Wanda Iringi Jejak Warna Cat Kendaraan di Indonesia
Rabu, 25 Juni 2025 - 07:23 WIB
Advertisement
Toko cat legendaris yang didirikan pada era 1960-an oleh Tju Po Hoa ini masih berdiri kokoh di Jalan Kramat Raya, sebuah kawasan bersejarah di Jakarta. Operasional toko kini dilanjutkan oleh Richard Julius, generasi ketiga dari keluarga pendiri.
Richard mengungkapkan bahwa pada era 1970–1990, warna hitam dan putih merupakan pilihan yang dihindari oleh pemilik kendaraan pribadi. Warna hitam dianggap identik dengan mobil jenazah, sementara warna putih mengingatkan pada ambulans. Namun, dalam satu dekade terakhir, tren otomotif justru menunjukkan pergeseran besar, di mana warna hitam dan putih kini menjadi favorit utama konsumen.
“Kemajuan teknologi tentunya memengaruhi perkembangan cat kendaraan, baik dari segi kualitas maupun cara pengaplikasiannya. Kami sangat mengapresiasi AkzoNobel yang terus menghadirkan produk cat berkualitas seperti Wanda, lengkap dengan lini produknya. Selain itu, edukasi terkait pengaplikasian cat yang tepat sangat membantu kami memenuhi harapan pelanggan dalam mendapatkan hasil akhir yang maksimal,” ujar Richard Julius, pemilik Toko Cat Losmini. Pelanggan utama toko ini banyak berasal dari kalangan pemilik mobil antik yang menginginkan hasil cat berkualitas tinggi dengan warna kustom.
Sebagai produsen cat kendaraan ternama, PT Akzo Nobel Car Refinishes Indonesia memahami perkembangan tren otomotif tersebut. Seiring pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, pasar cat kendaraan pun mengalami diversifikasi yang signifikan. Konsumen kini menginginkan lebih banyak variasi warna, hasil akhir yang sempurna, serta opsi kustomisasi yang fleksibel.
Ummi Rahmawati, President Director PT Akzo Nobel Car Refinishes Indonesia, menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen, termasuk pemilik kendaraan dengan kategori Low Cost Green Car (LCGC). Wanda hadir sebagai solusi refinishing yang tepat—memberikan kualitas terpercaya dari AkzoNobel dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan proses aplikasi yang cepat dan mudah, Wanda sangat ideal untuk bengkel yang ingin memberikan hasil profesional pada kendaraan dengan kategori ini tanpa mengorbankan efisiensi maupun kualitas. Selain itu, kami juga terus berinovasi dengan sistem warna digital, MIXIT Cloud dan Automatchic Vision, yang memiliki basis data lebih dari 2 juta warna. Teknologi ini mampu mengurangi waktu pencocokan warna hingga 50% dengan tingkat akurasi tinggi.”
Sebagai merek global, Wanda telah mengukir reputasi kokoh selama lebih dari 80 tahun di industri refinishing kendaraan. Di Indonesia, kehadiran Wanda bersama Toko Cat Losmini menjadi simbol kesinambungan antara tradisi dan inovasi, memainkan peran penting dalam perjalanan warna otomotif. Kolaborasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan akan hasil warna yang sempurna, tetapi juga mencerminkan evolusi industri otomotif yang turut membentuk wajah Jakarta seperti yang kita kenal hari ini.
Richard mengungkapkan bahwa pada era 1970–1990, warna hitam dan putih merupakan pilihan yang dihindari oleh pemilik kendaraan pribadi. Warna hitam dianggap identik dengan mobil jenazah, sementara warna putih mengingatkan pada ambulans. Namun, dalam satu dekade terakhir, tren otomotif justru menunjukkan pergeseran besar, di mana warna hitam dan putih kini menjadi favorit utama konsumen.
“Kemajuan teknologi tentunya memengaruhi perkembangan cat kendaraan, baik dari segi kualitas maupun cara pengaplikasiannya. Kami sangat mengapresiasi AkzoNobel yang terus menghadirkan produk cat berkualitas seperti Wanda, lengkap dengan lini produknya. Selain itu, edukasi terkait pengaplikasian cat yang tepat sangat membantu kami memenuhi harapan pelanggan dalam mendapatkan hasil akhir yang maksimal,” ujar Richard Julius, pemilik Toko Cat Losmini. Pelanggan utama toko ini banyak berasal dari kalangan pemilik mobil antik yang menginginkan hasil cat berkualitas tinggi dengan warna kustom.
Sebagai produsen cat kendaraan ternama, PT Akzo Nobel Car Refinishes Indonesia memahami perkembangan tren otomotif tersebut. Seiring pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, pasar cat kendaraan pun mengalami diversifikasi yang signifikan. Konsumen kini menginginkan lebih banyak variasi warna, hasil akhir yang sempurna, serta opsi kustomisasi yang fleksibel.
Ummi Rahmawati, President Director PT Akzo Nobel Car Refinishes Indonesia, menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen, termasuk pemilik kendaraan dengan kategori Low Cost Green Car (LCGC). Wanda hadir sebagai solusi refinishing yang tepat—memberikan kualitas terpercaya dari AkzoNobel dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan proses aplikasi yang cepat dan mudah, Wanda sangat ideal untuk bengkel yang ingin memberikan hasil profesional pada kendaraan dengan kategori ini tanpa mengorbankan efisiensi maupun kualitas. Selain itu, kami juga terus berinovasi dengan sistem warna digital, MIXIT Cloud dan Automatchic Vision, yang memiliki basis data lebih dari 2 juta warna. Teknologi ini mampu mengurangi waktu pencocokan warna hingga 50% dengan tingkat akurasi tinggi.”
Sebagai merek global, Wanda telah mengukir reputasi kokoh selama lebih dari 80 tahun di industri refinishing kendaraan. Di Indonesia, kehadiran Wanda bersama Toko Cat Losmini menjadi simbol kesinambungan antara tradisi dan inovasi, memainkan peran penting dalam perjalanan warna otomotif. Kolaborasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan akan hasil warna yang sempurna, tetapi juga mencerminkan evolusi industri otomotif yang turut membentuk wajah Jakarta seperti yang kita kenal hari ini.
(sra)