Perkuat Ketahanan Gizi...
1/3
Forum peluncuran laporan kesehatan terbaru EU-ABC menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi dan sektor swasta untuk membahas langkah bersama dalam mendukung agenda kesehatan nasional dan perluasan akses pangan bergizi melalui program Makan Bergizi Gratis
Perkuat Ketahanan Gizi...
2/3
Forum peluncuran laporan kesehatan terbaru EU-ABC menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi dan sektor swasta untuk membahas langkah bersama dalam mendukung agenda kesehatan nasional dan perluasan akses pangan bergizi melalui program Makan Bergizi Gratis
Perkuat Ketahanan Gizi...
3/3
Forum peluncuran laporan kesehatan terbaru EU-ABC menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi dan sektor swasta untuk membahas langkah bersama dalam mendukung agenda kesehatan nasional dan perluasan akses pangan bergizi melalui program Makan Bergizi Gratis
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi...

Perkuat Ketahanan Gizi Indonesia, EU-ASEAN Business Council Dorong Kemitraan Lintas Sektor

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:32 WIB
A A A
Forum peluncuran laporan kesehatan terbaru EU-ABC menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi dan sektor swasta untuk membahas langkah bersama dalam mendukung agenda kesehatan nasional dan perluasan akses pangan bergizi melalui program Makan Bergizi Gratis --

Jakarta - Para pemimpin bisnis Eropa menyerukan penguatan kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta guna mempercepat upaya peningkatan ketahanan gizi, mendorong pola hidup sehat serta memperluas akses terhadap layanan kesehatan preventif di ASEAN. Seruan tersebut disampaikan dalam forum yang mempertemukan pembuat kebijakan Indonesia, pakar kesehatan masyarakat dan pelaku industri pada peluncuran laporan kesehatan terbaru ASEAN yang diterbitkan oleh EU-ASEAN Business Council (EU-ABC).

Laporan bertajuk Health, Nutrition & Lifestyle : Boosting ASEAN’s Health and Economic Resilience Through a Life-Course Framework menyoroti pentingnya pendekatan kebijakan berbasis siklus kehidupan (life-course approach) untuk memperkuat ketahanan kesehatan dan ekonomi kawasan. Laporan ini menggarisbawahi tiga pilar strategis utama, yakni ketahanan gizi, penerapan gaya hidup sehat dan penguatan praktik perawatan mandiri (self-care), sebagai fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang lebih sehat dan produktif.

Dalam laporan tersebut, kesehatan preventif diposisikan sebagai investasi strategis yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan beban pembiayaan kesehatan, peningkatan produktivitas tenaga kerja serta penguatan daya saing ekonomi ASEAN dalam jangka panjang. Peluncuran laporan ini berlangsung seiring dengan komitmen Indonesia dalam memperkuat agenda kesehatan dan gizi nasional.

Salah satu inisiatif utama yang tengah dijalankan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Upaya tersebut juga didukung oleh berbagai program pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting, memperkuat layanan kesehatan preventif serta meningkatkan ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Upaya Indonesia untuk meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, mulai dari inisiatif berskala besar seperti program Makan Bergizi Gratis hingga berbagai upaya penurunan stunting, menunjukkan bahwa prioritas yang ditetapkan sudah berada di jalur yang tepat. Tantangan utamanya kini adalah memastikan implementasi berbagai program tersebut dapat berjalan secara efektif dalam skala yang luas. Seiring dengan langkah Indonesia dalam menjalankan berbagai inisiatif gizi yang ambisius seperti MBG, kolaborasi multipihak akan menjadi kunci untuk menerjemahkan ambisi kebijakan menjadi hasil yang terukur. Kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, akademisi dan masyarakat sipil dapat membantu memperkuat ketahanan gizi, meningkatkan kesehatan masyarakat serta membangun ketahanan ekonomi jangka panjang," ungkap Chris Humphrey, Direktur Eksekutif, EU-ASEAN Business Council pada Selasa (30/06).

Sejalan dengan pesan tersebut, laporan kesehatan ASEAN yang disusun oleh EU-ABC memuat 29 rekomendasi utama mengenai bagaimana pemerintah dan sektor industri dapat bekerja sama untuk meningkatkan hasil gizi masyarakat, memperkuat upaya kesehatan preventif serta membangun sistem konsumsi yang lebih berkelanjutan dan sirkular, dengan mengacu pada pengalaman dari Eropa maupun kawasan ASEAN.

Sejalan dengan temuan dan rekomendasi dalam laporan tersebut, diskusi panel yang menyertainya menegaskan urgensi respons yang terkoordinasi dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi malnutrisi serta meningkatnya beban penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia dan kawasan ASEAN. Menghadirkan perwakilan dari pemerintah, akademisi dan sektor industri, diskusi ini menyoroti pentingnya beralih dari ketahanan pangan (food security) menuju ketahanan gizi (nutrition security), dengan memastikan bahwa pangan tidak hanya tersedia, tetapi juga aman, bergizi, terjangkau dan mudah diakses.

