, murid, dan orang tua murid terlebih dahulu mengumpulkan sisa kulit buah serta potongan sayur untuk difermentasi dalam wadah tertutup selama tiga bulan. Setelah masa fermentasi selesai, cairan Eco Enzyme dipanen dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti cairan pembersih lantai, pencuci piring, penghilang bau, pengusir serangga, hingga pupuk tanaman.

Tidak berhenti pada hasil cairannya, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan ampas fermentasi yang sering kali dianggap sebagai sisa proses. Dalam program upscaling kali ini, ampas Eco Enzyme diolah menjadi dua produk sederhana namun bernilai guna, yaitu bantal terapi dan pengharum ruangan. Bantal terapi dibuat dari ampas hasil fermentasi kulit buah dan sayuran yang dimanfaatkan sebagai alternatif kompres alami untuk membantu meredakan nyeri sekaligus memberikan efek relaksasi aromaterapi. Sementara itu, pengharum ruangan dibuat dari ampas panen yang telah dikeringkan, lalu dikemas dalam kantong kain berpori untuk menghasilkan pengharum ruangan alami.

Melalui pendekatan ini, Allianz Indonesia ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah organik tidak harus rumit. Dengan edukasi yang tepat dan praktik yang sederhana, sampah dapat diolah kembali menjadi produk yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Nilai inilah yang terus didorong dalam pelaksanaan program, agar peserta tidak hanya memahami prosesnya, tetapi juga melihat manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung.

Kegiatan di dua sekolah ini melibatkan ekosistem sekolah secara menyeluruh, mulai dari guru, komite sekolah, wali murid, hingga para murid. Keterlibatan lintas unsur ini menjadi penting karena perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah membutuhkan peran bersama. Saat anak belajar memilah dan mengolah sampah sejak dini, sekolah menjadi ruang pembiasaan, sementara keluarga membantu memastikan praktik tersebut dapat berlanjut di rumah. Dengan cara ini, kebiasaan mengelola sampah dari sumber diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Upaya ini juga sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Melalui program ini, pembelajaran di sekolah diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

“Di Allianz Indonesia, kami percaya bahwa pengelolaan sampah membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan pembiasaan yang dimulai dari lingkungan terdekat. Melalui program Eco Enzyme, kami ingin mendorong masyarakat, termasuk komunitas sekolah, untuk melihat bahwa sampah organik memiliki nilai guna ketika dikelola dengan tepat. Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang nilai tambah yang bermanfaat bagi komunitas,” ujar Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli.

Bagi Allianz Indonesia, program Eco Enzyme merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat praktik waste management yang berkelanjutan. Dengan menghubungkan edukasi, praktik langsung, dan pemanfaatan hasil olahan, Allianz Indonesia berharap inisiatif ini dapat terus menumbuhkan kebiasaan baik, memperluas manfaat bagi masyarakat, dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
United Bike Perkuat...
United Bike Perkuat Komitmen Lewat Inovasi Sepeda Anak 2026
Bank Mandiri Perkuat...
Bank Mandiri Perkuat Komitmen Sosial Lewat Program Kurban di Iduladha 1466 H
Generali Indonesia dan...
Generali Indonesia dan Jejakin Tanam Komitmen Hijau Lewat Program PLAN & PLANT
Allianz Indonesia Dukung...
Allianz Indonesia Dukung Program Percepatan Vaksin di Indonesia
Perkuat Hubungan Dengan...
Perkuat Hubungan Dengan Nasabah Lewat Program Wonderful Journey
Komitmen Perkuat Ekosistem...
Komitmen Perkuat Ekosistem EV di Indonesia
Foto Terkini
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
5 jam yang lalu
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
5 jam yang lalu
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
7 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite
7 jam yang lalu
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
7 jam yang lalu
Allianz Indonesia Perkuat...
Allianz Indonesia Perkuat Komitmen Waste Management Lewat Program Upscaling Eco Enzyme 2026
8 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Raih Guinness World...
Raih Guinness World Records, Layanan Umrah Indonesia Tembus Standar Global
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Raih Gelar Indonesia Open 2026
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik