Puncak Harganas 2026 Perkuat Peran Ayah Lewat GATI
Selasa, 23 Juni 2026 - 12:55 WIB
A
A
A
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Nopian Andusti dalam acara media briefing peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 akan diselenggarakan di Benteng Vredeburg, Yogyakarta, pada 29 Juni 2026. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak sekaligus menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Melalui Harganas 2026, pemerintah juga mendorong implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendidikan karakter, dan tumbuh kembang anak. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Pemerintah juga mengajak seluruh orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak serta mendampingi penggunaan teknologi digital secara bijak sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 akan diselenggarakan di Benteng Vredeburg, Yogyakarta, pada 29 Juni 2026. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak sekaligus menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Melalui Harganas 2026, pemerintah juga mendorong implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendidikan karakter, dan tumbuh kembang anak. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Pemerintah juga mengajak seluruh orang tua membangun komunikasi yang baik dengan anak serta mendampingi penggunaan teknologi digital secara bijak sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
(sra)