Para panelis menekankan pentingnya kebijakan berbasis bukti, inovasi serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan yang masih berlangsung, seperti stunting, defisiensi mikronutrien, obesitas dan pola konsumsi yang kurang sehat. Diskusi juga menyoroti peran pelabelan gizi, reformulasi produk pangan, program makan bergizi di sekolah, peningkatan literasi kesehatan serta berbagai langkah kesehatan preventif dalam mendukung gaya hidup yang lebih sehat.

Para peserta sepakat bahwa kemajuan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kemitraan jangka panjang dan pendekatan kesehatan berbasis siklus hidup (life-course approach), dengan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan pilihan hidup sehat menjadi lebih mudah diakses, terjangkau dan diterapkan oleh seluruh masyarakat. Menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut, Sri Ridha Hasanah dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI menekankan bahwa tujuan kesehatan masyarakat dan pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan.

“Jika kita memiliki tujuan kesehatan masyarakat yang sama, maka selalu ada ruang untuk berkolaborasi. Kami tidak memandang pertumbuhan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebagai dua hal yang saling bertentangan. Sebaliknya, keduanya dapat berjalan beriringan untuk mencapai tujuan kesehatan masyarakat yang lebih baik," papar Sri Ridha Hasanah, SKM, M.Sc, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian kesehatan RI.

Sementara itu, Chris Humphrey menambahkan bahwa bukti yang disajikan dalam laporan ini menunjukkan berbagai langkah praktis yang dapat dilakukan industri untuk mendukung pola makan yang lebih sehat mulai dari reformulasi dan fortifikasi produk, penyediaan informasi gizi yang lebih jelas, hingga penguatan rantai pasok. "Perusahaan-perusahaan Eropa siap membawa pengalaman tersebut untuk mendukung agenda gizi dan kesehatan preventif Indonesia," lanjut Chris Humphrey, Direktur Eksekutif, EU-ASEAN Business Council menambahkan.

Mitra Jangka Panjang bagi Indonesia dan ASEAN

EU-ASEAN Business Council menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi mitra yang konstruktif dan berjangka panjang bagi Indonesia dan kawasan ASEAN. Melalui dialog, keahlian, serta investasi, EU-ABC berkomitmen mendukung pelaksanaan prioritas nasional di bidang gizi dan kesehatan preventif secara efektif, aman dan berkelanjutan.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Dorong Akselerasi Transformasi...
Dorong Akselerasi Transformasi Digital Sektor Kesehatan, BMHS Aktif Kolaborasi Lintas Sektor
Kemitraan UNICEF dan...
Kemitraan UNICEF dan DBS Foundation Perkuat Pendidikan dan Gizi Anak di NTT
Kolaborasi Lintas Sektor...
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Keadilan Sosial Bagi Perempuan Tuli
Sektor Agribisnis Indonesia...
Sektor Agribisnis Indonesia Siap Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing di Kawasan ASEAN
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2024: Pentingnya Perkuat ketahanan Bisnis di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Mendag Zulkifli Hasan...
Mendag Zulkifli Hasan Dorong APEC Berkomitmen Perkuat Kemitraan Ekonomi Kawasan Asia-Pasifik
Foto Terkini
Ketua Umum Pemuda Pancasila...
Ketua Umum Pemuda Pancasila Diperiksa KPK Terkait Kasus Rita Widyasari
4 jam yang lalu
Nadiem Makarim Divonis...
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara
5 jam yang lalu
Dito Ariotedjo Jalani...
Dito Ariotedjo Jalani Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Kuota Haji
6 jam yang lalu
IFW 2026 Angkat Ulos...
IFW 2026 Angkat Ulos Sumatera Utara sebagai Inspirasi Mode Indonesia
6 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Gizi...
Perkuat Ketahanan Gizi Indonesia, EU-ASEAN Business Council Dorong Kemitraan Lintas Sektor
6 jam yang lalu
Danamon Borong 12 Penghargaan...
Danamon Borong 12 Penghargaan pada 23rd Banking Customer Experience 2026
7 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Gelar Tikar, Nikmati...
Gelar Tikar, Nikmati Akhir Pekan di Semasa Piknik
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
Bebelac Hadirkan Ruang...
Bebelac Hadirkan Ruang Interaktif Anak di CFD Jakarta
Lippo Malls Indonesia...
Lippo Malls Indonesia Perkuat Komitmen ESG, Sun Plaza Terapkan PLTS Atap
Perkuat Transisi Kendaraan...
Perkuat Transisi Kendaraan Listrik Lewat Langkah Hijau Grab untuk Indonesia
Sequis Life Hadir di...
Sequis Life Hadir di Bekasi, Perluas Akses Layanan dan Literasi Asuransi